<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekonomi Bisa Tumbuh 5,1% Tahun Ini, Syaratnya?</title><description>Pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 5,1% tahun ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/05/320/2775683/ekonomi-bisa-tumbuh-5-1-tahun-ini-syaratnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/05/320/2775683/ekonomi-bisa-tumbuh-5-1-tahun-ini-syaratnya"/><item><title>Ekonomi Bisa Tumbuh 5,1% Tahun Ini, Syaratnya?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/05/320/2775683/ekonomi-bisa-tumbuh-5-1-tahun-ini-syaratnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/05/320/2775683/ekonomi-bisa-tumbuh-5-1-tahun-ini-syaratnya</guid><pubDate>Minggu 05 Maret 2023 14:00 WIB</pubDate><dc:creator>Safina Asha Jamna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/05/320/2775683/ekonomi-bisa-tumbuh-5-1-tahun-ini-syaratnya-wOPv1BlDAS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Syarat ekonomi RI tumbuh 5% (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/05/320/2775683/ekonomi-bisa-tumbuh-5-1-tahun-ini-syaratnya-wOPv1BlDAS.jpg</image><title>Syarat ekonomi RI tumbuh 5% (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 5,1% tahun ini. Gubernur Bank Indonesia Perry Wajiyo mengatakan hal ini bisa tercapai asalkan inflasi terkendali.
&amp;ldquo;Inflasi di paruh kedua bisa sampai di bawah 4%. Di semester I inflasi masih di atas 5% sehingga kita harus kerja keras untuk menurunkan inflasi, terutama inflasi pangan,&amp;rdquo; kata Perry dilansir dari Antara, Minggu (5/3/2023).

BACA JUGA:
Inflasi Februari 2023 Turun Jadi 0,16% 


Pengendalian inflasi dengan menjaga ketahanan pangan akan dapat mendorong konsumsi masyarakat yang menyumbang lebih dari 50% terhadap Pertumbuhan Domestik Bruto (PDB).
&amp;ldquo;Indonesia juga bisa meningkatkan ekspor ke India dan China yang sedang menjadi sumber pertumbuhan ekonomi dunia,&amp;rdquo; katanya.

BACA JUGA:
Harga Emas Dunia Menguat di Tengah Inflasi Tinggi di Eropa


Saat ini pemerintah berusaha mengendalikan inflasi harga komoditas dengan bersinergi, terutama untuk mengendalikan harga bahan pangan seperti beras dan minyak goreng.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wMS80LzE2MzU0NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Adapun Bank Indonesia melalui 46 kantor perwakilan yang tersebar di  seluruh Indonesia juga terus bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk  meningkatkan ketahanan pangan.
GNPIP 2023 akan dijalankan dengan berbagai program, seperti pasar  murah, penguatan kerja sama antar daerah, subsidi ongkos angkut, gerakan  tanam cabai dan replikasi model bisnis, pemberian alat dan mesin  pertanian kepada petani, serta penguatan koordinasi dan komunikasi.
&amp;ldquo;Mari kita terus waspada dan bersinergi serta berinovasi untuk  mengendalikan inflasi khususnya inflasi harga bergejolak dan harga  diatur pemerintah,&amp;rdquo; kata Perry.</description><content:encoded>JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 5,1% tahun ini. Gubernur Bank Indonesia Perry Wajiyo mengatakan hal ini bisa tercapai asalkan inflasi terkendali.
&amp;ldquo;Inflasi di paruh kedua bisa sampai di bawah 4%. Di semester I inflasi masih di atas 5% sehingga kita harus kerja keras untuk menurunkan inflasi, terutama inflasi pangan,&amp;rdquo; kata Perry dilansir dari Antara, Minggu (5/3/2023).

BACA JUGA:
Inflasi Februari 2023 Turun Jadi 0,16% 


Pengendalian inflasi dengan menjaga ketahanan pangan akan dapat mendorong konsumsi masyarakat yang menyumbang lebih dari 50% terhadap Pertumbuhan Domestik Bruto (PDB).
&amp;ldquo;Indonesia juga bisa meningkatkan ekspor ke India dan China yang sedang menjadi sumber pertumbuhan ekonomi dunia,&amp;rdquo; katanya.

BACA JUGA:
Harga Emas Dunia Menguat di Tengah Inflasi Tinggi di Eropa


Saat ini pemerintah berusaha mengendalikan inflasi harga komoditas dengan bersinergi, terutama untuk mengendalikan harga bahan pangan seperti beras dan minyak goreng.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wMS80LzE2MzU0NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Adapun Bank Indonesia melalui 46 kantor perwakilan yang tersebar di  seluruh Indonesia juga terus bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk  meningkatkan ketahanan pangan.
GNPIP 2023 akan dijalankan dengan berbagai program, seperti pasar  murah, penguatan kerja sama antar daerah, subsidi ongkos angkut, gerakan  tanam cabai dan replikasi model bisnis, pemberian alat dan mesin  pertanian kepada petani, serta penguatan koordinasi dan komunikasi.
&amp;ldquo;Mari kita terus waspada dan bersinergi serta berinovasi untuk  mengendalikan inflasi khususnya inflasi harga bergejolak dan harga  diatur pemerintah,&amp;rdquo; kata Perry.</content:encoded></item></channel></rss>
