<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Theodore Rachmat Pengusaha Apa? Ternyata Punya Harta Rp44,4 Triliun</title><description>Theodore Rachmat pengusaha apa</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/21/455/2768988/theodore-rachmat-pengusaha-apa-ternyata-punya-harta-rp44-4-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/21/455/2768988/theodore-rachmat-pengusaha-apa-ternyata-punya-harta-rp44-4-triliun"/><item><title>Theodore Rachmat Pengusaha Apa? Ternyata Punya Harta Rp44,4 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/21/455/2768988/theodore-rachmat-pengusaha-apa-ternyata-punya-harta-rp44-4-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/21/455/2768988/theodore-rachmat-pengusaha-apa-ternyata-punya-harta-rp44-4-triliun</guid><pubDate>Selasa 21 Februari 2023 20:02 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/21/455/2768988/theodore-rachmat-pengusaha-apa-ternyata-punya-harta-rp44-4-triliun-hzw3o8dQa8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto:Forbes)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/21/455/2768988/theodore-rachmat-pengusaha-apa-ternyata-punya-harta-rp44-4-triliun-hzw3o8dQa8.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto:Forbes)</title></images><description>JAKARTA-Theodore Rachmat pengusaha apa yang sangat sukes di tanah air.Oei Giok Eng atau lebih sering dikenal sebagai Theodore Permadi Rachmat adalah pebisnis batu bara senior yang membesarkan PT Astra International Tbk dan pendiri dari Triputra Group. Setelah pensiun dari Astra, Permadi masuk ke bisnis batu bara.
BACA JUGA:Lulusan SMK Jadi Penyumbang Angka Pengangguran Tertinggi, Pengusaha Sebut Belum Siap Kerja
Berdasarkan data Forbes 2021, Theodore Rachmat merupakan orang terkaya ke-15 di Indonesia dengan kekayaan sekitar Rp44,41 triliun.
Dia memulai karier pada 1968 sebagai seorang salesman alat berat di Astra.TP Rachmat mempunyai karier yang bagus, sehingga jabatannya terus naik hingga menjadi Direktur Utama di perusahaan itu.Pada 1998 TP Rachmat memutuskan untuk keluar dari Astra dan membangun bisnis Triputra Grup. mendirikan grup Triputra pada tahun 1998; sekarang memiliki empat lini bisnis, termasuk agribisnis, manufaktur, pertambangan dan pertambangan.
Triputra Grup sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di sektor agrikultur, manufaktur, perdagangan, pertambangan, hingga dana pensiun.
TP Rachmat dianggap memiliki peran yang besar dalam membangun industri manufaktur Indonesia. Dia pun dianugerahkan gelar Doktor Kehormatan oleh Institut Teknologi Bandung (ITB).
Berikut ini Theodore Rachmat pengusaha apa dan lini bisnisnya:
1. PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG)
TAPG merupakan anak usaha Grup Triputra bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit dan industri pengolahan kelapa sawit serta perkebunan karet melalui perusahaan anak dan perusahaan asosiasi.
Bersama perusahaan anak dan perusahaan asosiasi, TAP Group telah beroperasi di 24 lokasi perkebunan kelapa sawit dan satu perkebunan karet, memiliki 16 pabrik kelapa sawit, satu pabrik RSS (ribbed smoke sheet) dan empat kantor cabang perusahaan anak di Jambi dan Kalimantan, Indonesia.
Perseroan memiliki luas area perkebunan kelapa sawit seluas kurang lebih 158.000 Ha dan perkebunan karet seluas 1.400 Ha.
2. PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG)
DSNG merupakan perusahaan yang bergerak di bidang kehutanan serta pertanian dan perkebunan.
3. PT Kirana Megatara Tbk (KMTR)
KMTR merupakan perusahaan agribisnis yang bergerak di industri perkebunan karet. Perusahaan merupakan utama karet remah (crumb rubber) dengan kapasitas produksi tahunan sebesar 500.000 ton yang tersebar di 15 pabrik di wilayah Sumatera dan Kalimantan.4. PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA)
ASSA merupakan salah satu perusahaan layanan transportasi di Indonesia yang menyediakan layanan transportasi yang merupakan bagian dari salah satu perusahaan dari Triputra Group
Dalam laman resminya saat ini, perusahaan yang didirikan tahun 2003 lalu ini mengkaliam telah mengelola lebih dari 25.000 kendaraan dan 3.900 pengemudi serta melayani lebih dari 1.500 perusahaan di Indonesia.
