<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Laba Bank Permata (BNLI) Naik 64% Jadi Rp2 Triliun pada 2022</title><description>Laba PT Bank Permata Tbk (BNLI) mengalami kenaikan 64% menjadi sebesar Rp2 triliun sepanjang 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/23/278/2770057/laba-bank-permata-bnli-naik-64-jadi-rp2-triliun-pada-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/23/278/2770057/laba-bank-permata-bnli-naik-64-jadi-rp2-triliun-pada-2022"/><item><title>Laba Bank Permata (BNLI) Naik 64% Jadi Rp2 Triliun pada 2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/23/278/2770057/laba-bank-permata-bnli-naik-64-jadi-rp2-triliun-pada-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/23/278/2770057/laba-bank-permata-bnli-naik-64-jadi-rp2-triliun-pada-2022</guid><pubDate>Kamis 23 Februari 2023 14:56 WIB</pubDate><dc:creator>Mutiara Oktaviana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/23/278/2770057/laba-bank-permata-bnli-naik-64-jadi-rp2-triliun-pada-2022-CyZFGnxzVB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laba BNLI alami kenaikan (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/23/278/2770057/laba-bank-permata-bnli-naik-64-jadi-rp2-triliun-pada-2022-CyZFGnxzVB.jpg</image><title>Laba BNLI alami kenaikan (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Laba PT Bank Permata Tbk (BNLI) mengalami kenaikan 64% menjadi sebesar Rp2 triliun sepanjang 2022. Pertumbuhan laba bersih ini dikontribusi dari pendapatan operasional sebesar Rp11,5 triliun atau tumbuh sebesar 13,2% (yoy) didukung pertumbuhan pendapatan bunga bersih sebesar 14,4% (yoy).
BACA JUGA:Bank Permata Raup Laba Rp2,2 Triliun, Naik 170% di Kuartal III-2022

Direktur Utama PermataBank Meliza Rusli mengatakan, pihaknya memanfaatkan momentum-momentum pada tahun 2022 yang memperkuat posisi PermataBank sebagai salah satu bank terdepan di Indonesia.
Pencapaian dalam ranah digital, penerapan teknologi blockchain, dukungan terhadap Presidensi G20 melalui aktivitas B20, dan produk serta layanan yang terintegrasi memberikan dorongan bagi PermataBank untuk terus memberikan yang terbaik bagi pemangku kepentingan perusahaan.
BACA JUGA:Bank Permata Raih Laba Bersih Rp639 Miliar di Kuartal II-2021

&quot;Dalam 20 tahun perjalanan di kancah perbankan Indonesia, kami akan terus berkomitmen melayani nasabah dan menjadi universal bank dalam menyediakan produk dan layanan bagi berbagai segmen lintas generasi,&quot; kata Meliza dilansir dari Antara, Kamis (23/2/2023).
Dia menyebutkan sinergi dan dukungan berkesinambungan dari pemegang saham pengendali, yakni Bangkok Bank Public Company Limited (PCL), mempertahankan posisi PermataBank dalam jajaran 10 bank komersial terbesar di Indonesia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;PermataBank mencatatkan pertumbuhan aset sebesar 8,8% (yoy) menjadi  sebesar Rp255,1 triliun. Seiring dengan pemulihan ekonomi nasional,  dukungan bank dalam penyaluran kredit kepada masyarakat tumbuh 8,7%  (yoy) menjadi sebesar Rp136,3 triliun, terutama didorong oleh  pertumbuhan kredit korporasi dan kredit pemilikan rumah (KPR)  masing-masing sebesar 10,3% (yoy) dan 12,6% (yoy).
Dari sisi pendanaan, simpanan nasabah meningkat 8,8% (yoy) menjadi  Rp195,6 triliun, terutama dikontribusi dari pertumbuhan giro dan  tabungan sebesar 16,8% (yoy), sejalan dengan strategi Bank untuk  memfokuskan pertumbuhan simpanan nasabah dengan biaya dana yang lebih  murah untuk mendukung penyaluran kredit dengan suku bunga yang lebih  bersaing dalam jangka panjang di tengah tren kenaikan suku bunga pasar.
Biaya dana yang efisien, menurut Meliza, akan memperkuat posisi Bank  dalam menyalurkan kredit perbankan dengan suku bunga yang bersaing.  Sejalan dengan hal ini, rasio dana murah (Current Account Saving  Account/CASA) bank meningkat menjadi 58%, lebih tinggi dibandingkan  posisi akhir Desember 2021 sebesar 54%.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Laba PT Bank Permata Tbk (BNLI) mengalami kenaikan 64% menjadi sebesar Rp2 triliun sepanjang 2022. Pertumbuhan laba bersih ini dikontribusi dari pendapatan operasional sebesar Rp11,5 triliun atau tumbuh sebesar 13,2% (yoy) didukung pertumbuhan pendapatan bunga bersih sebesar 14,4% (yoy).
BACA JUGA:Bank Permata Raup Laba Rp2,2 Triliun, Naik 170% di Kuartal III-2022

