<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Temui Dubes Arab Saudi, Wapres Bahas Investasi Turun dalam 3 Tahun</title><description>Wakil Presiden Maruf Amin bertemu Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk RI Y.M. Faisal Abdullah H. Amodi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/28/320/2772544/temui-dubes-arab-saudi-wapres-bahas-investasi-turun-dalam-3-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/28/320/2772544/temui-dubes-arab-saudi-wapres-bahas-investasi-turun-dalam-3-tahun"/><item><title>Temui Dubes Arab Saudi, Wapres Bahas Investasi Turun dalam 3 Tahun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/28/320/2772544/temui-dubes-arab-saudi-wapres-bahas-investasi-turun-dalam-3-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/28/320/2772544/temui-dubes-arab-saudi-wapres-bahas-investasi-turun-dalam-3-tahun</guid><pubDate>Selasa 28 Februari 2023 09:28 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/28/320/2772544/temui-dubes-arab-saudi-wapres-bahas-investasi-turun-dalam-3-tahun-NWSr1HykbJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres bertemu Dubes Arab Saudi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/28/320/2772544/temui-dubes-arab-saudi-wapres-bahas-investasi-turun-dalam-3-tahun-NWSr1HykbJ.jpg</image><title>Wapres bertemu Dubes Arab Saudi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Wakil Presiden Maruf Amin bertemu Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk RI Y.M. Faisal Abdullah H. Amodi, di Kediaman Resmi Wapres, kemarin. Dalam pertemuan tersebut, Wapres menyinggung soal investasi dari Arab ke Indonesia yang cenderung menurun selama kurun waktu 3 tahun ke belakang.
&quot;Saya mencatat investasi Saudi di Indonesia cenderung menurun selama tiga tahun terakhir, dari USD5,3 juta di 2020 menjadi USD1,7 juta di 2022,&amp;rdquo; ungkap Wapres dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/2/2023).
BACA JUGA:Wapres Ajak Arab Saudi Investasi di IKN

Padahal menurutnya, Indonesia dan Arab memiliki kedekatan dari sisi hubungan dagang. Bahkan Arab menjadi mitra dagang terbesar Indonesia di kawasan Timur Tengah. Perdagangan kedua negara naik 35,3% di tahun 2022, mencapai USD7,51 miliar.
&quot;Saya harap kita bisa lakukan upaya-upaya untuk meningkatkan investasi Saudi di Indonesia,&amp;rdquo; sambung Wapres.
BACA JUGA:Ingat! Okevote Akan Ditutup Besok, Segera Isi dan Dukung Capres-Cawapres Pilihanmu di Sini

Pada kesempatan tersebut, Wapres juga sekaligus menawari potensi investasi yang ada di IKN (Ibu Kota Nusantara). Sebab mega proyek tersebut membutuhkan uang sekitar Rp600 triliun, yang mayoritasnya mengandalkan pendanaan dari investor.
&quot;Saya juga menantikan perkembangan penguatan kolaborasi antara Public Investment Fund Saudi dengan Indonesia Investment Authority,&amp;rdquo; harap Wapres.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xOC8xLzE2MTAzNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Menanggapi hal tersebut, Dubes Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal  Amodi menjelaskan, terkait dengan investasi antara Saudi - Indonesia  sudah mempunyai komisi yang fokus di sektor tersebut. &amp;ldquo;Komisi ini bisa  ditingkatkan perannya di kemudian hari,&amp;rdquo; sambungnya.
Lebih lanjut Faisal menjanjikan bahwa ia akan mengajak para investor  meningkatkan investasi di Indonesia. Namun, ia mengingatkan perlunya  ekosistem investasi yang baik di negara ini dalam menarik investor. Ia  pun meminta Wapres memberikan dukungan yang kuat dalam hal ini.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Wakil Presiden Maruf Amin bertemu Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk RI Y.M. Faisal Abdullah H. Amodi, di Kediaman Resmi Wapres, kemarin. Dalam pertemuan tersebut, Wapres menyinggung soal investasi dari Arab ke Indonesia yang cenderung menurun selama kurun waktu 3 tahun ke belakang.
&quot;Saya mencatat investasi Saudi di Indonesia cenderung menurun selama tiga tahun terakhir, dari USD5,3 juta di 2020 menjadi USD1,7 juta di 2022,&amp;rdquo; ungkap Wapres dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/2/2023).
BACA JUGA:Wapres Ajak Arab Saudi Investasi di IKN

Padahal menurutnya, Indonesia dan Arab memiliki kedekatan dari sisi hubungan dagang. Bahkan Arab menjadi mitra dagang terbesar Indonesia di kawasan Timur Tengah. Perdagangan kedua negara naik 35,3% di tahun 2022, mencapai USD7,51 miliar.
&quot;Saya harap kita bisa lakukan upaya-upaya untuk meningkatkan investasi Saudi di Indonesia,&amp;rdquo; sambung Wapres.
BACA JUGA:Ingat! Okevote Akan Ditutup Besok, Segera Isi dan Dukung Capres-Cawapres Pilihanmu di Sini

Pada kesempatan tersebut, Wapres juga sekaligus menawari potensi investasi yang ada di IKN (Ibu Kota Nusantara). Sebab mega proyek tersebut membutuhkan uang sekitar Rp600 triliun, yang mayoritasnya mengandalkan pendanaan dari investor.
&quot;Saya juga menantikan perkembangan penguatan kolaborasi antara Public Investment Fund Saudi dengan Indonesia Investment Authority,&amp;rdquo; harap Wapres.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xOC8xLzE2MTAzNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Menanggapi hal tersebut, Dubes Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal  Amodi menjelaskan, terkait dengan investasi antara Saudi - Indonesia  sudah mempunyai komisi yang fokus di sektor tersebut. &amp;ldquo;Komisi ini bisa  ditingkatkan perannya di kemudian hari,&amp;rdquo; sambungnya.
Lebih lanjut Faisal menjanjikan bahwa ia akan mengajak para investor  meningkatkan investasi di Indonesia. Namun, ia mengingatkan perlunya  ekosistem investasi yang baik di negara ini dalam menarik investor. Ia  pun meminta Wapres memberikan dukungan yang kuat dalam hal ini.</content:encoded></item></channel></rss>