Grup Triputra melalui PT Daya Adicipta Mustika merupakan salah satu pemegang saham mayoritas di KMTR, dengan kepemilikan mencapai 18,32%. Selain itu berdasarkan laporan keuangan kuartal ketiga tahun ini dikemukakan juga Theodore Permadi Rachmat memiliki kepemilikan langsung sebesar 4,98%.
5. PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA) dan PT Adaro Energy Tbk (ADRO)
Berbeda dengan emiten lain yang utamanya dimiliki melalui lengan bisnis Grup Triputra, kepemilikan saham di dua perusahaan ini dimiliki oleh TP Rachmat secara langsung, meskipun kepemilikan ini adalah kepemilikan minoritas.
(RIN)</description><content:encoded>JAKARTA-Theodore Rachmat pengusaha apa yang sangat sukes di tanah air.Oei Giok Eng atau lebih sering dikenal sebagai Theodore Permadi Rachmat adalah pebisnis batu bara senior yang membesarkan PT Astra International Tbk dan pendiri dari Triputra Group. Setelah pensiun dari Astra, Permadi masuk ke bisnis batu bara.
BACA JUGA:Lulusan SMK Jadi Penyumbang Angka Pengangguran Tertinggi, Pengusaha Sebut Belum Siap Kerja
Berdasarkan data Forbes 2021, Theodore Rachmat merupakan orang terkaya ke-15 di Indonesia dengan kekayaan sekitar Rp44,41 triliun.
Dia memulai karier pada 1968 sebagai seorang salesman alat berat di Astra.TP Rachmat mempunyai karier yang bagus, sehingga jabatannya terus naik hingga menjadi Direktur Utama di perusahaan itu.Pada 1998 TP Rachmat memutuskan untuk keluar dari Astra dan membangun bisnis Triputra Grup. mendirikan grup Triputra pada tahun 1998; sekarang memiliki empat lini bisnis, termasuk agribisnis, manufaktur, pertambangan dan pertambangan.
Triputra Grup sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di sektor agrikultur, manufaktur, perdagangan, pertambangan, hingga dana pensiun.
TP Rachmat dianggap memiliki peran yang besar dalam membangun industri manufaktur Indonesia. Dia pun dianugerahkan gelar Doktor Kehormatan oleh Institut Teknologi Bandung (ITB).
Berikut ini Theodore Rachmat pengusaha apa dan lini bisnisnya:
1. PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG)
TAPG merupakan anak usaha Grup Triputra bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit dan industri pengolahan kelapa sawit serta perkebunan karet melalui perusahaan anak dan perusahaan asosiasi.
Bersama perusahaan anak dan perusahaan asosiasi, TAP Group telah beroperasi di 24 lokasi perkebunan kelapa sawit dan satu perkebunan karet, memiliki 16 pabrik kelapa sawit, satu pabrik RSS (ribbed smoke sheet) dan empat kantor cabang perusahaan anak di Jambi dan Kalimantan, Indonesia.
Perseroan memiliki luas area perkebunan kelapa sawit seluas kurang lebih 158.000 Ha dan perkebunan karet seluas 1.400 Ha.
2. PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG)
DSNG merupakan perusahaan yang bergerak di bidang kehutanan serta pertanian dan perkebunan.
3. PT Kirana Megatara Tbk (KMTR)
KMTR merupakan perusahaan agribisnis yang bergerak di industri perkebunan karet. Perusahaan merupakan utama karet remah (crumb rubber) dengan kapasitas produksi tahunan sebesar 500.000 ton yang tersebar di 15 pabrik di wilayah Sumatera dan Kalimantan.4. PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA)
ASSA merupakan salah satu perusahaan layanan transportasi di Indonesia yang menyediakan layanan transportasi yang merupakan bagian dari salah satu perusahaan dari Triputra Group
Dalam laman resminya saat ini, perusahaan yang didirikan tahun 2003 lalu ini mengkaliam telah mengelola lebih dari 25.000 kendaraan dan 3.900 pengemudi serta melayani lebih dari 1.500 perusahaan di Indonesia.
Grup Triputra melalui PT Daya Adicipta Mustika merupakan salah satu pemegang saham mayoritas di KMTR, dengan kepemilikan mencapai 18,32%. Selain itu berdasarkan laporan keuangan kuartal ketiga tahun ini dikemukakan juga Theodore Permadi Rachmat memiliki kepemilikan langsung sebesar 4,98%.
5. PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA) dan PT Adaro Energy Tbk (ADRO)
Berbeda dengan emiten lain yang utamanya dimiliki melalui lengan bisnis Grup Triputra, kepemilikan saham di dua perusahaan ini dimiliki oleh TP Rachmat secara langsung, meskipun kepemilikan ini adalah kepemilikan minoritas.
(RIN)</content:encoded></item></channel></rss>
