<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sari Roti (ROTI), Emiten Milik Anthony Salim Raih Laba Rp432 Miliar di 2022</title><description>Sari Roti capai kinerja keuangan sepanjang tahun 2022 yang tumbuh positif.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/03/278/2774674/sari-roti-roti-emiten-milik-anthony-salim-raih-laba-rp432-miliar-di-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/03/278/2774674/sari-roti-roti-emiten-milik-anthony-salim-raih-laba-rp432-miliar-di-2022"/><item><title>Sari Roti (ROTI), Emiten Milik Anthony Salim Raih Laba Rp432 Miliar di 2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/03/278/2774674/sari-roti-roti-emiten-milik-anthony-salim-raih-laba-rp432-miliar-di-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/03/278/2774674/sari-roti-roti-emiten-milik-anthony-salim-raih-laba-rp432-miliar-di-2022</guid><pubDate>Jum'at 03 Maret 2023 12:02 WIB</pubDate><dc:creator>Safina Asha Jamna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/03/278/2774674/sari-roti-roti-emiten-milik-anthony-salim-raih-laba-rp432-miliar-di-2022-IYBGGD0oWX.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Laba Sari Roti (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/03/278/2774674/sari-roti-roti-emiten-milik-anthony-salim-raih-laba-rp432-miliar-di-2022-IYBGGD0oWX.jfif</image><title>Laba Sari Roti (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) atau Sari Roti capai kinerja keuangan sepanjang tahun 2022 yang tumbuh positif. Emiten milik Anthony Salim mengalami kenaikan laba bersih sebesar 52,4% menjadi Rp432 miliar pada 2022, dibandingkan periode yang sama tahun 2021 lalu.
Direktur ROTI Ida Aulia mengatakan bahwa kinerja positif ini didorong oleh pertumbuhan penjualan seluruh kanal, baik modern maupun tradisional, bersamaan perbaikan profitabilitas.
BACA JUGA:Nusantara Sawit Sejahtera (NSSS) Bakal IPO, Pasang Harga Rp127/Saham

Selain itu, peningkatan penjualan perseroan sebagai bentuk keberhasilan dari perluasan bisnis atau ekspansi perseroan pada wilayah operasional Barat dan Timur.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wMi80LzE2MzYxMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Penjualan baik pada kanal modern maupun tradisional serta perbaikan profitabilitas sepanjang tahun 2022,&amp;rdquo; ujarnya dikutip Harian Neraca, Jumat (3/3/2023).
Selama 2022, perseroan berhasil membukukan penjualan sebesar Rp 3,9 triliun atau bertumbuh 19,7% dari tahun 2021. Wilayah penjualan Barat dan Timur membukukan peningkatan luar biasa 22,5% dibandingkan tahun sebelumnya menjadi Rp1.74 triliun atau berkontribusi 44,3% terhadap penjualan nasional.
BACA JUGA:Melantai di Bursa Hari ini, Harga Saham Berdikari Pondasi Perkasa (BDKR) Dibuka Naik 10,00%

Kemudian, wilayah tengah masih tetap sebagai kontributor utama dengan penjualan Rp 2.19 triliun atau bertumbuh 17,5% secara tahunan.Pertumbuhan ini mampu diraih perseroan di tengah kenaikan harga bahan baku terutama tepung terigu yang sebelumnya menekan margin laba kotor dari ROTI.
&amp;ldquo;Namun demikian secara konsisten perusahaan mampu meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional,&amp;rdquo; ujarnya.
Lebih lanjut, total aset produsen Sari Roti ini hingga akhir Desember 2021 sebesar Rp 4,13 triliun yang terdiri atas aset lancar Rp 1,28 triliun dan aset tidak lancar Rp 2,84 triliun. Sedangkan pos liabilitas berjumlah Rp 1,44 triliun. Sebelumnya perseroan menyampaikan optimism penjualan di 2022 bakal tumbuh 15% seiring dengan pencapaian positif di semester pertama 2022.
Di mana untuk menjaga kinerja positif tersebut, perseroan telah menyiapkan berbagai strategi utama yakni, memperkuat penjualan kanal tradisional dengan berfokus pada area perumahan dan pemukiman. Perseroan juga akan mempererat kerja sama dengan distributor dan agen.
Selain pada kanal tradisional, ROTI juga akan memperkuat penjualan di kanal modern dengan menyesuaikan dinamika perilaku belanja konsumen, juga meningkatkan strategi promosi.
Upaya yang juga dilakukan perseroan yakni, dengan meningkatkan ketersediaan serta sebaran produk, utamanya pada kategori produk Sari Kue. Tim riset RHB Sekuritas menyebutkan, bertumbuhnya bisnis perseroan juga didukung oleh pabrik roti di Banjarmasin yang mulai beroperasi penuh pada akhir 2021.
Diharapkan distribusi produk yang lebih besar dapat terus mendukung pertumbuhan anorganik perseroan ke pasar baru. Perseroan juga melanjutkan ekspansi di Kalimantan dan Sumatera serta penyelesaian pabrik Pekanbaru pada akhir 2022.
Secara total, Nippon Indosari memiliki 15 pabrik (termasuk Pekanbaru), sehingga total kapasitas tahunan perseroan mencapai 5,7 juta unit. Manajemen Nippon Indosari meyakini hal tersebut akan cukup untuk mendukung pertumbuhan penjualan hingga 2025.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) atau Sari Roti capai kinerja keuangan sepanjang tahun 2022 yang tumbuh positif. Emiten milik Anthony Salim mengalami kenaikan laba bersih sebesar 52,4% menjadi Rp432 miliar pada 2022, dibandingkan periode yang sama tahun 2021 lalu.
Direktur ROTI Ida Aulia mengatakan bahwa kinerja positif ini didorong oleh pertumbuhan penjualan seluruh kanal, baik modern maupun tradisional, bersamaan perbaikan profitabilitas.
BACA JUGA:Nusantara Sawit Sejahtera (NSSS) Bakal IPO, Pasang Harga Rp127/Saham

