<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Saham Pertamina Energy Geothermal (PGEO) Turun Sentuh ARB, Ini Kata Wamen BUMN</title><description>PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) secara resmi menjadi perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini (24/2/2023).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/24/278/2770659/harga-saham-pertamina-energy-geothermal-pgeo-turun-sentuh-arb-ini-kata-wamen-bumn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/24/278/2770659/harga-saham-pertamina-energy-geothermal-pgeo-turun-sentuh-arb-ini-kata-wamen-bumn"/><item><title>Harga Saham Pertamina Energy Geothermal (PGEO) Turun Sentuh ARB, Ini Kata Wamen BUMN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/24/278/2770659/harga-saham-pertamina-energy-geothermal-pgeo-turun-sentuh-arb-ini-kata-wamen-bumn</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/24/278/2770659/harga-saham-pertamina-energy-geothermal-pgeo-turun-sentuh-arb-ini-kata-wamen-bumn</guid><pubDate>Jum'at 24 Februari 2023 14:07 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/24/278/2770659/harga-saham-pertamina-energy-geothermal-pgeo-turun-sentuh-arb-ini-kata-wamen-bumn-buzLO3TGQX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/24/278/2770659/harga-saham-pertamina-energy-geothermal-pgeo-turun-sentuh-arb-ini-kata-wamen-bumn-buzLO3TGQX.jpg</image><title>Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) secara resmi menjadi perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini (24/2/2023).
Meski dibuka hijau di level Rp925, namun harga saham PGEO terus bergerak di bawah harga penawaran yang ditetapkan perseroan yakni Rp875.

Hingga penutupan perdagangan sesi pertama, harga saham PGEO berada di level Rp815 atau turun 6,86%.

Adapun, total volume saham yang diperdagangkan tercatat sebanyak 448,56 juta dengan nilai transaksi mencapai Rp373,12 miliar, serta frekuensi perdagangan sebanyak 38.032 kali.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Saham Pertamina Geothermal Energy (PGEO) Naik 5,71% di Perdagangan Perdana
Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Pahala Nugraha Mansury menyebut bahwa sisi fundamental PGEO sebagai perusahaan yang bergerak di bidang energi baru terbarukan (EBT) masih baik.

Dia pun membantah jika langkah pencatatan saham perseroan di BEI disebut gagal.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Kalau harga kami tidak bisa berkomentar, tapi dari sisi fundamental masih kuat dengan margin dan kinerja yang baik,&amp;rdquo; kata Pahala dalam konferensi pers &amp;lsquo;Pencatatan Perdana Saham PGEO di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jumat (24/2/2023).

Selain margin dan kinerja yang baik, dalam proses penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO), PGEO mengalami kelebihan permintaan atau oversubscribe sebanyak 3,81 kali.

Untuk itu, Pahala optimistis bahwa kinerja anak usaha PT Pertamina (Persero) ini akan meningkat, utamanya setelah menjadi perusahaan publik.
Kinerja perseroan, kata dia, akan terus tumbuh selaras dengan peningkatan pendapatan PGEO setiap tahunnya sebesar 5% hingga 10%.

&amp;ldquo;Dengan adanya beberapa pengembangan yang sedang dilakukan oleh PGE, tentunya ini juga memungkinkan pertumbuhan pendapatan, EBITDA, serta laba,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) secara resmi menjadi perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini (24/2/2023).
Meski dibuka hijau di level Rp925, namun harga saham PGEO terus bergerak di bawah harga penawaran yang ditetapkan perseroan yakni Rp875.

Hingga penutupan perdagangan sesi pertama, harga saham PGEO berada di level Rp815 atau turun 6,86%.

Adapun, total volume saham yang diperdagangkan tercatat sebanyak 448,56 juta dengan nilai transaksi mencapai Rp373,12 miliar, serta frekuensi perdagangan sebanyak 38.032 kali.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Saham Pertamina Geothermal Energy (PGEO) Naik 5,71% di Perdagangan Perdana
Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Pahala Nugraha Mansury menyebut bahwa sisi fundamental PGEO sebagai perusahaan yang bergerak di bidang energi baru terbarukan (EBT) masih baik.

Dia pun membantah jika langkah pencatatan saham perseroan di BEI disebut gagal.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Kalau harga kami tidak bisa berkomentar, tapi dari sisi fundamental masih kuat dengan margin dan kinerja yang baik,&amp;rdquo; kata Pahala dalam konferensi pers &amp;lsquo;Pencatatan Perdana Saham PGEO di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jumat (24/2/2023).

Selain margin dan kinerja yang baik, dalam proses penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO), PGEO mengalami kelebihan permintaan atau oversubscribe sebanyak 3,81 kali.

Untuk itu, Pahala optimistis bahwa kinerja anak usaha PT Pertamina (Persero) ini akan meningkat, utamanya setelah menjadi perusahaan publik.
Kinerja perseroan, kata dia, akan terus tumbuh selaras dengan peningkatan pendapatan PGEO setiap tahunnya sebesar 5% hingga 10%.

&amp;ldquo;Dengan adanya beberapa pengembangan yang sedang dilakukan oleh PGE, tentunya ini juga memungkinkan pertumbuhan pendapatan, EBITDA, serta laba,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
