<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Emas Berjangka Anjlok Tertekan Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga</title><description>Harga emas berjangka anjlok lebih lanjut pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/24/320/2770429/harga-emas-berjangka-anjlok-tertekan-ekspektasi-kenaikan-suku-bunga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/24/320/2770429/harga-emas-berjangka-anjlok-tertekan-ekspektasi-kenaikan-suku-bunga"/><item><title>Harga Emas Berjangka Anjlok Tertekan Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/24/320/2770429/harga-emas-berjangka-anjlok-tertekan-ekspektasi-kenaikan-suku-bunga</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/24/320/2770429/harga-emas-berjangka-anjlok-tertekan-ekspektasi-kenaikan-suku-bunga</guid><pubDate>Jum'at 24 Februari 2023 07:33 WIB</pubDate><dc:creator>Mutiara Oktaviana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/24/320/2770429/harga-emas-berjangka-anjlok-tertekan-ekspektasi-kenaikan-suku-bunga-AOcGjvaJy1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga emas berjangka turun (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/24/320/2770429/harga-emas-berjangka-anjlok-tertekan-ekspektasi-kenaikan-suku-bunga-AOcGjvaJy1.jpg</image><title>Harga emas berjangka turun (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Harga emas berjangka anjlok lebih lanjut pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB). Harga emas naik karena pasar memperkirakan Federal Reserve akan menaikkan suku bunga lebih lanjut untuk periode yang lebih lama dari perkiraan.
Melansir Antara, Jumat (24/2/2023), kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, tergelincir USD14,70 atau 0,80% menjadi USD1.826,80 per ounce.
BACA JUGA:Harga Emas Turun Tipis Jadi USD1.841/Ounce 

Bursa Comex ditutup pada Senin (20/2/2023) untuk libur memperingati Hari Presiden.
Risalah pertemuan kebijakan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) Fed pada 31 Januari - 1 Februari yang dirilis pada Rabu (22/2/2023) menegaskan bahwa pembuat kebijakan dengan tegas mendukung rencana untuk terus menaikkan suku bunga dan mempertahankan lebih lama dari waktu yang diperkirakan.
BACA JUGA:Harga Emas Lesu, Investor Antisipasi Hasil Kebijakan The Fed

Tetapi seruan mereka untuk kenaikan suku bunga 25 basis poin dianggap sudah ketinggalan zaman, mengingat data setelah pertemuan Fed menunjukkan bahwa inflasi tetap jauh lebih panas dari yang diharapkan.
Dolar telah menguat ke level tertinggi baru enam minggu terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. Naiknya suku bunga juga mendorong peluang kerugian memegang aset-aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti emas dan logam mulia lainnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8yNC80LzE2MTQyNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Data ekonomi yang dirilis Kamis (23/2/2023) juga membebani emas.  Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa klaim awal AS untuk  tunjangan pengangguran turun 3.000 menjadi 192.000 yang disesuaikan  secara musiman untuk pekan yang berakhir 18 Februari.
Perekonomian AS tumbuh pada laju tahunan 2,7% pada kuartal keempat  2022, sedikit lebih lambat dari tingkat pertumbuhan awal 2,9%, menurut  angka pemerintah yang direvisi.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret melemah 37,10 sen  atau 1,71% menjadi USD21,306 per ounce. Platinum untuk pengiriman April  terpangkas USD7,80 atau 0,82% menjadi USD945,50 per ounce.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Harga emas berjangka anjlok lebih lanjut pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB). Harga emas naik karena pasar memperkirakan Federal Reserve akan menaikkan suku bunga lebih lanjut untuk periode yang lebih lama dari perkiraan.
Melansir Antara, Jumat (24/2/2023), kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, tergelincir USD14,70 atau 0,80% menjadi USD1.826,80 per ounce.
BACA JUGA:Harga Emas Turun Tipis Jadi USD1.841/Ounce 

Bursa Comex ditutup pada Senin (20/2/2023) untuk libur memperingati Hari Presiden.
Risalah pertemuan kebijakan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) Fed pada 31 Januari - 1 Februari yang dirilis pada Rabu (22/2/2023) menegaskan bahwa pembuat kebijakan dengan tegas mendukung rencana untuk terus menaikkan suku bunga dan mempertahankan lebih lama dari waktu yang diperkirakan.
BACA JUGA:Harga Emas Lesu, Investor Antisipasi Hasil Kebijakan The Fed

Tetapi seruan mereka untuk kenaikan suku bunga 25 basis poin dianggap sudah ketinggalan zaman, mengingat data setelah pertemuan Fed menunjukkan bahwa inflasi tetap jauh lebih panas dari yang diharapkan.
Dolar telah menguat ke level tertinggi baru enam minggu terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. Naiknya suku bunga juga mendorong peluang kerugian memegang aset-aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti emas dan logam mulia lainnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8yNC80LzE2MTQyNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Data ekonomi yang dirilis Kamis (23/2/2023) juga membebani emas.  Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa klaim awal AS untuk  tunjangan pengangguran turun 3.000 menjadi 192.000 yang disesuaikan  secara musiman untuk pekan yang berakhir 18 Februari.
Perekonomian AS tumbuh pada laju tahunan 2,7% pada kuartal keempat  2022, sedikit lebih lambat dari tingkat pertumbuhan awal 2,9%, menurut  angka pemerintah yang direvisi.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret melemah 37,10 sen  atau 1,71% menjadi USD21,306 per ounce. Platinum untuk pengiriman April  terpangkas USD7,80 atau 0,82% menjadi USD945,50 per ounce.</content:encoded></item></channel></rss>
