<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pelat Timah (NIKL) Raup Laba Rp108,69 Miliar Sepanjang 2022</title><description>PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) meraup laba sebesar USD7,12 juta atau setara Rp108,69 miliar sepanjang 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/01/278/2773430/pelat-timah-nikl-raup-laba-rp108-69-miliar-sepanjang-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/01/278/2773430/pelat-timah-nikl-raup-laba-rp108-69-miliar-sepanjang-2022"/><item><title>Pelat Timah (NIKL) Raup Laba Rp108,69 Miliar Sepanjang 2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/01/278/2773430/pelat-timah-nikl-raup-laba-rp108-69-miliar-sepanjang-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/01/278/2773430/pelat-timah-nikl-raup-laba-rp108-69-miliar-sepanjang-2022</guid><pubDate>Rabu 01 Maret 2023 15:01 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/01/278/2773430/pelat-timah-nikl-raup-laba-rp108-69-miliar-sepanjang-2022-WdpDDPKboE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">NIKL raup laba sepanjang 2022 (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/01/278/2773430/pelat-timah-nikl-raup-laba-rp108-69-miliar-sepanjang-2022-WdpDDPKboE.jpg</image><title>NIKL raup laba sepanjang 2022 (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) meraup laba sebesar USD7,12 juta atau setara Rp108,69 miliar sepanjang 2022. Laba tersebut naik 21,56% dari tahun sebelumnya yang sebesar USD5,86 juta.
BACA JUGA:Jualan Minyak Goreng, Emiten Grup Salim (SIMP) Kantongi Laba Rp1,19 Triliun di 2022

Sejalan dengan laba, penjualan NIKL juga tercatat naik sebesar 21,16% menjadi USD255,34 juta atau Rp3,89 triliun, dari sebelumnya sebesar USD210,73 juta. Secara rinci, penjualan coil tercatat sebesar USD171,75 juta dan penjualan sheet sebesar USD85,59 juta.
BACA JUGA:9 Aksi Emiten Hari Ini di Awal Maret 2023

Dari sisi pengeluaran, beban pokok penjualan perseroan tercatat sebesar USD235,75 juta atau Rp3,59 triliun. Adapun, beban administrasi perseroan sebesar USD3,35 juta atau Rp51,23 miliar, serta beban penjualan dan distribusi tercatat sebesar USD3,13 juta atau Rp47,86 miliar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Per akhir Desember 2022, total nilai aset NIKL tumbuh 4,59% menjadi  USD196,37 juta atau Rp2,99 triliun, dari posisi akhir tahun 2021 yang  sebesar USD187,75 juta. Sementara itu, liabilitas perseroan tercatat  sebesar USD136,47 juta dan ekuitas sebesar USD59,90 juta.
Mengutip laman perseroan, Timah Pelat Nusantara merupakan perusahaan  pertama di Indonesia yang memproduksi tinplate berkualitas tinggi dengan  standar internasional. Didirikan pada 1982 silam, kini pemegang saham  mayoritas NIKL merupakan konsorsium Jepang yang terdiri dari Nippon  Steel Corporation, Mitsui Co. Ltd., Nippon Steel Trading Corporation dan  Metal One.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) meraup laba sebesar USD7,12 juta atau setara Rp108,69 miliar sepanjang 2022. Laba tersebut naik 21,56% dari tahun sebelumnya yang sebesar USD5,86 juta.
BACA JUGA:Jualan Minyak Goreng, Emiten Grup Salim (SIMP) Kantongi Laba Rp1,19 Triliun di 2022

Sejalan dengan laba, penjualan NIKL juga tercatat naik sebesar 21,16% menjadi USD255,34 juta atau Rp3,89 triliun, dari sebelumnya sebesar USD210,73 juta. Secara rinci, penjualan coil tercatat sebesar USD171,75 juta dan penjualan sheet sebesar USD85,59 juta.
BACA JUGA:9 Aksi Emiten Hari Ini di Awal Maret 2023

Dari sisi pengeluaran, beban pokok penjualan perseroan tercatat sebesar USD235,75 juta atau Rp3,59 triliun. Adapun, beban administrasi perseroan sebesar USD3,35 juta atau Rp51,23 miliar, serta beban penjualan dan distribusi tercatat sebesar USD3,13 juta atau Rp47,86 miliar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Per akhir Desember 2022, total nilai aset NIKL tumbuh 4,59% menjadi  USD196,37 juta atau Rp2,99 triliun, dari posisi akhir tahun 2021 yang  sebesar USD187,75 juta. Sementara itu, liabilitas perseroan tercatat  sebesar USD136,47 juta dan ekuitas sebesar USD59,90 juta.
Mengutip laman perseroan, Timah Pelat Nusantara merupakan perusahaan  pertama di Indonesia yang memproduksi tinplate berkualitas tinggi dengan  standar internasional. Didirikan pada 1982 silam, kini pemegang saham  mayoritas NIKL merupakan konsorsium Jepang yang terdiri dari Nippon  Steel Corporation, Mitsui Co. Ltd., Nippon Steel Trading Corporation dan  Metal One.</content:encoded></item></channel></rss>
