<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Selamat! 293 Ribu Guru Honorer Jadi ASN Lewat Program PPPK</title><description>293 ribu guru honorer diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui program ASN PPPK.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/23/320/2769987/selamat-293-ribu-guru-honorer-jadi-asn-lewat-program-pppk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/23/320/2769987/selamat-293-ribu-guru-honorer-jadi-asn-lewat-program-pppk"/><item><title>Selamat! 293 Ribu Guru Honorer Jadi ASN Lewat Program PPPK</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/23/320/2769987/selamat-293-ribu-guru-honorer-jadi-asn-lewat-program-pppk</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/23/320/2769987/selamat-293-ribu-guru-honorer-jadi-asn-lewat-program-pppk</guid><pubDate>Kamis 23 Februari 2023 13:18 WIB</pubDate><dc:creator>Mutiara Oktaviana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/23/320/2769987/selamat-293-ribu-guru-honorer-jadi-asn-lewat-program-pppk-df8pJbnopA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ratusan ribu guru honorer jadi ASN (Foto: Koran Sindo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/23/320/2769987/selamat-293-ribu-guru-honorer-jadi-asn-lewat-program-pppk-df8pJbnopA.jpg</image><title>Ratusan ribu guru honorer jadi ASN (Foto: Koran Sindo)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; 293 ribu guru honorer diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui program ASN PPPK.
&amp;ldquo;Lebih dari 293 ribu guru honorer sudah diangkat menjadi ASN melalui program ASN PPPK yang kita selenggarakan bersama kementerian/lembaga terkait dan pemerintah daerah,&amp;rdquo; kata Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim dilansir dari Antara, Kamis (23/2/2023).
BACA JUGA:Daftar 5 Sumber Kekayaan Kiky Saputri Selain Komika, dari Guru Honorer Kini Jadi Kaya Raya

Dia mengatakan Kemendikbudristek senantiasa berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan guru sehingga menunjukkan hasil yang menggembirakan.
Meski telah membawa hasil yang positif, Nadiem berpesan kepada Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Nunuk Suryani yang belum lama dilantik untuk terus menjalankan program peningkatan kualitas guru dan tenaga kependidikan.
BACA JUGA:Spill Gaji Guru Honorer di Jakarta, Ada yang Rp1,5 Juta/Bulan

Dia menegaskan Kemendikbudristek harus memastikan guru yang diangkat menjadi pegawai pemerintahan terjamin kompetensi dan kualitasnya.
&amp;ldquo;Ini termasuk mengawal pengadaan guru PPPK,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8yMy8xLzE2MzE4Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Selain itu, Nadiem juga meminta kepada Dirjen GTK untuk memperkuat  kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam rangka memenuhi  kebutuhan GTK yang berkualitas di seluruh Indonesia. GTK yang  berkualitas harus terwujud karena Kemendikbudristek memiliki prioritas  lain yakni mewujudkan sistem manajemen talenta yang lebih terorganisir  dan terstruktur.
Nadiem meyakini sistem yang lebih terorganisasi dan terstruktur akan  mendukung peningkatan signifikan pada capaian prestasi pelajar Indonesia  di ajang talenta tingkat nasional dan internasional. Berdasarkan data  tahun lalu, terdapat lebih dari 4.000 prestasi yang berhasil ditorehkan  Indonesia pada berbagai ajang kompetisi.
Pencapaian itu pun mendorong Kemendikbudristek untuk membuka ruang  lebih besar bagi anak-anak Indonesia agar dapat menyalurkan bakat dan  minatnya guna memastikan mereka mendapatkan apresiasi yang layak.
Oleh sebab itu, Nadiem turut menugaskan Staf Ahli Bidang Manajemen  Talenta Tatang Muttaqin untuk memberikan rekomendasi terkait manajemen  talenta.
&amp;ldquo;Sekaligus memanfaatkan jejaring talenta yang telah terbentuk saat  ini untuk dapat semakin memperkuat prestasi anak bangsa,&amp;rdquo; kata Nadiem.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; 293 ribu guru honorer diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui program ASN PPPK.
&amp;ldquo;Lebih dari 293 ribu guru honorer sudah diangkat menjadi ASN melalui program ASN PPPK yang kita selenggarakan bersama kementerian/lembaga terkait dan pemerintah daerah,&amp;rdquo; kata Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim dilansir dari Antara, Kamis (23/2/2023).
BACA JUGA:Daftar 5 Sumber Kekayaan Kiky Saputri Selain Komika, dari Guru Honorer Kini Jadi Kaya Raya

Dia mengatakan Kemendikbudristek senantiasa berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan guru sehingga menunjukkan hasil yang menggembirakan.
Meski telah membawa hasil yang positif, Nadiem berpesan kepada Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Nunuk Suryani yang belum lama dilantik untuk terus menjalankan program peningkatan kualitas guru dan tenaga kependidikan.
BACA JUGA:Spill Gaji Guru Honorer di Jakarta, Ada yang Rp1,5 Juta/Bulan

Dia menegaskan Kemendikbudristek harus memastikan guru yang diangkat menjadi pegawai pemerintahan terjamin kompetensi dan kualitasnya.
&amp;ldquo;Ini termasuk mengawal pengadaan guru PPPK,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8yMy8xLzE2MzE4Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Selain itu, Nadiem juga meminta kepada Dirjen GTK untuk memperkuat  kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam rangka memenuhi  kebutuhan GTK yang berkualitas di seluruh Indonesia. GTK yang  berkualitas harus terwujud karena Kemendikbudristek memiliki prioritas  lain yakni mewujudkan sistem manajemen talenta yang lebih terorganisir  dan terstruktur.
Nadiem meyakini sistem yang lebih terorganisasi dan terstruktur akan  mendukung peningkatan signifikan pada capaian prestasi pelajar Indonesia  di ajang talenta tingkat nasional dan internasional. Berdasarkan data  tahun lalu, terdapat lebih dari 4.000 prestasi yang berhasil ditorehkan  Indonesia pada berbagai ajang kompetisi.
Pencapaian itu pun mendorong Kemendikbudristek untuk membuka ruang  lebih besar bagi anak-anak Indonesia agar dapat menyalurkan bakat dan  minatnya guna memastikan mereka mendapatkan apresiasi yang layak.
Oleh sebab itu, Nadiem turut menugaskan Staf Ahli Bidang Manajemen  Talenta Tatang Muttaqin untuk memberikan rekomendasi terkait manajemen  talenta.
&amp;ldquo;Sekaligus memanfaatkan jejaring talenta yang telah terbentuk saat  ini untuk dapat semakin memperkuat prestasi anak bangsa,&amp;rdquo; kata Nadiem.</content:encoded></item></channel></rss>
