<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Kantongi Rp162,23 Triliun dari Penerimaan Pajak Januari 2023</title><description>Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menyebut pertumbuhan pajak sangat baik di awal 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/22/320/2769242/sri-mulyani-kantongi-rp162-23-triliun-dari-penerimaan-pajak-januari-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/22/320/2769242/sri-mulyani-kantongi-rp162-23-triliun-dari-penerimaan-pajak-januari-2023"/><item><title>Sri Mulyani Kantongi Rp162,23 Triliun dari Penerimaan Pajak Januari 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/22/320/2769242/sri-mulyani-kantongi-rp162-23-triliun-dari-penerimaan-pajak-januari-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/22/320/2769242/sri-mulyani-kantongi-rp162-23-triliun-dari-penerimaan-pajak-januari-2023</guid><pubDate>Rabu 22 Februari 2023 10:41 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/22/320/2769242/sri-mulyani-kantongi-rp162-23-triliun-dari-penerimaan-pajak-januari-2023-8NqEzSv1uG.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/22/320/2769242/sri-mulyani-kantongi-rp162-23-triliun-dari-penerimaan-pajak-januari-2023-8NqEzSv1uG.JPG</image><title>Sri Mulyani. (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menyebut pertumbuhan pajak sangat baik di awal 2023.

Pada bulan Januari 2023, penerimaan pajak mencapai Rp162,23 triliun.

&quot;Angka ini tumbuh 48,60% secara year-on-year (yoy) dan 9,44% dari target APBN 2023,&quot; ujar Sri dalam Konferensi Pers: APBN KITA Februari 2023 secara virtual di Jakarta, Rabu (22/2/2023).

Adapun PPh non migas sebesar Rp78,29 triliun atau 8,96% dari target, naik 28,03%. PPN dan PPnBM sebesar Rp74,64 triliun atau 10,04% dari target, naik sebesar 93,86%.

PPh Migas sebesar Rp8,03 triliun atau 13,07% dari target, terkontraksi 10,09%.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Sri Mulyani Waspadai Tren Penurunan Harga Gas, Batu Bara hingga Gandum
PBB dan pajak lainnya sebesar Rp1,29 triliun atau 3,21% dari target, naik 118,72%.

Capaian penerimaan pajak di Januari 2023 ini adalah 9,44% dari target, dan menurut Sri, ini adalah sebuah penerimaan yang cukup bagus.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wNC80LzE2MjAyOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Kinerja penerimaan pajak yang sangat baik dipengaruhi oleh aktivitas ekonomi yang meningkat pada bulan Desember sejalan dengan libur Natal dan Tahun Baru, serta dampak implementasi UU HPP,&quot; tambahnya.

Hanya saja, angka pertumbuhan pajak di Januari 2023 ini melambat dibandingkan dengan Januari 2022 yang sebesar 59,49%.

&quot;Pertumbuhan melambat dari tahun sebelumnya karena pertumbuhan di tahun 2022 masih dipengaruhi basis rendah pada penerimaan 2021,&quot; pungkas Sri.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menyebut pertumbuhan pajak sangat baik di awal 2023.

Pada bulan Januari 2023, penerimaan pajak mencapai Rp162,23 triliun.

&quot;Angka ini tumbuh 48,60% secara year-on-year (yoy) dan 9,44% dari target APBN 2023,&quot; ujar Sri dalam Konferensi Pers: APBN KITA Februari 2023 secara virtual di Jakarta, Rabu (22/2/2023).

Adapun PPh non migas sebesar Rp78,29 triliun atau 8,96% dari target, naik 28,03%. PPN dan PPnBM sebesar Rp74,64 triliun atau 10,04% dari target, naik sebesar 93,86%.

PPh Migas sebesar Rp8,03 triliun atau 13,07% dari target, terkontraksi 10,09%.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Sri Mulyani Waspadai Tren Penurunan Harga Gas, Batu Bara hingga Gandum
PBB dan pajak lainnya sebesar Rp1,29 triliun atau 3,21% dari target, naik 118,72%.

Capaian penerimaan pajak di Januari 2023 ini adalah 9,44% dari target, dan menurut Sri, ini adalah sebuah penerimaan yang cukup bagus.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wNC80LzE2MjAyOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Kinerja penerimaan pajak yang sangat baik dipengaruhi oleh aktivitas ekonomi yang meningkat pada bulan Desember sejalan dengan libur Natal dan Tahun Baru, serta dampak implementasi UU HPP,&quot; tambahnya.

Hanya saja, angka pertumbuhan pajak di Januari 2023 ini melambat dibandingkan dengan Januari 2022 yang sebesar 59,49%.

&quot;Pertumbuhan melambat dari tahun sebelumnya karena pertumbuhan di tahun 2022 masih dipengaruhi basis rendah pada penerimaan 2021,&quot; pungkas Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
