<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Wanti-Wanti RI Digugat China, karena Stop Ekspor Bijih Bauksit Juni 2023  </title><description>Jokowi) mewanti-wanti agar Indonesia siap untuk digugat China usai memutuskan untuk stop ekspor bijih bauksit</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/26/320/2771683/jokowi-wanti-wanti-ri-digugat-china-karena-stop-ekspor-bijih-bauksit-juni-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/26/320/2771683/jokowi-wanti-wanti-ri-digugat-china-karena-stop-ekspor-bijih-bauksit-juni-2023"/><item><title>Jokowi Wanti-Wanti RI Digugat China, karena Stop Ekspor Bijih Bauksit Juni 2023  </title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/26/320/2771683/jokowi-wanti-wanti-ri-digugat-china-karena-stop-ekspor-bijih-bauksit-juni-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/26/320/2771683/jokowi-wanti-wanti-ri-digugat-china-karena-stop-ekspor-bijih-bauksit-juni-2023</guid><pubDate>Senin 27 Februari 2023 04:40 WIB</pubDate><dc:creator>Mutiara Oktaviana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/26/320/2771683/jokowi-wanti-wanti-ri-digugat-china-karena-stop-ekspor-bijih-bauksit-juni-2023-iQFLdpuMMF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/26/320/2771683/jokowi-wanti-wanti-ri-digugat-china-karena-stop-ekspor-bijih-bauksit-juni-2023-iQFLdpuMMF.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mewanti-wanti agar Indonesia siap untuk digugat China usai memutuskan untuk stop ekspor bijih bauksit. Diketahui, Indonesia melarang ekspor bijih bauksit akan mulai Juni 2023.
Sebelumnya, sejak 1 Januari 2020, pemerintah telah memberlakukan kebijakan pelarangan ekspor bijih nikel. Bahkan, Uni Eropa telah menggugat Indonesia di World Trade Organization (WTO) terkait pelarangan ekspor bijih nikel.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8yMi80LzE2MzE3NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Kita akan stop lagi bulan Juni, stop. Ada hati-hati 90% ekspor bahan mentah bauksit kita itu ke Tiongkok. Gak tahu dia nanti gugat kita gak, kalau digugat, ya berarti nikelnya digugat Uni Eropa, bauksitnya digugat Tiongkok. Karena 90% ekspor bahan mentah kita kesana,&amp;rdquo; kata Jokowi saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemenangan Pemilu Partai Amanat Nasional (PAN) di Semarang, Jawa Tengah.
Lebih lanjut, Jokowi pun menegaskan kepada menteri-menterinya agar tidak gentar dan melakukan banding meskipun kalah di peradilan internasional.&amp;ldquo;Itu selalu Saya ulang-ulang pada menteri ya kita kalah. Tapi terus maju. Usahanya apa? Ya banding. Gak tahu nanti kalau banding lagi, kalah apakah ada banding lagi? Diberi kesempatan ya banding lagi,&amp;rdquo; kata Jokowi.
&amp;ldquo;Tapi apa, dampaknya. Saat kita banding digugat, banding-banding industri kita sudah siap,&amp;rdquo; tandasnya.
Baca Selengkapnya:&amp;nbsp;RI Stop Ekspor Bijih Bauksit Juni 2023, Jokowi: Siap-Siap Digugat China</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mewanti-wanti agar Indonesia siap untuk digugat China usai memutuskan untuk stop ekspor bijih bauksit. Diketahui, Indonesia melarang ekspor bijih bauksit akan mulai Juni 2023.
Sebelumnya, sejak 1 Januari 2020, pemerintah telah memberlakukan kebijakan pelarangan ekspor bijih nikel. Bahkan, Uni Eropa telah menggugat Indonesia di World Trade Organization (WTO) terkait pelarangan ekspor bijih nikel.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8yMi80LzE2MzE3NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Kita akan stop lagi bulan Juni, stop. Ada hati-hati 90% ekspor bahan mentah bauksit kita itu ke Tiongkok. Gak tahu dia nanti gugat kita gak, kalau digugat, ya berarti nikelnya digugat Uni Eropa, bauksitnya digugat Tiongkok. Karena 90% ekspor bahan mentah kita kesana,&amp;rdquo; kata Jokowi saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemenangan Pemilu Partai Amanat Nasional (PAN) di Semarang, Jawa Tengah.
Lebih lanjut, Jokowi pun menegaskan kepada menteri-menterinya agar tidak gentar dan melakukan banding meskipun kalah di peradilan internasional.&amp;ldquo;Itu selalu Saya ulang-ulang pada menteri ya kita kalah. Tapi terus maju. Usahanya apa? Ya banding. Gak tahu nanti kalau banding lagi, kalah apakah ada banding lagi? Diberi kesempatan ya banding lagi,&amp;rdquo; kata Jokowi.
&amp;ldquo;Tapi apa, dampaknya. Saat kita banding digugat, banding-banding industri kita sudah siap,&amp;rdquo; tandasnya.
Baca Selengkapnya:&amp;nbsp;RI Stop Ekspor Bijih Bauksit Juni 2023, Jokowi: Siap-Siap Digugat China</content:encoded></item></channel></rss>
