<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Realisasi Investasi Jakarta Tembus Rp143 Triliun, Melesat 38,4%</title><description>Realisasi investasi Jakarta di tahun 2022 mencapai Rp143 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/22/320/2769262/realisasi-investasi-jakarta-tembus-rp143-triliun-melesat-38-4</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/22/320/2769262/realisasi-investasi-jakarta-tembus-rp143-triliun-melesat-38-4"/><item><title>Realisasi Investasi Jakarta Tembus Rp143 Triliun, Melesat 38,4%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/22/320/2769262/realisasi-investasi-jakarta-tembus-rp143-triliun-melesat-38-4</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/22/320/2769262/realisasi-investasi-jakarta-tembus-rp143-triliun-melesat-38-4</guid><pubDate>Rabu 22 Februari 2023 11:02 WIB</pubDate><dc:creator>Dovana Hasiana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/22/320/2769262/realisasi-investasi-jakarta-tembus-rp143-triliun-melesat-38-4-ZWhhWdEDkQ.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi uang negara. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/22/320/2769262/realisasi-investasi-jakarta-tembus-rp143-triliun-melesat-38-4-ZWhhWdEDkQ.JPG</image><title>Ilustrasi uang negara. (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Realisasi investasi Jakarta di tahun 2022 mencapai Rp143 triliun.
Di mana itu terdiri dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp89,2 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp53,8 Triliun.
Capaian realisasi investasi tersebut mengalami kenaikan cukup signifikan sebesar 38,4% dibandingkan Tahun 2021 lalu yang memperoleh Rp 103,3 Triliun.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta Benni Agus Candra mengatakan terdapat tiga sektor yang memiliki kontribusi realisasi investasi PMDN dan PMA terbesar, yakni sektor Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi dengan nilai Rp38,1 Triliun (26,7%), sektor Jasa Lainnya Rp. 24,6 Triliun (17,2%), dan sektor Perumahan, Kawasan Industri, dan Perkantoran Rp. 20,6 Triliun (14,4%).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Investasi 2024 Ditargetkan Rp1.650 Triliun
Ketiga sektor ini memiliki kontribusi 58,3% dari total realisasi penanaman modal DKI Jakarta periode Januari s.d. Desember tahun 2022.

&amp;ldquo;Sementara untuk sektor usaha terbesar realisasi investasi PMDN di DKI Jakarta sepanjang Tahun 2022 adalah sektor Konstruksi dengan Rp18,8 Triliun atau 21,1%. Sedangkan pada realisasi investasi PMA didominasi oleh sektor usaha Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi yang mencapai Rp20 Triliun atau 37,2%,&amp;rdquo;  papar Kepala DPMPTSP Benni Agus di Mal Pelayanan Publik DKI Jakarta, Selasa (21/02/2023).

Benni juga menyebutkan realisasi investasi PMDN dan PMA kumulatif terbesar berada di Jakarta Selatan dengan nilai investasi sebesar Rp.63,2 Triliun atau 44% dari total realisasi penanaman modal DKI Jakarta sepanjang Tahun 2022.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNy80LzE2Mjg4Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Realisasi investasi PMDN dan PMA terbesar ada di Jakarta Selatan dengan total nilai Rp63,2 Triliun, Jakarta Pusat Rp27,3 Triliun, Jakarta Timur Rp25,1 Triliun, Jakarta Utara Rp18,6 Triliun, Jakarta Barat Rp8,6 Triliun, dan Kepulauan Seribu Rp2,1 Miliar,&amp;rdquo; papar Benni.

Menurut Benni, tingginya pertumbuhan ini terjadi karena inovasi pelayanan penanaman modal dan kemudahan perizinan/non perizinan, yang dilakukan DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta.

Benni menegaskan, perangkat daerah yang dipimpinnya terus berkomitmen untuk menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat, guna mewujudkan Zero Complain, Zero Delay dan 100 % Service Excellence.

&amp;ldquo;Alhamdulillah, kinerja investasi DKI Jakarta mencatatkan hasil yang positif. Capaian ini tidak terlepas dari arahan Pj. Gubernur DKI Jakarta agar seluruh jajaran Pemprov. DKI Jakarta untuk terus melakukan berbagai inovasi dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima kepada masyarakat guna mendorong laju investasi di Jakarta,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Realisasi investasi Jakarta di tahun 2022 mencapai Rp143 triliun.
Di mana itu terdiri dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp89,2 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp53,8 Triliun.
Capaian realisasi investasi tersebut mengalami kenaikan cukup signifikan sebesar 38,4% dibandingkan Tahun 2021 lalu yang memperoleh Rp 103,3 Triliun.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta Benni Agus Candra mengatakan terdapat tiga sektor yang memiliki kontribusi realisasi investasi PMDN dan PMA terbesar, yakni sektor Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi dengan nilai Rp38,1 Triliun (26,7%), sektor Jasa Lainnya Rp. 24,6 Triliun (17,2%), dan sektor Perumahan, Kawasan Industri, dan Perkantoran Rp. 20,6 Triliun (14,4%).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Investasi 2024 Ditargetkan Rp1.650 Triliun
Ketiga sektor ini memiliki kontribusi 58,3% dari total realisasi penanaman modal DKI Jakarta periode Januari s.d. Desember tahun 2022.

&amp;ldquo;Sementara untuk sektor usaha terbesar realisasi investasi PMDN di DKI Jakarta sepanjang Tahun 2022 adalah sektor Konstruksi dengan Rp18,8 Triliun atau 21,1%. Sedangkan pada realisasi investasi PMA didominasi oleh sektor usaha Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi yang mencapai Rp20 Triliun atau 37,2%,&amp;rdquo;  papar Kepala DPMPTSP Benni Agus di Mal Pelayanan Publik DKI Jakarta, Selasa (21/02/2023).

Benni juga menyebutkan realisasi investasi PMDN dan PMA kumulatif terbesar berada di Jakarta Selatan dengan nilai investasi sebesar Rp.63,2 Triliun atau 44% dari total realisasi penanaman modal DKI Jakarta sepanjang Tahun 2022.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNy80LzE2Mjg4Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Realisasi investasi PMDN dan PMA terbesar ada di Jakarta Selatan dengan total nilai Rp63,2 Triliun, Jakarta Pusat Rp27,3 Triliun, Jakarta Timur Rp25,1 Triliun, Jakarta Utara Rp18,6 Triliun, Jakarta Barat Rp8,6 Triliun, dan Kepulauan Seribu Rp2,1 Miliar,&amp;rdquo; papar Benni.

Menurut Benni, tingginya pertumbuhan ini terjadi karena inovasi pelayanan penanaman modal dan kemudahan perizinan/non perizinan, yang dilakukan DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta.

Benni menegaskan, perangkat daerah yang dipimpinnya terus berkomitmen untuk menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat, guna mewujudkan Zero Complain, Zero Delay dan 100 % Service Excellence.

&amp;ldquo;Alhamdulillah, kinerja investasi DKI Jakarta mencatatkan hasil yang positif. Capaian ini tidak terlepas dari arahan Pj. Gubernur DKI Jakarta agar seluruh jajaran Pemprov. DKI Jakarta untuk terus melakukan berbagai inovasi dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima kepada masyarakat guna mendorong laju investasi di Jakarta,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
