<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penerimaan Bea Cukai Capai Rp24,11 Triliun di Januari 2023</title><description>Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati mencatat penerimaan kepabeanan dan cukai sebesar Rp24,11 triliun di Januari 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/22/320/2769294/penerimaan-bea-cukai-capai-rp24-11-triliun-di-januari-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/22/320/2769294/penerimaan-bea-cukai-capai-rp24-11-triliun-di-januari-2023"/><item><title>Penerimaan Bea Cukai Capai Rp24,11 Triliun di Januari 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/22/320/2769294/penerimaan-bea-cukai-capai-rp24-11-triliun-di-januari-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/22/320/2769294/penerimaan-bea-cukai-capai-rp24-11-triliun-di-januari-2023</guid><pubDate>Rabu 22 Februari 2023 11:39 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/22/320/2769294/penerimaan-bea-cukai-capai-rp24-11-triliun-di-januari-2023-qM7vmWYquW.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi uang negara. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/22/320/2769294/penerimaan-bea-cukai-capai-rp24-11-triliun-di-januari-2023-qM7vmWYquW.JPG</image><title>Ilustrasi uang negara. (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati mencatat penerimaan kepabeanan dan cukai sebesar Rp24,11 triliun di Januari 2023.

Angka ini mencapai 8,0% dari target APBN 2023, namun menurun 3,4% year-on-year (yoy).

&quot;Penerimaan bea cukai sedikit melambat namun on-track, yaitu akibat penerimaan bea keluar yang menurun,&quot; ujar Sri dalam Konferensi Pers: APBN KITA Februari 2023 secara virtual di Jakarta, Rabu (22/2/2023).

Namun, menurut Sri, penerimaan bea masuk dan cukai masih menunjukkan kinerja positif.  Bea masuk tumbuh 22,6% didorong extra effort, kurs dolar yang meningkat dibandingkan tahun lalu dan kinerja impor yang masih tumbuh.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Bea Cukai Bekasi Sita Barang Ilegal Senilai Rp8 Miliar
Cukai tumbuh 4,9% dipengaruhi kebijakan tarif, efek limpahan pelunasan HT produksi November 2022, dan efektivitas pengawasan.

&quot;Kinerja penerimaan bea masuk tumbuh signifikan walaupun nilai impor nasional hanya meningkat sebesar 1,3% yoy. Peningkatan penerimaan bulan ini disebabkan pelemahan kurs Rupiah dibandingkan bulan Januari tahun lalu dan penerimaan dari Surat Penetapan Pabean senilai Rp237,43 miliar,&quot; jelas Sri.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8yNS8xLzE1NzU5MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dilihat dari besaran nilainya, penerimaan bea masuk terbesar berasal dari kendaraan roda empat, gas alam, suku cadang, mesin tambang dan konstruksi, serta beras.

Sementara itu, bea keluar turun 68,1% karena dipengaruhi harga CPO yang sudah termoderasi dan turunnya volume ekspor komoditas mineral.

&quot;Bea keluar tembaga turun menjadi -68,76% yoy karena turunnya tarif bea keluar tembaga dan turunnya volume ekspor tembaga hingga -41,06% yoy. Bea keluar bauksit pun turun hingga -46,22% yoy karena turunnya volume ekspor bauksit sebesar 46,39% yoy,&quot; tambah Sri.

Selain itu, bea keluar produk sawit turun hingga -69,31% yoy, karena harga CPO yang lebih rendah dibandingkan tahun lalu.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati mencatat penerimaan kepabeanan dan cukai sebesar Rp24,11 triliun di Januari 2023.

Angka ini mencapai 8,0% dari target APBN 2023, namun menurun 3,4% year-on-year (yoy).

&quot;Penerimaan bea cukai sedikit melambat namun on-track, yaitu akibat penerimaan bea keluar yang menurun,&quot; ujar Sri dalam Konferensi Pers: APBN KITA Februari 2023 secara virtual di Jakarta, Rabu (22/2/2023).

Namun, menurut Sri, penerimaan bea masuk dan cukai masih menunjukkan kinerja positif.  Bea masuk tumbuh 22,6% didorong extra effort, kurs dolar yang meningkat dibandingkan tahun lalu dan kinerja impor yang masih tumbuh.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Bea Cukai Bekasi Sita Barang Ilegal Senilai Rp8 Miliar
Cukai tumbuh 4,9% dipengaruhi kebijakan tarif, efek limpahan pelunasan HT produksi November 2022, dan efektivitas pengawasan.

&quot;Kinerja penerimaan bea masuk tumbuh signifikan walaupun nilai impor nasional hanya meningkat sebesar 1,3% yoy. Peningkatan penerimaan bulan ini disebabkan pelemahan kurs Rupiah dibandingkan bulan Januari tahun lalu dan penerimaan dari Surat Penetapan Pabean senilai Rp237,43 miliar,&quot; jelas Sri.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8yNS8xLzE1NzU5MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dilihat dari besaran nilainya, penerimaan bea masuk terbesar berasal dari kendaraan roda empat, gas alam, suku cadang, mesin tambang dan konstruksi, serta beras.

Sementara itu, bea keluar turun 68,1% karena dipengaruhi harga CPO yang sudah termoderasi dan turunnya volume ekspor komoditas mineral.

&quot;Bea keluar tembaga turun menjadi -68,76% yoy karena turunnya tarif bea keluar tembaga dan turunnya volume ekspor tembaga hingga -41,06% yoy. Bea keluar bauksit pun turun hingga -46,22% yoy karena turunnya volume ekspor bauksit sebesar 46,39% yoy,&quot; tambah Sri.

Selain itu, bea keluar produk sawit turun hingga -69,31% yoy, karena harga CPO yang lebih rendah dibandingkan tahun lalu.</content:encoded></item></channel></rss>