Direktur Utama PermataBank Meliza Rusli mengatakan, pihaknya memanfaatkan momentum-momentum pada tahun 2022 yang memperkuat posisi PermataBank sebagai salah satu bank terdepan di Indonesia.
Pencapaian dalam ranah digital, penerapan teknologi blockchain, dukungan terhadap Presidensi G20 melalui aktivitas B20, dan produk serta layanan yang terintegrasi memberikan dorongan bagi PermataBank untuk terus memberikan yang terbaik bagi pemangku kepentingan perusahaan.
BACA JUGA:Bank Permata Raih Laba Bersih Rp639 Miliar di Kuartal II-2021

&quot;Dalam 20 tahun perjalanan di kancah perbankan Indonesia, kami akan terus berkomitmen melayani nasabah dan menjadi universal bank dalam menyediakan produk dan layanan bagi berbagai segmen lintas generasi,&quot; kata Meliza dilansir dari Antara, Kamis (23/2/2023).
Dia menyebutkan sinergi dan dukungan berkesinambungan dari pemegang saham pengendali, yakni Bangkok Bank Public Company Limited (PCL), mempertahankan posisi PermataBank dalam jajaran 10 bank komersial terbesar di Indonesia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;PermataBank mencatatkan pertumbuhan aset sebesar 8,8% (yoy) menjadi  sebesar Rp255,1 triliun. Seiring dengan pemulihan ekonomi nasional,  dukungan bank dalam penyaluran kredit kepada masyarakat tumbuh 8,7%  (yoy) menjadi sebesar Rp136,3 triliun, terutama didorong oleh  pertumbuhan kredit korporasi dan kredit pemilikan rumah (KPR)  masing-masing sebesar 10,3% (yoy) dan 12,6% (yoy).
Dari sisi pendanaan, simpanan nasabah meningkat 8,8% (yoy) menjadi  Rp195,6 triliun, terutama dikontribusi dari pertumbuhan giro dan  tabungan sebesar 16,8% (yoy), sejalan dengan strategi Bank untuk  memfokuskan pertumbuhan simpanan nasabah dengan biaya dana yang lebih  murah untuk mendukung penyaluran kredit dengan suku bunga yang lebih  bersaing dalam jangka panjang di tengah tren kenaikan suku bunga pasar.
Biaya dana yang efisien, menurut Meliza, akan memperkuat posisi Bank  dalam menyalurkan kredit perbankan dengan suku bunga yang bersaing.  Sejalan dengan hal ini, rasio dana murah (Current Account Saving  Account/CASA) bank meningkat menjadi 58%, lebih tinggi dibandingkan  posisi akhir Desember 2021 sebesar 54%.</content:encoded></item></channel></rss>