Selain itu, peningkatan penjualan perseroan sebagai bentuk keberhasilan dari perluasan bisnis atau ekspansi perseroan pada wilayah operasional Barat dan Timur.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wMi80LzE2MzYxMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Penjualan baik pada kanal modern maupun tradisional serta perbaikan profitabilitas sepanjang tahun 2022,&amp;rdquo; ujarnya dikutip Harian Neraca, Jumat (3/3/2023).
Selama 2022, perseroan berhasil membukukan penjualan sebesar Rp 3,9 triliun atau bertumbuh 19,7% dari tahun 2021. Wilayah penjualan Barat dan Timur membukukan peningkatan luar biasa 22,5% dibandingkan tahun sebelumnya menjadi Rp1.74 triliun atau berkontribusi 44,3% terhadap penjualan nasional.
BACA JUGA:Melantai di Bursa Hari ini, Harga Saham Berdikari Pondasi Perkasa (BDKR) Dibuka Naik 10,00%

Kemudian, wilayah tengah masih tetap sebagai kontributor utama dengan penjualan Rp 2.19 triliun atau bertumbuh 17,5% secara tahunan.Pertumbuhan ini mampu diraih perseroan di tengah kenaikan harga bahan baku terutama tepung terigu yang sebelumnya menekan margin laba kotor dari ROTI.
&amp;ldquo;Namun demikian secara konsisten perusahaan mampu meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional,&amp;rdquo; ujarnya.
Lebih lanjut, total aset produsen Sari Roti ini hingga akhir Desember 2021 sebesar Rp 4,13 triliun yang terdiri atas aset lancar Rp 1,28 triliun dan aset tidak lancar Rp 2,84 triliun. Sedangkan pos liabilitas berjumlah Rp 1,44 triliun. Sebelumnya perseroan menyampaikan optimism penjualan di 2022 bakal tumbuh 15% seiring dengan pencapaian positif di semester pertama 2022.
Di mana untuk menjaga kinerja positif tersebut, perseroan telah menyiapkan berbagai strategi utama yakni, memperkuat penjualan kanal tradisional dengan berfokus pada area perumahan dan pemukiman. Perseroan juga akan mempererat kerja sama dengan distributor dan agen.
Selain pada kanal tradisional, ROTI juga akan memperkuat penjualan di kanal modern dengan menyesuaikan dinamika perilaku belanja konsumen, juga meningkatkan strategi promosi.
Upaya yang juga dilakukan perseroan yakni, dengan meningkatkan ketersediaan serta sebaran produk, utamanya pada kategori produk Sari Kue. Tim riset RHB Sekuritas menyebutkan, bertumbuhnya bisnis perseroan juga didukung oleh pabrik roti di Banjarmasin yang mulai beroperasi penuh pada akhir 2021.
Diharapkan distribusi produk yang lebih besar dapat terus mendukung pertumbuhan anorganik perseroan ke pasar baru. Perseroan juga melanjutkan ekspansi di Kalimantan dan Sumatera serta penyelesaian pabrik Pekanbaru pada akhir 2022.
Secara total, Nippon Indosari memiliki 15 pabrik (termasuk Pekanbaru), sehingga total kapasitas tahunan perseroan mencapai 5,7 juta unit. Manajemen Nippon Indosari meyakini hal tersebut akan cukup untuk mendukung pertumbuhan penjualan hingga 2025.</content:encoded></item></channel></rss>
