<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Elon Musk dan Tesla Digugat Pemegang Saham, Ada Apa?</title><description>Tesla Inc dan CEO Elon Musk digugat oleh pemegang saham.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/01/320/2773380/elon-musk-dan-tesla-digugat-pemegang-saham-ada-apa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/01/320/2773380/elon-musk-dan-tesla-digugat-pemegang-saham-ada-apa"/><item><title>Elon Musk dan Tesla Digugat Pemegang Saham, Ada Apa?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/01/320/2773380/elon-musk-dan-tesla-digugat-pemegang-saham-ada-apa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/01/320/2773380/elon-musk-dan-tesla-digugat-pemegang-saham-ada-apa</guid><pubDate>Rabu 01 Maret 2023 14:07 WIB</pubDate><dc:creator>Dovana Hasiana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/01/320/2773380/elon-musk-dan-tesla-digugat-pemegang-saham-ada-apa-yZzHXHYHyR.png" expression="full" type="image/jpeg">Elon Musk dan Tesla digugat pemegang saham (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/01/320/2773380/elon-musk-dan-tesla-digugat-pemegang-saham-ada-apa-yZzHXHYHyR.png</image><title>Elon Musk dan Tesla digugat pemegang saham (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Tesla Inc dan CEO Elon Musk digugat oleh pemegang saham. Para pemegang saham menggugat mengenai klaim keselamatan kemudi otonom atau teknologi autopilot (full self-driving).
Gugatan diajukan dalam class action pengadilan Federal San Fransisco. Dalam gugatan tersebut, para pemegang saham menduga Elon Musk dan Tesla melebih-lebihkan keefektifan dan keamanan teknologi autopilot tersebut.
BACA JUGA:Elon Musk Kembali Jadi Orang Terkaya di Dunia, Miliki Harta Rp2.840 Triliun!

&amp;ldquo;Tesla telah menipu kami selama empat tahun dengan pernyataan palsu dan menyesatkan yang menyembunyikan bagaimana teknologinya, yang dicurigai sebagai kemungkinan penyebab beberapa kecelakaan fatal dan menciptakan risiko kecelakaan serta cedera yang serius,&amp;rdquo; ujar para penggugat, dilansir Reuters, Rabu (1/3/2023).
BACA JUGA:Harta Kekayaan Rafael Alun Meroket dalam 10 Tahun, Fantastis! Eselon III Punya Rp56 Miliar

Para pemegang saham mengatakan, harga saham Tesla jatuh beberapa kali setelah kebenaran itu terungkap, termasuk pasca penyelidikan yang dilakukan National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), dan adanya laporan bahwa Securities and Exchange Commission (SEC) juga menyelidiki klaim Autopilot dari Musk.
Untuk diketahui, NHTSA memaksa penarikan lebih dari 362.000 mobil Tesla yang dilengkapi dengan teknologi autopilot setelah penyelidikannya karena mereka mempertanyakan keselamatan teknologi tersebut dan menduga teknologi tersebut bisa berbahaya di persimpangan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yMS80LzE1OTIxNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Harga saham Tesla pun jatuh 5,7% di hari yang sama sebagai buntut  dari penyelidikan dan penarikan tersebut. Tesla pun menyetujui penarikan  mobilnya, namun menolak hasil analisis dari penyelidikan NHTSA.
&quot;Tindakan salah dan kelalaian tergugat, serta penurunan drastis nilai  pasar saham perusahaan, telah merugikan penggugat dan anggota kelas  lainnya,&quot; ujar penggugat dalam gugatannya,
Tuntutan ini dipimpin oleh pemegang saham Thomas Lamontagne. Dalam  gugatannya, mereka menuntut ganti rugi yang tidak ditentukan jumlahnya  bagi pemegang saham Tesla dari 19 Februari 2019 hingga 17 Februari 2023.  CFO Zachary Kirkhorn dan pendahulunya, Deepak Ahuja, juga termasuk ke  dalam para terdakwa.
Harga saham Tesla pada Senin lalu ditutup naik 10,75 dolar AS atau  5,5%, menjadi 207,63 dolar AS per lembar, tetapi saham tersebut telah  kehilangan sekitar setengah nilainya sejak puncaknya pada November 2021.
Musk, orang terkaya kedua di dunia, diharapkan akan hadir pada acara  investor Tesla pada 1 Maret untuk mempromosikan kemampuan kecerdasan  buatan perusahaan dan rencana untuk memperluas jajaran kendaraannya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Tesla Inc dan CEO Elon Musk digugat oleh pemegang saham. Para pemegang saham menggugat mengenai klaim keselamatan kemudi otonom atau teknologi autopilot (full self-driving).
Gugatan diajukan dalam class action pengadilan Federal San Fransisco. Dalam gugatan tersebut, para pemegang saham menduga Elon Musk dan Tesla melebih-lebihkan keefektifan dan keamanan teknologi autopilot tersebut.
BACA JUGA:Elon Musk Kembali Jadi Orang Terkaya di Dunia, Miliki Harta Rp2.840 Triliun!

