<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Sebut Sudah Curiga Rafael Alun Trisambodo Punya Harta Rp56,1 Miliar</title><description>Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan sudah mengetahui harta kekayaan Rafael Alun Trisambodo (RAT) Rp56,1 miliar sebelum viral.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/25/320/2770955/sri-mulyani-sebut-sudah-curiga-rafael-alun-trisambodo-punya-harta-rp56-1-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/25/320/2770955/sri-mulyani-sebut-sudah-curiga-rafael-alun-trisambodo-punya-harta-rp56-1-miliar"/><item><title>Sri Mulyani Sebut Sudah Curiga Rafael Alun Trisambodo Punya Harta Rp56,1 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/25/320/2770955/sri-mulyani-sebut-sudah-curiga-rafael-alun-trisambodo-punya-harta-rp56-1-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/25/320/2770955/sri-mulyani-sebut-sudah-curiga-rafael-alun-trisambodo-punya-harta-rp56-1-miliar</guid><pubDate>Sabtu 25 Februari 2023 08:05 WIB</pubDate><dc:creator>Mutiara Oktaviana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/24/320/2770955/sri-mulyani-sebut-sudah-curiga-rafael-alun-trisambodo-punya-harta-rp56-1-miliar-ujWD0puSZI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/24/320/2770955/sri-mulyani-sebut-sudah-curiga-rafael-alun-trisambodo-punya-harta-rp56-1-miliar-ujWD0puSZI.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan sudah mengetahui harta kekayaan Rafael Alun Trisambodo (RAT) Rp56,1 miliar sebelum viralnya kasus penganiayaan yang dilakukan oleh putranya, Mario Dandy Satrio (MDS) terhadap David, anak dari salah satu petinggi GP Ansor.
&quot;Penelusuran harta RAT baru dilakukan karena kasus itu tidaklah benar, kami sudah melakukan penelitian,&quot; ujar Sri di Jakarta.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8yNC8xLzE2MzI5MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sri menegaskan bahwa pihaknya di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) selalu berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hanya saja, dia mengakui bahwa kasus ini tentunya akan menjadi bahan evaluasi menyeluruh, bukan hanya untuk DJP saja, tapi untuk seluruh jajaran Kemenkeu.
&quot;Saya akui dalam hal ini Itjen (Inspektorat Jenderal) dan sistem tadi yang sudah saya jelaskan ada tiga layer (lapis), yakni atasan yang bersangkutan, dari KITSDA (Direktorat Kepatuhan Internal dan Transformasi Sumber Daya Aparatur), dan Itjen,&quot; katanya.
&quot;Kalau selama ini sudah dilihat, investigasi, diteliti, kenapa tidak dilakukan tindakan? Kalau yang bersangkutan, apakah ini kesulitan atau kelemahan kita mencari bukti, apakah ada faktor lainnya? Ini akan kami teliti,&quot; tutur Sri.Dia menyebut bahwa dia sudah meminta Inspektur Jenderal Kemenkeu, Awan Nurmawan Nuh, untuk menelusurinya lebih lanjut.
&quot;Jadi ini kan sebenarnya sudah dilakukan tindakan, tapi kok tidak muncul langkah korektifnya? Ini yang akan kami fokuskan,&quot; pungkas dia.
Baca Selengkapnya: Rafael Alun Trisambodo Punya Harta Rp56,1 Miliar, Sri Mulyani: Sudah Dicurigai sejak Lama!</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan sudah mengetahui harta kekayaan Rafael Alun Trisambodo (RAT) Rp56,1 miliar sebelum viralnya kasus penganiayaan yang dilakukan oleh putranya, Mario Dandy Satrio (MDS) terhadap David, anak dari salah satu petinggi GP Ansor.
&quot;Penelusuran harta RAT baru dilakukan karena kasus itu tidaklah benar, kami sudah melakukan penelitian,&quot; ujar Sri di Jakarta.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8yNC8xLzE2MzI5MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sri menegaskan bahwa pihaknya di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) selalu berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hanya saja, dia mengakui bahwa kasus ini tentunya akan menjadi bahan evaluasi menyeluruh, bukan hanya untuk DJP saja, tapi untuk seluruh jajaran Kemenkeu.
&quot;Saya akui dalam hal ini Itjen (Inspektorat Jenderal) dan sistem tadi yang sudah saya jelaskan ada tiga layer (lapis), yakni atasan yang bersangkutan, dari KITSDA (Direktorat Kepatuhan Internal dan Transformasi Sumber Daya Aparatur), dan Itjen,&quot; katanya.
&quot;Kalau selama ini sudah dilihat, investigasi, diteliti, kenapa tidak dilakukan tindakan? Kalau yang bersangkutan, apakah ini kesulitan atau kelemahan kita mencari bukti, apakah ada faktor lainnya? Ini akan kami teliti,&quot; tutur Sri.Dia menyebut bahwa dia sudah meminta Inspektur Jenderal Kemenkeu, Awan Nurmawan Nuh, untuk menelusurinya lebih lanjut.
&quot;Jadi ini kan sebenarnya sudah dilakukan tindakan, tapi kok tidak muncul langkah korektifnya? Ini yang akan kami fokuskan,&quot; pungkas dia.
Baca Selengkapnya: Rafael Alun Trisambodo Punya Harta Rp56,1 Miliar, Sri Mulyani: Sudah Dicurigai sejak Lama!</content:encoded></item></channel></rss>
