<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Jokowi: Pamer Kekuasaan dan Kekayaan di Medsos Sangat Tidak Pantas!</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai perilaku pejabat pamer kekayaan dan kekuasaan di media sosial sangat tidak pantas.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/02/320/2774128/presiden-jokowi-pamer-kekuasaan-dan-kekayaan-di-medsos-sangat-tidak-pantas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/02/320/2774128/presiden-jokowi-pamer-kekuasaan-dan-kekayaan-di-medsos-sangat-tidak-pantas"/><item><title>Presiden Jokowi: Pamer Kekuasaan dan Kekayaan di Medsos Sangat Tidak Pantas!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/02/320/2774128/presiden-jokowi-pamer-kekuasaan-dan-kekayaan-di-medsos-sangat-tidak-pantas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/02/320/2774128/presiden-jokowi-pamer-kekuasaan-dan-kekayaan-di-medsos-sangat-tidak-pantas</guid><pubDate>Kamis 02 Maret 2023 14:29 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/02/320/2774128/presiden-jokowi-pamer-kekuasaan-dan-kekayaan-di-medsos-sangat-tidak-pantas-EZLlbItcvb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi sebut perilaku pamer kekayaan tidak pantas (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/02/320/2774128/presiden-jokowi-pamer-kekuasaan-dan-kekayaan-di-medsos-sangat-tidak-pantas-EZLlbItcvb.jpg</image><title>Jokowi sebut perilaku pamer kekayaan tidak pantas (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai perilaku pejabat pamer kekayaan dan kekuasaan di media sosial sangat tidak pantas. Dia meminta kepada para menterinya dan pejabat kementerian lembaga agar tidak pamer kekuasaan dan kekayaan.
Pernyataan Jokowi ini menanggapi berlimpahnya harta mantan Pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Rafael Alun Trisambodo dan mantan Kepala Kantor Bea dan Cukai Yogyakarta Eko Darmanto. Keduanya kerap memamerkan hartanya di media sosial.
BACA JUGA:5 Fakta Rafael Alun Trisambodo Diperiksa KPK, Ternyata Punya Saham hingga Geng Pajak

&quot;Sekali lagi saya ingin tekankan jangan, supaya ditekankan kepada kita, kepada bawahan kita jangan pamer kekuasaan, jangan pamer kekayaan. Apalagi sampai di pajang pajang di IG, di media sosial itu sebuah, kalau aparat birokrasi sangat sangat tidak pantas,&quot; tegas Jokowi dalam arahannya pada sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Kamis (2/3/2023).
Sebelumnya, Jokowi mengaku memantau perkembangan Rafael dan Eko dari media sosial. Hal tersebut menurut Jokowi sangat berkaitan dengan reformasi birokrasi terkait pelayanan masyarakat.
BACA JUGA:Rafael Alun Punya Saham di 6 Perusahaan, KPK Colek BEI

&quot;Dari komentar-komentar yang saya baca baik di lapangan maupun di kementerian, di media sosial karena peristiwa di pajak dan di bawa cukai,&quot; kata Jokowi.
Jokowi mengaku ikut kecewa dengan tingkah laku dari Rafael dan Eko yang dinilai bergaya hidup hedonis.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wMS8xLzE2MzU5MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Saya tahu betul mengikuti kekecewaan masyarakat terhadap aparat  kita, aparat pemerintah. Dan hati-hati tidak hanya urusan pajak dan bea  cukai ada kepolisian dan juga aparat hukum lainnya terhadap birokrasi  yang lainnya,&quot; kata Jokowi.
&quot;Dan kalau seperti itu ya kalau menurut saya pantas rakyat kecewa.  Karena pelayanannya dianggap tidak baik kemudian aparatnya perilakunya  jumawa dan pamer kuasa kemudian pamer kekuatan pamer kekayaan hedonis,&quot;  tambahnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai perilaku pejabat pamer kekayaan dan kekuasaan di media sosial sangat tidak pantas. Dia meminta kepada para menterinya dan pejabat kementerian lembaga agar tidak pamer kekuasaan dan kekayaan.
Pernyataan Jokowi ini menanggapi berlimpahnya harta mantan Pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Rafael Alun Trisambodo dan mantan Kepala Kantor Bea dan Cukai Yogyakarta Eko Darmanto. Keduanya kerap memamerkan hartanya di media sosial.
BACA JUGA:5 Fakta Rafael Alun Trisambodo Diperiksa KPK, Ternyata Punya Saham hingga Geng Pajak

&quot;Sekali lagi saya ingin tekankan jangan, supaya ditekankan kepada kita, kepada bawahan kita jangan pamer kekuasaan, jangan pamer kekayaan. Apalagi sampai di pajang pajang di IG, di media sosial itu sebuah, kalau aparat birokrasi sangat sangat tidak pantas,&quot; tegas Jokowi dalam arahannya pada sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Kamis (2/3/2023).
Sebelumnya, Jokowi mengaku memantau perkembangan Rafael dan Eko dari media sosial. Hal tersebut menurut Jokowi sangat berkaitan dengan reformasi birokrasi terkait pelayanan masyarakat.
BACA JUGA:Rafael Alun Punya Saham di 6 Perusahaan, KPK Colek BEI

&quot;Dari komentar-komentar yang saya baca baik di lapangan maupun di kementerian, di media sosial karena peristiwa di pajak dan di bawa cukai,&quot; kata Jokowi.
Jokowi mengaku ikut kecewa dengan tingkah laku dari Rafael dan Eko yang dinilai bergaya hidup hedonis.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wMS8xLzE2MzU5MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Saya tahu betul mengikuti kekecewaan masyarakat terhadap aparat  kita, aparat pemerintah. Dan hati-hati tidak hanya urusan pajak dan bea  cukai ada kepolisian dan juga aparat hukum lainnya terhadap birokrasi  yang lainnya,&quot; kata Jokowi.
&quot;Dan kalau seperti itu ya kalau menurut saya pantas rakyat kecewa.  Karena pelayanannya dianggap tidak baik kemudian aparatnya perilakunya  jumawa dan pamer kuasa kemudian pamer kekuatan pamer kekayaan hedonis,&quot;  tambahnya.</content:encoded></item></channel></rss>
