<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Beras Mahal, Pedagang: Stok di Pasar Induk Cipinang Habis</title><description>Harga beras mahal karena stok di Pasar Induk Cipinang habis.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/22/320/2769326/harga-beras-mahal-pedagang-stok-di-pasar-induk-cipinang-habis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/22/320/2769326/harga-beras-mahal-pedagang-stok-di-pasar-induk-cipinang-habis"/><item><title>Harga Beras Mahal, Pedagang: Stok di Pasar Induk Cipinang Habis</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/22/320/2769326/harga-beras-mahal-pedagang-stok-di-pasar-induk-cipinang-habis</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/22/320/2769326/harga-beras-mahal-pedagang-stok-di-pasar-induk-cipinang-habis</guid><pubDate>Rabu 22 Februari 2023 12:31 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/22/320/2769326/harga-beras-mahal-pedagang-stok-di-pasar-induk-cipinang-habis-lGxzOpMOjD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Stok beras di Pasar Induk Cipinang (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/22/320/2769326/harga-beras-mahal-pedagang-stok-di-pasar-induk-cipinang-habis-lGxzOpMOjD.jpg</image><title>Stok beras di Pasar Induk Cipinang (Foto: Okezone)</title></images><description>BEKASI - Harga beras mahal karena stok di Pasar Induk Cipinang habis. Pedagang di pasar tradisional Mangunjaya, Bekasi mengeluhkan kekosongan beras Bulog yang ada di Pasar Beras Induk Cipinang.
BACA JUGA:Bundling Beras Bulog di Pasar Induk Cipinang, Ini Pengakuan Pedagang

&quot;Sekarang beras Bulog di pasar Cipinang itu udah kosong belum ada masuk lagi. Yang nyari banyak. Sekarang kalau pembeli ke kesini nyari beras Bulog, saya bilang kosong terus,&quot; ujar Sunardi saat ditemui MNC Portal Indonesia, Rabu (22/2/2023).
Masyarakat menengah ke bawah lebih senang dengan beras Bulog karena harganya lebih terjangkau dibandingkan beras medium merek lain.
BACA JUGA:Jelang Panen Raya, Ini Harga Batas Atas Gabah dan Beras

Oleh karena itu Sunardi meminta pemerintah agar lebih gencar dan konsisten melakukan operasi pasar agar stok terus tersedia.
&quot;Harusnya pemerintah memperbanyak jumlah kuota impor. 500.000 ton itu kurang. Sekarang aja 200.000 ton udah habis dari 2 minggu lalu,&quot; ungkap Sunardi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8yMC80LzE2MzA0Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Di samping itu, ia juga menilai, tingginya harga beras yang masih  berlangsung hingga hari ini karena tidak gencarnya pemerintah dalam  operasi pasar. Menurutnya, jika pemerintah gencar dan memperbanyak kuota  impor, harga beras bisa turun.
&quot;Karena kan banyak orang sekarang beralihnya ke beras Bulog. Karena  harganya lebih terjangkau bukan murah ya tapi terjangkau mereka bisa  makan. Kalo enak murah tergantung lauk kalau makan,&quot; imbuh Sunardi.
Sebagai informasi, sebelumnya Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas)  Arief Prasetyo Adi mengungkapkan Indonesia bakal kedatangan beras impor  sebanyak 500.000 ton secara bertahap dengan target hingga Februari 2023  mendatang.
Adapun pada akhir Desember 2022, sebanyak 200.000 ton beras sudah  dibongkar dan didistribusikan. Artinya tersisa 300.000 ton beras lagi  yang belum sampai ke Indonesia.</description><content:encoded>BEKASI - Harga beras mahal karena stok di Pasar Induk Cipinang habis. Pedagang di pasar tradisional Mangunjaya, Bekasi mengeluhkan kekosongan beras Bulog yang ada di Pasar Beras Induk Cipinang.
BACA JUGA:Bundling Beras Bulog di Pasar Induk Cipinang, Ini Pengakuan Pedagang

&quot;Sekarang beras Bulog di pasar Cipinang itu udah kosong belum ada masuk lagi. Yang nyari banyak. Sekarang kalau pembeli ke kesini nyari beras Bulog, saya bilang kosong terus,&quot; ujar Sunardi saat ditemui MNC Portal Indonesia, Rabu (22/2/2023).
Masyarakat menengah ke bawah lebih senang dengan beras Bulog karena harganya lebih terjangkau dibandingkan beras medium merek lain.
BACA JUGA:Jelang Panen Raya, Ini Harga Batas Atas Gabah dan Beras

Oleh karena itu Sunardi meminta pemerintah agar lebih gencar dan konsisten melakukan operasi pasar agar stok terus tersedia.
&quot;Harusnya pemerintah memperbanyak jumlah kuota impor. 500.000 ton itu kurang. Sekarang aja 200.000 ton udah habis dari 2 minggu lalu,&quot; ungkap Sunardi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8yMC80LzE2MzA0Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Di samping itu, ia juga menilai, tingginya harga beras yang masih  berlangsung hingga hari ini karena tidak gencarnya pemerintah dalam  operasi pasar. Menurutnya, jika pemerintah gencar dan memperbanyak kuota  impor, harga beras bisa turun.
&quot;Karena kan banyak orang sekarang beralihnya ke beras Bulog. Karena  harganya lebih terjangkau bukan murah ya tapi terjangkau mereka bisa  makan. Kalo enak murah tergantung lauk kalau makan,&quot; imbuh Sunardi.
Sebagai informasi, sebelumnya Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas)  Arief Prasetyo Adi mengungkapkan Indonesia bakal kedatangan beras impor  sebanyak 500.000 ton secara bertahap dengan target hingga Februari 2023  mendatang.
Adapun pada akhir Desember 2022, sebanyak 200.000 ton beras sudah  dibongkar dan didistribusikan. Artinya tersisa 300.000 ton beras lagi  yang belum sampai ke Indonesia.</content:encoded></item></channel></rss>
