<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soal Impor Kereta Bekas Jepang, Menko Luhut: Harus Dilakukan dalam Waktu Dekat</title><description>Polemik rencana impor kereta bekas dari Jepang oleh PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menemukan titik terang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/03/320/2774983/soal-impor-kereta-bekas-jepang-menko-luhut-harus-dilakukan-dalam-waktu-dekat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/03/320/2774983/soal-impor-kereta-bekas-jepang-menko-luhut-harus-dilakukan-dalam-waktu-dekat"/><item><title>Soal Impor Kereta Bekas Jepang, Menko Luhut: Harus Dilakukan dalam Waktu Dekat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/03/320/2774983/soal-impor-kereta-bekas-jepang-menko-luhut-harus-dilakukan-dalam-waktu-dekat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/03/320/2774983/soal-impor-kereta-bekas-jepang-menko-luhut-harus-dilakukan-dalam-waktu-dekat</guid><pubDate>Jum'at 03 Maret 2023 19:37 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/03/320/2774983/soal-impor-kereta-bekas-jepang-menko-luhut-harus-dilakukan-dalam-waktu-dekat-UfzMAHV43t.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Luhut isyaratkan izinkan impor kereta bekas Jepang (Foto:MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/03/320/2774983/soal-impor-kereta-bekas-jepang-menko-luhut-harus-dilakukan-dalam-waktu-dekat-UfzMAHV43t.jpg</image><title>Luhut isyaratkan izinkan impor kereta bekas Jepang (Foto:MPI)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Polemik rencana impor kereta bekas dari Jepang oleh PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menemukan titik terang. Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan buka suara mengenai impor KRL bekas dari Jepang yang terkendala izin Kementerian Perindustrian.
Luhut membuka peluang impor KRL bekas dari Jepang segera dilakukan dalam waktu dekat. Hal tersebut lantaran diperlukannya pengganti dari 10 rangkaian yang akan dipensiunkan pada tahun ini.

BACA JUGA:
Pembahasan Impor Kereta Bekas Masih Alot

&quot;Memang harus kita lakukan dalam waktu dekat, karena itu (menggantikan) 10 gerbong itu,&quot; kata Luhut saat ditemui di kantor Kemenko Marves, Jumat (3/3/2023).
Adapun Luhut belum dapat menjelaskan kepastian impor KRL bekas dari Jepang tersebut kapan terlaksana. Akan tetapi dia bersama dengan stakeholder terkait akan melakukan rapat terlebih dahulu untuk membahas impor KRL bekas dari Jepang.

BACA JUGA:
Polemik Impor Kereta Bekas Jepang, Menko Luhut Turun Tangan

Luhut mengatakan mengenai impor produk merupakan suatu yang harus dilakukan secara lebih hati-hati. Hal itu lantaran kata Luhut, Indonesia tidak boleh membuat kesalahan seperti sebelumnya yang mengimpor barang bekas.
&quot;KRL itu kita mau rapatkan Senin,&quot; katanya.


PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) berencana untuk mengimpor kereta  rel listrik (KRL) bekas dari Jepang sebagai pengganti 10 rangkaian KRL  yang akan dipensiunkan tahun ini dan 16 rangkain tahun 2024.
Hal tersebut dilakukan guna memenuhi tingkat kehandalan, kenyamanan  dan keselamatan yang sesuai dengan Standar Pelayanan Minimum (SPM).
Vice President Corporate Secretary KCI, Anne Purba mengatakan  keputusan pemilihan tersebut didapatkan setelah pihaknya melakukan Forum  Group Discussion (FGD) terlebih dulu dengan melibatkan para  stakeholders baik dari Kementerian, Pengamat dan komunitas pengguna  commuterline.
&quot;Hasilnya, impor kereta bukan baru memang menjadi pilihan utama untuk  menggantikan kereta-kereta yang dikonservasi,&quot; kata Anne dalam  keterangan resminya.
Akan tetapi, rencana tersebut terganjal oleh perizinan dari  Kementerian Perindustrian. Di mana penolakan tersebut dikeluarkan Dirjen  ILMATE Kementerian Perindustrian tertanggal 6 Januari 2023 yang  menyatakan bahwa berdasarkan pertimbangan teknis atas rencana impor oleh  PT KCI belum dapat ditindaklanjuti dengan pertimbangan pada fokus  Pemerintah meningkatkan produksi dalam negeri serta substitusi impor  melalui Program Peningkatan Pengguna Produk Dalam Negeri (P3DN).</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Polemik rencana impor kereta bekas dari Jepang oleh PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menemukan titik terang. Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan buka suara mengenai impor KRL bekas dari Jepang yang terkendala izin Kementerian Perindustrian.
Luhut membuka peluang impor KRL bekas dari Jepang segera dilakukan dalam waktu dekat. Hal tersebut lantaran diperlukannya pengganti dari 10 rangkaian yang akan dipensiunkan pada tahun ini.

BACA JUGA:
Pembahasan Impor Kereta Bekas Masih Alot

&quot;Memang harus kita lakukan dalam waktu dekat, karena itu (menggantikan) 10 gerbong itu,&quot; kata Luhut saat ditemui di kantor Kemenko Marves, Jumat (3/3/2023).
Adapun Luhut belum dapat menjelaskan kepastian impor KRL bekas dari Jepang tersebut kapan terlaksana. Akan tetapi dia bersama dengan stakeholder terkait akan melakukan rapat terlebih dahulu untuk membahas impor KRL bekas dari Jepang.

BACA JUGA:
Polemik Impor Kereta Bekas Jepang, Menko Luhut Turun Tangan

Luhut mengatakan mengenai impor produk merupakan suatu yang harus dilakukan secara lebih hati-hati. Hal itu lantaran kata Luhut, Indonesia tidak boleh membuat kesalahan seperti sebelumnya yang mengimpor barang bekas.
&quot;KRL itu kita mau rapatkan Senin,&quot; katanya.


PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) berencana untuk mengimpor kereta  rel listrik (KRL) bekas dari Jepang sebagai pengganti 10 rangkaian KRL  yang akan dipensiunkan tahun ini dan 16 rangkain tahun 2024.
Hal tersebut dilakukan guna memenuhi tingkat kehandalan, kenyamanan  dan keselamatan yang sesuai dengan Standar Pelayanan Minimum (SPM).
Vice President Corporate Secretary KCI, Anne Purba mengatakan  keputusan pemilihan tersebut didapatkan setelah pihaknya melakukan Forum  Group Discussion (FGD) terlebih dulu dengan melibatkan para  stakeholders baik dari Kementerian, Pengamat dan komunitas pengguna  commuterline.
&quot;Hasilnya, impor kereta bukan baru memang menjadi pilihan utama untuk  menggantikan kereta-kereta yang dikonservasi,&quot; kata Anne dalam  keterangan resminya.
Akan tetapi, rencana tersebut terganjal oleh perizinan dari  Kementerian Perindustrian. Di mana penolakan tersebut dikeluarkan Dirjen  ILMATE Kementerian Perindustrian tertanggal 6 Januari 2023 yang  menyatakan bahwa berdasarkan pertimbangan teknis atas rencana impor oleh  PT KCI belum dapat ditindaklanjuti dengan pertimbangan pada fokus  Pemerintah meningkatkan produksi dalam negeri serta substitusi impor  melalui Program Peningkatan Pengguna Produk Dalam Negeri (P3DN).</content:encoded></item></channel></rss>