&amp;ldquo;Tesla telah menipu kami selama empat tahun dengan pernyataan palsu dan menyesatkan yang menyembunyikan bagaimana teknologinya, yang dicurigai sebagai kemungkinan penyebab beberapa kecelakaan fatal dan menciptakan risiko kecelakaan serta cedera yang serius,&amp;rdquo; ujar para penggugat, dilansir Reuters, Rabu (1/3/2023).
BACA JUGA:Harta Kekayaan Rafael Alun Meroket dalam 10 Tahun, Fantastis! Eselon III Punya Rp56 Miliar

Para pemegang saham mengatakan, harga saham Tesla jatuh beberapa kali setelah kebenaran itu terungkap, termasuk pasca penyelidikan yang dilakukan National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), dan adanya laporan bahwa Securities and Exchange Commission (SEC) juga menyelidiki klaim Autopilot dari Musk.
Untuk diketahui, NHTSA memaksa penarikan lebih dari 362.000 mobil Tesla yang dilengkapi dengan teknologi autopilot setelah penyelidikannya karena mereka mempertanyakan keselamatan teknologi tersebut dan menduga teknologi tersebut bisa berbahaya di persimpangan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yMS80LzE1OTIxNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Harga saham Tesla pun jatuh 5,7% di hari yang sama sebagai buntut  dari penyelidikan dan penarikan tersebut. Tesla pun menyetujui penarikan  mobilnya, namun menolak hasil analisis dari penyelidikan NHTSA.
&quot;Tindakan salah dan kelalaian tergugat, serta penurunan drastis nilai  pasar saham perusahaan, telah merugikan penggugat dan anggota kelas  lainnya,&quot; ujar penggugat dalam gugatannya,
Tuntutan ini dipimpin oleh pemegang saham Thomas Lamontagne. Dalam  gugatannya, mereka menuntut ganti rugi yang tidak ditentukan jumlahnya  bagi pemegang saham Tesla dari 19 Februari 2019 hingga 17 Februari 2023.  CFO Zachary Kirkhorn dan pendahulunya, Deepak Ahuja, juga termasuk ke  dalam para terdakwa.
Harga saham Tesla pada Senin lalu ditutup naik 10,75 dolar AS atau  5,5%, menjadi 207,63 dolar AS per lembar, tetapi saham tersebut telah  kehilangan sekitar setengah nilainya sejak puncaknya pada November 2021.
Musk, orang terkaya kedua di dunia, diharapkan akan hadir pada acara  investor Tesla pada 1 Maret untuk mempromosikan kemampuan kecerdasan  buatan perusahaan dan rencana untuk memperluas jajaran kendaraannya.</content:encoded></item></channel></rss>
