<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir Lapor ke Kejagung soal Dugaan Kasus Baru Korupsi BUMN</title><description>Menteri BUMN Erick Thohir melaporkan temuan baru korupsi PT Waskita Karya Tbk ke Kejaksaan Agung (Kejagung).&amp;nbsp;&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/06/320/2776094/erick-thohir-lapor-ke-kejagung-soal-dugaan-kasus-baru-korupsi-bumn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/06/320/2776094/erick-thohir-lapor-ke-kejagung-soal-dugaan-kasus-baru-korupsi-bumn"/><item><title>Erick Thohir Lapor ke Kejagung soal Dugaan Kasus Baru Korupsi BUMN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/06/320/2776094/erick-thohir-lapor-ke-kejagung-soal-dugaan-kasus-baru-korupsi-bumn</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/06/320/2776094/erick-thohir-lapor-ke-kejagung-soal-dugaan-kasus-baru-korupsi-bumn</guid><pubDate>Senin 06 Maret 2023 12:14 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/06/320/2776094/erick-thohir-laporkan-temuan-baru-korupsi-waskita-karya-ke-kejagung-T2rHUTQYzk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dugaan korupsi Waskita Karya (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/06/320/2776094/erick-thohir-laporkan-temuan-baru-korupsi-waskita-karya-ke-kejagung-T2rHUTQYzk.jpg</image><title>Dugaan korupsi Waskita Karya (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir melaporkan temuan baru korupsi PT Waskita Karya Tbk ke Kejaksaan Agung (Kejagung). Dugaan tindak pidana korupsi di internal PT Waskita Karya Tbk terus didalami Kejaksaan Agung (Kejagung).
Erick Thohir melaporkan temuan baru tersebut saat dirinya menyambangi Kejaksaan Agung, Senin (6/3/2023).

BACA JUGA:
Waskita Karya (WSKT) Kantongi Kontrak Baru Rp1,38 Triliun di Awal Tahun

Dia mencatat dugaan kasus korupsi di Waskita Karya sudah diusut oleh lembaga hukum, namun ada hal lain yang perlu diperdalam lagi.
&quot;Waskita juga sudah berjalan, tapi ada konteks yang harus dituntaskan, ada beberapa hal lain yang saya sampaikan berdasarkan temuan yang harus di detailkan dan ditindaklanjuti,&quot; ungkap Erick.

BACA JUGA:
Punya Utang Rp82,4 Triliun, Waskita Tetap Garap Proyek IKN?

Di lain sisi, Kementerian BUMN dan Kejaksaan Agung juga menyepakati kerja sama untuk menangani kasus serupa di BUMN. Terkait hal ini Erick belum membeberkan secara detail kasus yang dimaksud, termasuk BUMN mana yang yang dilaporkan.
&quot;Hari ini ada kesepakatan dengan Pak Kejaksaan Agung, tidak mau bicara kasus dulu, mungkin kasih waktu satu, dua minggu, nanti disampaikan Kejaksaan,&quot; kata dia.


Sebelumnya, Erick mengaku ada indikasi korupsi dana pensiun (dapen) BUMN. Hal ini lantaran dapen BUMN minus Rp9,8 triliun.
Menurutnya jika tidak diintervensi, kasus dapen BUMN akan meledak. Dia memperkirakan kondisi ini terjadi dalam kurun waktu 2-3 tahun kedepannya.
Adapun defisit Rp9,8 triliun karena 65% BUMN tidak mengelola depannya secara baik dan tidak transparan. Sementara, 35% lainnya masuk dalam daftar dapen yang sehat.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir melaporkan temuan baru korupsi PT Waskita Karya Tbk ke Kejaksaan Agung (Kejagung). Dugaan tindak pidana korupsi di internal PT Waskita Karya Tbk terus didalami Kejaksaan Agung (Kejagung).
Erick Thohir melaporkan temuan baru tersebut saat dirinya menyambangi Kejaksaan Agung, Senin (6/3/2023).

BACA JUGA:
Waskita Karya (WSKT) Kantongi Kontrak Baru Rp1,38 Triliun di Awal Tahun

Dia mencatat dugaan kasus korupsi di Waskita Karya sudah diusut oleh lembaga hukum, namun ada hal lain yang perlu diperdalam lagi.
&quot;Waskita juga sudah berjalan, tapi ada konteks yang harus dituntaskan, ada beberapa hal lain yang saya sampaikan berdasarkan temuan yang harus di detailkan dan ditindaklanjuti,&quot; ungkap Erick.

BACA JUGA:
Punya Utang Rp82,4 Triliun, Waskita Tetap Garap Proyek IKN?

Di lain sisi, Kementerian BUMN dan Kejaksaan Agung juga menyepakati kerja sama untuk menangani kasus serupa di BUMN. Terkait hal ini Erick belum membeberkan secara detail kasus yang dimaksud, termasuk BUMN mana yang yang dilaporkan.
&quot;Hari ini ada kesepakatan dengan Pak Kejaksaan Agung, tidak mau bicara kasus dulu, mungkin kasih waktu satu, dua minggu, nanti disampaikan Kejaksaan,&quot; kata dia.


Sebelumnya, Erick mengaku ada indikasi korupsi dana pensiun (dapen) BUMN. Hal ini lantaran dapen BUMN minus Rp9,8 triliun.
Menurutnya jika tidak diintervensi, kasus dapen BUMN akan meledak. Dia memperkirakan kondisi ini terjadi dalam kurun waktu 2-3 tahun kedepannya.
Adapun defisit Rp9,8 triliun karena 65% BUMN tidak mengelola depannya secara baik dan tidak transparan. Sementara, 35% lainnya masuk dalam daftar dapen yang sehat.</content:encoded></item></channel></rss>
