<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir: Jangan Kaget jika Impor BBM Naik 3 Kali Lipat</title><description>Erick Thohir memperkirakkan impor minyak mentah semakin bertambah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/28/320/2772977/erick-thohir-jangan-kaget-jika-impor-bbm-naik-3-kali-lipat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/28/320/2772977/erick-thohir-jangan-kaget-jika-impor-bbm-naik-3-kali-lipat"/><item><title>Erick Thohir: Jangan Kaget jika Impor BBM Naik 3 Kali Lipat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/28/320/2772977/erick-thohir-jangan-kaget-jika-impor-bbm-naik-3-kali-lipat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/28/320/2772977/erick-thohir-jangan-kaget-jika-impor-bbm-naik-3-kali-lipat</guid><pubDate>Selasa 28 Februari 2023 18:54 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/28/320/2772977/erick-thohir-jangan-kaget-jika-impor-bbm-naik-3-kali-lipat-6dheSoIE68.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Impor BBM (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/28/320/2772977/erick-thohir-jangan-kaget-jika-impor-bbm-naik-3-kali-lipat-6dheSoIE68.jpg</image><title>Impor BBM (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memperkirakkan impor minyak mentah semakin bertambah. Di mana akan naik tiga kali lipat dari kapasitas impor saat ini.
Kenaikan impor minyak mentah sejalan dengan upaya pemerintah memperluas bisnis industri petrokimia (petrochemical) di dalam negeri. Turunan petrokimia digunakan di sektor farmasi untuk pembuatan obat-obatan hingga industri pakaian. Adapun bahan baku utama petrokimia berupa minyak bumi dan gas.
BACA JUGA:Erick Thohir Minta Menperin Restui Impor 10 Kereta KRL Bekas Asal Jepang
&quot;Dengan meningkatnya industri obat-obatan, industri pakaian, jangan kaget kalau impor BBM kita bisa double dan triple dari hari ini. Siap enggak? Belum tentu,&quot; ujar Erick Thohir dalam Economic Outlook 2023 di St Regis Hotel, Jakarta Selatan, Selasa (28/2/2023).



Erick menyatakan bahwa penggunaan kendaraan listrik di dalam negeri juga tidak serta merta mengurangi impor minyak mentah. Menurutnya, Pertamina tetap melakukan impor hingga meningkatkan produksi minyak bumi dan gas untuk kepentingan industri petrokimia di dalam negeri.
Bahkan, pemerintah akan mengalihkan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) yang tadinya digunakan untuk kendaraan roda empat dan dua menjadi bahan baku dalam industri petrokimia.
BACA JUGA:BASF Jadi Investasi Baterai Kendaraan Listrik di RI? Ini Kata Erick Thohir
&quot;Ketika banyak mobil listrik, motor listrik, banyak juga pembangunan yang lainnya, ada power-nya, ada mobil listriknya, jadi kan kita harapan apa pengurangan impor BBM, salah. Kenapa tidak dikurangi?  Karena apa, tadinya konsumsi yang kita pakai di mobil, motor, dll, itu nanti shifting ke petrochemical,&quot; katanya.Dia memperkirakan penggunaan bahan bakar berbasis fosil untuk konsumsi kendaraan dan rumah tangga menjadi berkurang hingga 50%, lantaran masifikasi penggunaan kendaraan listrik. Pengurangan itupun dialihkan ke industri petrokimia.
&quot;Artinya produksi minyak tidak boleh turun, paling tidak harus stabil. Kalau nanti kebutuhan motor mobil dll, rumah listrik dan segala berkurang 50%, tapi petrochemical naik. Kita ada hasilnya, dan itu untuk meningkatkan produksi kita,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memperkirakkan impor minyak mentah semakin bertambah. Di mana akan naik tiga kali lipat dari kapasitas impor saat ini.
Kenaikan impor minyak mentah sejalan dengan upaya pemerintah memperluas bisnis industri petrokimia (petrochemical) di dalam negeri. Turunan petrokimia digunakan di sektor farmasi untuk pembuatan obat-obatan hingga industri pakaian. Adapun bahan baku utama petrokimia berupa minyak bumi dan gas.
BACA JUGA:Erick Thohir Minta Menperin Restui Impor 10 Kereta KRL Bekas Asal Jepang
&quot;Dengan meningkatnya industri obat-obatan, industri pakaian, jangan kaget kalau impor BBM kita bisa double dan triple dari hari ini. Siap enggak? Belum tentu,&quot; ujar Erick Thohir dalam Economic Outlook 2023 di St Regis Hotel, Jakarta Selatan, Selasa (28/2/2023).



Erick menyatakan bahwa penggunaan kendaraan listrik di dalam negeri juga tidak serta merta mengurangi impor minyak mentah. Menurutnya, Pertamina tetap melakukan impor hingga meningkatkan produksi minyak bumi dan gas untuk kepentingan industri petrokimia di dalam negeri.
Bahkan, pemerintah akan mengalihkan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) yang tadinya digunakan untuk kendaraan roda empat dan dua menjadi bahan baku dalam industri petrokimia.
BACA JUGA:BASF Jadi Investasi Baterai Kendaraan Listrik di RI? Ini Kata Erick Thohir
&quot;Ketika banyak mobil listrik, motor listrik, banyak juga pembangunan yang lainnya, ada power-nya, ada mobil listriknya, jadi kan kita harapan apa pengurangan impor BBM, salah. Kenapa tidak dikurangi?  Karena apa, tadinya konsumsi yang kita pakai di mobil, motor, dll, itu nanti shifting ke petrochemical,&quot; katanya.Dia memperkirakan penggunaan bahan bakar berbasis fosil untuk konsumsi kendaraan dan rumah tangga menjadi berkurang hingga 50%, lantaran masifikasi penggunaan kendaraan listrik. Pengurangan itupun dialihkan ke industri petrokimia.
&quot;Artinya produksi minyak tidak boleh turun, paling tidak harus stabil. Kalau nanti kebutuhan motor mobil dll, rumah listrik dan segala berkurang 50%, tapi petrochemical naik. Kita ada hasilnya, dan itu untuk meningkatkan produksi kita,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
