<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir: BUMN dalam Fase Pengembangan Bukan Lagi Penyehatan</title><description>Mayoritas Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sudah berada pada fase pengembangan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/03/320/2774664/erick-thohir-bumn-dalam-fase-pengembangan-bukan-lagi-penyehatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/03/320/2774664/erick-thohir-bumn-dalam-fase-pengembangan-bukan-lagi-penyehatan"/><item><title>Erick Thohir: BUMN dalam Fase Pengembangan Bukan Lagi Penyehatan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/03/320/2774664/erick-thohir-bumn-dalam-fase-pengembangan-bukan-lagi-penyehatan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/03/320/2774664/erick-thohir-bumn-dalam-fase-pengembangan-bukan-lagi-penyehatan</guid><pubDate>Jum'at 03 Maret 2023 11:45 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/03/320/2774664/erick-thohir-bumn-dalam-fase-pengembangan-bukan-lagi-penyehatan-8Wrc0Z0Lg4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Kementerian BUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/03/320/2774664/erick-thohir-bumn-dalam-fase-pengembangan-bukan-lagi-penyehatan-8Wrc0Z0Lg4.jpg</image><title>Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Kementerian BUMN)</title></images><description>JAKARTA - Mayoritas Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sudah berada pada fase pengembangan.

Hanya saja, sebagian kecil lainnya berada di tahap penyehatan lantaran struktur keuangan tak kunjung membaik.


Menteri BUMN Erick Thohir mencatat utang hingga pengeluaran untuk biaya operasional perusahaan pelat merah pun mulai terkendali.

Dia memastikan BUMN bisa kembali berinvestasi lagi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:BUMN Belum Bisa Kendalikan Harga Minyak Goreng, Ini Strategi Erick Thohir

&quot;Saat ini mayoritas BUMN dalam fase pengembangan, bukan lagi di fase penyehatan. Kini utang, pengeluaran biaya-biaya mulai terkendali, dan BUMN bisa kembali berinvestasi,&quot; ungkap Erick dalam Orasi Ilmiah di Universitas Brawijaya Malang, Jumat (3/2/2023).

Dalam fase pengembangan, perseroan juga dinilai konsisten memberikan nilai kepada para pemegang saham baik pemerintah dan investor.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNC80LzE2MjY3Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Untuk dividen tahun ini, Erick optimis BUMN bisa bisa berkontribusi di kisaran lebih dari Rp60 triliun. Jumlah itu lebih tinggi dari target pemerintah Rp49,1 triliun

Sebagai agen pembangunan, lanjut Erick, BUMN tidak saja harus mendapatkan tambahan modal dari APBN atau subsidi dalam bentuk public service obligation (PSO).

Namun, BUMN harus mampu menjadi lembaga bisnis yang bisa merangkul, serta memajukan sektor swasta dan UMKM.

Dia mengaku, selama 3 tahun terakhir dirinya berupaya sungguh-sungguh untuk mewujudkan transformasi BUMN secara menyeluruh.

&quot;Harus disadari agar kita bisa mampu memainkan peran penting. BUMN harus menjadi organisasi yang sehat, tidak saja secara finansial, tetapi juga secara fundamental itu sendiri,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Mayoritas Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sudah berada pada fase pengembangan.

Hanya saja, sebagian kecil lainnya berada di tahap penyehatan lantaran struktur keuangan tak kunjung membaik.


Menteri BUMN Erick Thohir mencatat utang hingga pengeluaran untuk biaya operasional perusahaan pelat merah pun mulai terkendali.

Dia memastikan BUMN bisa kembali berinvestasi lagi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:BUMN Belum Bisa Kendalikan Harga Minyak Goreng, Ini Strategi Erick Thohir

&quot;Saat ini mayoritas BUMN dalam fase pengembangan, bukan lagi di fase penyehatan. Kini utang, pengeluaran biaya-biaya mulai terkendali, dan BUMN bisa kembali berinvestasi,&quot; ungkap Erick dalam Orasi Ilmiah di Universitas Brawijaya Malang, Jumat (3/2/2023).

Dalam fase pengembangan, perseroan juga dinilai konsisten memberikan nilai kepada para pemegang saham baik pemerintah dan investor.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNC80LzE2MjY3Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Untuk dividen tahun ini, Erick optimis BUMN bisa bisa berkontribusi di kisaran lebih dari Rp60 triliun. Jumlah itu lebih tinggi dari target pemerintah Rp49,1 triliun

Sebagai agen pembangunan, lanjut Erick, BUMN tidak saja harus mendapatkan tambahan modal dari APBN atau subsidi dalam bentuk public service obligation (PSO).

Namun, BUMN harus mampu menjadi lembaga bisnis yang bisa merangkul, serta memajukan sektor swasta dan UMKM.

Dia mengaku, selama 3 tahun terakhir dirinya berupaya sungguh-sungguh untuk mewujudkan transformasi BUMN secara menyeluruh.

&quot;Harus disadari agar kita bisa mampu memainkan peran penting. BUMN harus menjadi organisasi yang sehat, tidak saja secara finansial, tetapi juga secara fundamental itu sendiri,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
