<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani: Realisasi Pembiayaan lewat Penerbitan Utang Capai Rp95,6 Triliun</title><description>Realisasi pembiayaan melalui penerbitan utang per Januari 2023 mencapai Rp95,6 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/22/320/2769331/sri-mulyani-realisasi-pembiayaan-lewat-penerbitan-utang-capai-rp95-6-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/22/320/2769331/sri-mulyani-realisasi-pembiayaan-lewat-penerbitan-utang-capai-rp95-6-triliun"/><item><title>Sri Mulyani: Realisasi Pembiayaan lewat Penerbitan Utang Capai Rp95,6 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/22/320/2769331/sri-mulyani-realisasi-pembiayaan-lewat-penerbitan-utang-capai-rp95-6-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/22/320/2769331/sri-mulyani-realisasi-pembiayaan-lewat-penerbitan-utang-capai-rp95-6-triliun</guid><pubDate>Rabu 22 Februari 2023 12:38 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/22/320/2769331/sri-mulyani-realisasi-pembiayaan-lewat-penerbitan-utang-capai-rp95-6-triliun-kLU3QbuNpv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Realisasi pembiayaan utang (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/22/320/2769331/sri-mulyani-realisasi-pembiayaan-lewat-penerbitan-utang-capai-rp95-6-triliun-kLU3QbuNpv.jpg</image><title>Realisasi pembiayaan utang (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Realisasi pembiayaan melalui penerbitan utang per Januari 2023 mencapai Rp95,6 triliun. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mencatat angka ini sebesar 13,7% dari target.
BACA JUGA:Fokus APBN 2024 Turunkan Angka Kemiskinan dan Stunting

&quot;Di awal 2023, untuk pertama kali SBN Ritel (SBR012) terbit sebesar Rp22,2 triliun dalam dual tenor, yaitu tenor 2 dan 4 tahun,&quot; ujar Sri dalam Konferensi Pers: APBN KITA Februari 2023 secara virtual di Jakarta, Rabu (22/2/2023).
BACA JUGA:Jokowi Bahas Rencana Penyusunan APBN 2024, Sri Mulyani: Kita Matangkan Lebih Awal

Menurutnya, penerbitan utang mencatatkan jumlah investor terbesar sebanyak 62.375 investor dan tingkat keritelan tertinggi sepanjang penerbitan SBN ritel online.
&quot;Ini memperkuat literasi keuangan (from saving to investment society) dan memperdalam pasar keuangan domestik,&quot; ungkap Sri.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wOC80LzE2MjMxMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Pada awal Januari 2023, telah diterbitkan juga SBN valas sebesar Rp46,8 triliun atau setara USD3 miliar.
&quot;Pembiayaan utang melalui SBN dan pinjaman on track sesuai dengan strategi pembiayaan tahun 2023,&quot; tambah Sri.
Dia menyebut bahwa timing pembiayaan utang mempertimbangkan kondisi pasar yang kondusif dan memperhatikan posisi kas pemerintah.
&quot;Pembiayaan APBN tetap mengedepankan prinsip prudent, fleksibel, dan akuntabel,&quot; pungkas Sri.</description><content:encoded>JAKARTA - Realisasi pembiayaan melalui penerbitan utang per Januari 2023 mencapai Rp95,6 triliun. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mencatat angka ini sebesar 13,7% dari target.
BACA JUGA:Fokus APBN 2024 Turunkan Angka Kemiskinan dan Stunting

&quot;Di awal 2023, untuk pertama kali SBN Ritel (SBR012) terbit sebesar Rp22,2 triliun dalam dual tenor, yaitu tenor 2 dan 4 tahun,&quot; ujar Sri dalam Konferensi Pers: APBN KITA Februari 2023 secara virtual di Jakarta, Rabu (22/2/2023).
BACA JUGA:Jokowi Bahas Rencana Penyusunan APBN 2024, Sri Mulyani: Kita Matangkan Lebih Awal

Menurutnya, penerbitan utang mencatatkan jumlah investor terbesar sebanyak 62.375 investor dan tingkat keritelan tertinggi sepanjang penerbitan SBN ritel online.
&quot;Ini memperkuat literasi keuangan (from saving to investment society) dan memperdalam pasar keuangan domestik,&quot; ungkap Sri.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wOC80LzE2MjMxMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Pada awal Januari 2023, telah diterbitkan juga SBN valas sebesar Rp46,8 triliun atau setara USD3 miliar.
&quot;Pembiayaan utang melalui SBN dan pinjaman on track sesuai dengan strategi pembiayaan tahun 2023,&quot; tambah Sri.
Dia menyebut bahwa timing pembiayaan utang mempertimbangkan kondisi pasar yang kondusif dan memperhatikan posisi kas pemerintah.
&quot;Pembiayaan APBN tetap mengedepankan prinsip prudent, fleksibel, dan akuntabel,&quot; pungkas Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
