<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Adhi Karya Raih Pembayaran Rp17,2 Triliun Proyek LRT Jabodebek</title><description>ADHI menerima pembayaran sebesar Rp17,2 triliun dari proyek Light Rail Transportation (LRT) Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jabodebek).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/01/320/2773607/adhi-karya-raih-pembayaran-rp17-2-triliun-proyek-lrt-jabodebek</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/01/320/2773607/adhi-karya-raih-pembayaran-rp17-2-triliun-proyek-lrt-jabodebek"/><item><title>Adhi Karya Raih Pembayaran Rp17,2 Triliun Proyek LRT Jabodebek</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/01/320/2773607/adhi-karya-raih-pembayaran-rp17-2-triliun-proyek-lrt-jabodebek</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/01/320/2773607/adhi-karya-raih-pembayaran-rp17-2-triliun-proyek-lrt-jabodebek</guid><pubDate>Rabu 01 Maret 2023 18:04 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/01/320/2773607/adhi-karya-raih-pembayaran-rp17-2-triliun-proyek-lrt-jabodebek-67xxDIctO1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">LRT Jabodebek (Foto: Okezone0</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/01/320/2773607/adhi-karya-raih-pembayaran-rp17-2-triliun-proyek-lrt-jabodebek-67xxDIctO1.jpg</image><title>LRT Jabodebek (Foto: Okezone0</title></images><description>JAKARTA - PT Adhi Karya Tbk, (ADHI) menerima pembayaran sebesar Rp17,2 triliun dari proyek Light Rail Transportation (LRT) Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi (Jabodebek). Di mana total nilai kontrak proyek transportasi massal ini mencapai Rp23,3 triliun.
Direktur Utama Adhi Karya, Entus Asnawi Mukhson, mengatakan pembayaran termin menyusul adanya progres pembangunan LRT Jabodebek hingga saat ini mencapai 95%.
BACA JUGA:LRT Jakarta Raup Laba Rp8 Miliar di 2022, Naik 128%

&quot;Sekarang ini dari Rp23,3 triliun, kita sudah terima Rp17,2 triliun, alhamdulillah, jadi cukup lancar,&quot; ujar Entus dalam gelaran gelaran ADHI Expo, Rabu (1/3/2023).
Emiten konstruksi pelat merah ini, pada 2021 lalu, sudah menerima pembayaran termin sebesar Rp13,3 triliun. Artinya, hingga 2023 ini ada tambahan pembayaran kurang lebih Rp 4 triliun, jadi total uang yang diterima ADHI mencapai Rp17,2 triliun
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wMS80LzE2MzU0Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Adapun total kontrak LRT Jabodebek mencapai Rp23,3 triliun, sebanyak Rp4,2 triliun merupakan pembayarannya dengan skema turn key. Di mana, pembayaran akan diterima Adhi Karya ketika proyek telah rampung.
BACA JUGA:Uji Coba LRT Jabodebek, Wamen BUMN: Juli Beroperasi Penuh

&quot;Kan dulu kita kan ada Rp4,2 triliun yang menjadi diver payment pembayarannya, selama 15-20 tahun waktu itu, kami ubah. Sehingga pada saat kita menyelesaikan PHO (serah terima sementara pekerjaan) ini, Insya Allah kita menerima pembayaran yang sisanya ini,&quot; kata dia.Di lain sisi, total piutang Adhi Karya mencapai Rp18 triliun. Sebagian dari jumlah tersebut merupakan utang sejumlah BUMN. Adapun BUMN yang dimaksud adalah PT Hutama Karya (Persero), PT KAI (Persero), PT Angkasa Pura I (Persero), dan PT Angkasa Pura II (Persero).
Untuk utang KAI berasal dari pengerjaan proyek LRT Jabodebek. Jumlahnya mencapai Rp4,2 triliun dan dibayar melalui skema turn key oleh KAI.
&quot;LRT (Jabodebek), LRT dari Rp23,3 triliun pekerjaan kami di prasarana, ini Rp4,2 triliun ini pembayarannya turnkey pembayarannya KAI,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Adhi Karya Tbk, (ADHI) menerima pembayaran sebesar Rp17,2 triliun dari proyek Light Rail Transportation (LRT) Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi (Jabodebek). Di mana total nilai kontrak proyek transportasi massal ini mencapai Rp23,3 triliun.
Direktur Utama Adhi Karya, Entus Asnawi Mukhson, mengatakan pembayaran termin menyusul adanya progres pembangunan LRT Jabodebek hingga saat ini mencapai 95%.
BACA JUGA:LRT Jakarta Raup Laba Rp8 Miliar di 2022, Naik 128%

&quot;Sekarang ini dari Rp23,3 triliun, kita sudah terima Rp17,2 triliun, alhamdulillah, jadi cukup lancar,&quot; ujar Entus dalam gelaran gelaran ADHI Expo, Rabu (1/3/2023).
Emiten konstruksi pelat merah ini, pada 2021 lalu, sudah menerima pembayaran termin sebesar Rp13,3 triliun. Artinya, hingga 2023 ini ada tambahan pembayaran kurang lebih Rp 4 triliun, jadi total uang yang diterima ADHI mencapai Rp17,2 triliun
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wMS80LzE2MzU0Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Adapun total kontrak LRT Jabodebek mencapai Rp23,3 triliun, sebanyak Rp4,2 triliun merupakan pembayarannya dengan skema turn key. Di mana, pembayaran akan diterima Adhi Karya ketika proyek telah rampung.
BACA JUGA:Uji Coba LRT Jabodebek, Wamen BUMN: Juli Beroperasi Penuh

&quot;Kan dulu kita kan ada Rp4,2 triliun yang menjadi diver payment pembayarannya, selama 15-20 tahun waktu itu, kami ubah. Sehingga pada saat kita menyelesaikan PHO (serah terima sementara pekerjaan) ini, Insya Allah kita menerima pembayaran yang sisanya ini,&quot; kata dia.Di lain sisi, total piutang Adhi Karya mencapai Rp18 triliun. Sebagian dari jumlah tersebut merupakan utang sejumlah BUMN. Adapun BUMN yang dimaksud adalah PT Hutama Karya (Persero), PT KAI (Persero), PT Angkasa Pura I (Persero), dan PT Angkasa Pura II (Persero).
Untuk utang KAI berasal dari pengerjaan proyek LRT Jabodebek. Jumlahnya mencapai Rp4,2 triliun dan dibayar melalui skema turn key oleh KAI.
&quot;LRT (Jabodebek), LRT dari Rp23,3 triliun pekerjaan kami di prasarana, ini Rp4,2 triliun ini pembayarannya turnkey pembayarannya KAI,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
