<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Astra Financial Targetkan Laba Naik 10% di 2023</title><description>Astra Financial menargetkan laba bersih sekitar 10% sampai 15% secara tahunan pada 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/08/278/2777560/astra-financial-targetkan-laba-naik-10-di-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/08/278/2777560/astra-financial-targetkan-laba-naik-10-di-2023"/><item><title>Astra Financial Targetkan Laba Naik 10% di 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/08/278/2777560/astra-financial-targetkan-laba-naik-10-di-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/08/278/2777560/astra-financial-targetkan-laba-naik-10-di-2023</guid><pubDate>Rabu 08 Maret 2023 14:51 WIB</pubDate><dc:creator>Mutiara Oktaviana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/08/278/2777560/astra-financial-targetkan-laba-naik-10-di-2023-QrCTtzoM6e.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Laba Astra Financial (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/08/278/2777560/astra-financial-targetkan-laba-naik-10-di-2023-QrCTtzoM6e.jfif</image><title>Laba Astra Financial (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Sedaya Multi Investama atau Astra Financial menargetkan laba bersih sekitar 10% sampai 15% secara tahunan pada 2023.
&amp;ldquo;Secara overall, kami melihat 2023 akan positif. Faktor pendorong ekonominya juga cukup baik, meskipun kalau kita lihat saat ini harga beberapa komoditas menurun, tapi overall kami melihat masih positif,&amp;rdquo; ujar Direktur Astra Financial Handoko Liem dalam Bincang-Bincang Astra Financial di Jakarta, Rabu (8/3/2023).

BACA JUGA:
Saham Perdana Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) Naik Jadi Rp270

Astra Finansial sebagai divisi keuangan PT Astra Internasional Tbk (Astra) membukukan peningkatan laba 22 persen dibandingkan tahun sebelumnya menjadi Rp6 triliun pada 2022.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wNi80LzE2Mzg1Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Tercatat akhir 2022, Astra Financial memiliki aset sebesar Rp166 triliun dengan 910 jaringan yang didukung oleh 34.000 karyawan di seluruh Indonesia, serta melayani lebih dari 25 juta konsumen.

BACA JUGA:
Saham Teknologi Karya Digital (TRON) Langsung Naik Usai Listing di BEI&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Peningkatan kinerja tersebut seiring dengan pemulihan ekonomi masyarakat pasca pandemi Covid-19 dan pertumbuhan sektor ritel, khususnya pada bisnis pembiayaan konsumen,&amp;rdquo; tuturnya.Perusahaan pembiayaan konsumen, pembiayaan alat berat, serta layanan asuransi umum dan asuransi jiwa dari Astra Financial menjadi unit bisnis yang memiliki peningkatan performa signifikan pada 2022.
Kontribusi perusahaan pembiayaan konsumen di bawah Astra Financial yakni FIF Group, Astra Kredit Companies (ACC), dan TAF (Toyota Astra Finansial Services) meningkat hingga 21 persen menjadi Rp101,7 triliun.
Kontribusi laba bersih perusahaan pembiayaan alat berat yakni PT Komatsu Astra Finance (KAF) dan PT Surya Arta Nusantara Finance (SANF) terhadap Astra Finansial juga meningkat 37% menjadi Rp102 miliar.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Sedaya Multi Investama atau Astra Financial menargetkan laba bersih sekitar 10% sampai 15% secara tahunan pada 2023.
&amp;ldquo;Secara overall, kami melihat 2023 akan positif. Faktor pendorong ekonominya juga cukup baik, meskipun kalau kita lihat saat ini harga beberapa komoditas menurun, tapi overall kami melihat masih positif,&amp;rdquo; ujar Direktur Astra Financial Handoko Liem dalam Bincang-Bincang Astra Financial di Jakarta, Rabu (8/3/2023).

BACA JUGA:
Saham Perdana Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) Naik Jadi Rp270

Astra Finansial sebagai divisi keuangan PT Astra Internasional Tbk (Astra) membukukan peningkatan laba 22 persen dibandingkan tahun sebelumnya menjadi Rp6 triliun pada 2022.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wNi80LzE2Mzg1Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Tercatat akhir 2022, Astra Financial memiliki aset sebesar Rp166 triliun dengan 910 jaringan yang didukung oleh 34.000 karyawan di seluruh Indonesia, serta melayani lebih dari 25 juta konsumen.

BACA JUGA:
Saham Teknologi Karya Digital (TRON) Langsung Naik Usai Listing di BEI&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Peningkatan kinerja tersebut seiring dengan pemulihan ekonomi masyarakat pasca pandemi Covid-19 dan pertumbuhan sektor ritel, khususnya pada bisnis pembiayaan konsumen,&amp;rdquo; tuturnya.Perusahaan pembiayaan konsumen, pembiayaan alat berat, serta layanan asuransi umum dan asuransi jiwa dari Astra Financial menjadi unit bisnis yang memiliki peningkatan performa signifikan pada 2022.
Kontribusi perusahaan pembiayaan konsumen di bawah Astra Financial yakni FIF Group, Astra Kredit Companies (ACC), dan TAF (Toyota Astra Finansial Services) meningkat hingga 21 persen menjadi Rp101,7 triliun.
Kontribusi laba bersih perusahaan pembiayaan alat berat yakni PT Komatsu Astra Finance (KAF) dan PT Surya Arta Nusantara Finance (SANF) terhadap Astra Finansial juga meningkat 37% menjadi Rp102 miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
