<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Siap-Siap Bansos Pangan Cair Lagi Bulan Ini</title><description>Siap-siap Bantuan Sosial (Bansos) pangan bakal cair lagi bulan ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/05/320/2775659/siap-siap-bansos-pangan-cair-lagi-bulan-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/05/320/2775659/siap-siap-bansos-pangan-cair-lagi-bulan-ini"/><item><title>Siap-Siap Bansos Pangan Cair Lagi Bulan Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/05/320/2775659/siap-siap-bansos-pangan-cair-lagi-bulan-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/05/320/2775659/siap-siap-bansos-pangan-cair-lagi-bulan-ini</guid><pubDate>Minggu 05 Maret 2023 12:56 WIB</pubDate><dc:creator>Dovana Hasiana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/05/320/2775659/siap-siap-bansos-pangan-cari-lagi-bulan-ini-vSXFfWChm8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bansos pangan cair lagi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/05/320/2775659/siap-siap-bansos-pangan-cari-lagi-bulan-ini-vSXFfWChm8.jpg</image><title>Bansos pangan cair lagi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Siap-siap Bantuan Sosial (Bansos) pangan bakal cair lagi bulan ini. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah akan memberikan bantuan sosial berupa beras dan bahan pokok lainnya pada bulan Maret 2023.
Bansos diberikan untuk mengendalikan harga pangan menjelang hari besar keagamaan nasional (HBKN) dan mengendalikan inflasi.

BACA JUGA:
5 Bansos Ini Cair Maret 2023, Simak Fakta Lengkapnya

&amp;ldquo;Pemerintah telah memutuskan untuk memberikan bantuan beras, telur dan ayam selama 3 bulan, yakni di bulan Maret, April dan Mei 2023 bagi yang mendapatkan program keluarga harapan (PKH) dan bantuan pangan non tunai&amp;rdquo; ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Kick Off Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) 2023, Minggu (5/3/2023).
Airlangga mengatakan, saat ini pemerintah sedang mengatur regulasinya dan akan melakukan pendataan survei kemiskinan di bulan Maret untuk menahan inflasi dan mencegah terjadinya peningkatan kemiskinan.

BACA JUGA:
Mantan Pendamping PKH Diduga Selewengkan Bansos Rp221 Juta

Adapun program ini merupakan satu dari enam program yang direncanakan pemerintah dalam upaya pengendalian harga menjelang HBKN. Program pertama adalah melakukan pemantauan harga kebutuhan bahan pokok, khususnya beras, minyak goreng, aneka cabai, aneka bawang, daging dan telur ayam ras, daging sapi, dan lain sebagainya.
Program kedua adalah mengoptimalkan pelaksanaan operasi pasar murah untuk komoditas pangan strategis, maupun stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) untuk memastikan keterjangkauan harga, dengan melibatkan stakeholders serta berkoordinasi dengan Badan Pangan Nasional dan BULOG.


&amp;ldquo;Selain itu, kami juga memastikan alokasi anggaran subsidi ongkos  angkut melalui anggaran pendapatan belanja daerah (APBD). Pemerintah  daerah bisa menggunakan biaya tak terduga untuk memberikan subsidi ini,&amp;rdquo;  paparnya.
Airlangga menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi bersama aparat  penegak hukum untuk melakukan langkah-langkah korektif atas indikasi  adanya ketidakwajaran kenaikan harga, gangguan distribusi, maupun  penimbunan termasuk penyaluran/distribusi BBM dan Liquid Petroleum Gas  (LPG). Serta akan melakukan pengelolaan ekspektasi masyarakat.
&amp;ldquo;Kita harus memberikan kepastian kepada masyarakat mengenai  ketersediaan bahan pangan dan upaya yang dilakukan pemerintah untuk  mencegah terjadinya pembelian yang berlebihan dan penimbunan  (overbuying),&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Siap-siap Bantuan Sosial (Bansos) pangan bakal cair lagi bulan ini. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah akan memberikan bantuan sosial berupa beras dan bahan pokok lainnya pada bulan Maret 2023.
Bansos diberikan untuk mengendalikan harga pangan menjelang hari besar keagamaan nasional (HBKN) dan mengendalikan inflasi.

BACA JUGA:
5 Bansos Ini Cair Maret 2023, Simak Fakta Lengkapnya

&amp;ldquo;Pemerintah telah memutuskan untuk memberikan bantuan beras, telur dan ayam selama 3 bulan, yakni di bulan Maret, April dan Mei 2023 bagi yang mendapatkan program keluarga harapan (PKH) dan bantuan pangan non tunai&amp;rdquo; ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Kick Off Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) 2023, Minggu (5/3/2023).
Airlangga mengatakan, saat ini pemerintah sedang mengatur regulasinya dan akan melakukan pendataan survei kemiskinan di bulan Maret untuk menahan inflasi dan mencegah terjadinya peningkatan kemiskinan.

BACA JUGA:
Mantan Pendamping PKH Diduga Selewengkan Bansos Rp221 Juta

Adapun program ini merupakan satu dari enam program yang direncanakan pemerintah dalam upaya pengendalian harga menjelang HBKN. Program pertama adalah melakukan pemantauan harga kebutuhan bahan pokok, khususnya beras, minyak goreng, aneka cabai, aneka bawang, daging dan telur ayam ras, daging sapi, dan lain sebagainya.
Program kedua adalah mengoptimalkan pelaksanaan operasi pasar murah untuk komoditas pangan strategis, maupun stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) untuk memastikan keterjangkauan harga, dengan melibatkan stakeholders serta berkoordinasi dengan Badan Pangan Nasional dan BULOG.


&amp;ldquo;Selain itu, kami juga memastikan alokasi anggaran subsidi ongkos  angkut melalui anggaran pendapatan belanja daerah (APBD). Pemerintah  daerah bisa menggunakan biaya tak terduga untuk memberikan subsidi ini,&amp;rdquo;  paparnya.
Airlangga menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi bersama aparat  penegak hukum untuk melakukan langkah-langkah korektif atas indikasi  adanya ketidakwajaran kenaikan harga, gangguan distribusi, maupun  penimbunan termasuk penyaluran/distribusi BBM dan Liquid Petroleum Gas  (LPG). Serta akan melakukan pengelolaan ekspektasi masyarakat.
&amp;ldquo;Kita harus memberikan kepastian kepada masyarakat mengenai  ketersediaan bahan pangan dan upaya yang dilakukan pemerintah untuk  mencegah terjadinya pembelian yang berlebihan dan penimbunan  (overbuying),&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
