<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>10 Perusahaan Raksasa Malaysia Mau Investasi di IKN Nusantara</title><description>10 perusahaan Malaysia sedang mengkaji untuk berinvestasi di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/08/470/2777262/10-perusahaan-raksasa-malaysia-mau-investasi-di-ikn-nusantara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/08/470/2777262/10-perusahaan-raksasa-malaysia-mau-investasi-di-ikn-nusantara"/><item><title>10 Perusahaan Raksasa Malaysia Mau Investasi di IKN Nusantara</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/08/470/2777262/10-perusahaan-raksasa-malaysia-mau-investasi-di-ikn-nusantara</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/08/470/2777262/10-perusahaan-raksasa-malaysia-mau-investasi-di-ikn-nusantara</guid><pubDate>Rabu 08 Maret 2023 06:53 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Wahyuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/08/470/2777262/10-perusahaan-raksasa-malaysia-mau-investasi-di-ikn-nusantara-Gv914I5fwS.png" expression="full" type="image/jpeg">Perusahaan Malaysia Jajaki Investasi di IKN. (Foto: Okezone.com/ikn.go.id)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/08/470/2777262/10-perusahaan-raksasa-malaysia-mau-investasi-di-ikn-nusantara-Gv914I5fwS.png</image><title>Perusahaan Malaysia Jajaki Investasi di IKN. (Foto: Okezone.com/ikn.go.id)</title></images><description>JAKARTA - 10 perusahaan Malaysia sedang mengkaji untuk berinvestasi di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.
Hal itu tersebut disampaikan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim saat menjawab pertanyaan Anggota Parlemen Tanjong Manis Yusuf Abd Wahab dalam sesi dengar pendapat di Gedung Dewan Rakyat, Kuala Lumpur.

BACA JUGA:
 Wacana 2024 Ibu Kota Pindah ke Kaltim, Ini Kata Wakil Ketua DPW Perindo&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Menurut Anwar, saat ini setidaknya ada sembilan perusahaan dari Semenanjung Malaysia dan satu dari Sarawak yang melakukan pengkajian berinvestasi besar di IKN.
&amp;ldquo;Dan Presiden Jokowi (Joko Widodo) telah sampaikan bahwa Malaysia lebih ke depan di ASEAN dan aktif dalam melakukan kerja sama ini,&amp;rdquo; ujar dia, dikutip dari Antara, Rabu (8/3/2023).

BACA JUGA:
Jokowi: Pemindahan Ibu Kota Sudah Ada sejak Zaman Bung Karno

Menurutnya, sinergi dengan Indonesia akan memberi keuntungan bagi dua negara.
Di mana dalam perundingan dengan Pemerintah Indonesia baru-baru ini, beberapa perusahanan lain juga terlibat, termasuk Tenaga Nasional Berhad (TNB), Telkom Malaysia Berhard (Telekom). Sekurang-kurangnya 10 perusahaan.Tetapi, Anwar mengatakan karena Sarawak lebih dekat dengan IKN dan berada di depan, sehingga akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Sarawak agar lebih menguntungkan. Hal itu, menurut dia, juga sudah disampaikan kepada Premier Sarawak Datuk Patinggi Abang Johari Tun Openg.
Selain itu, pemerintah pada saat yang sama meneliti kemungkinan menjalin kerja sama melibatkan universitas, golongan muda, badan Islam, pemerintah negeri dan badan bukan pemerintah di area yang terlibat.</description><content:encoded>JAKARTA - 10 perusahaan Malaysia sedang mengkaji untuk berinvestasi di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.
Hal itu tersebut disampaikan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim saat menjawab pertanyaan Anggota Parlemen Tanjong Manis Yusuf Abd Wahab dalam sesi dengar pendapat di Gedung Dewan Rakyat, Kuala Lumpur.

BACA JUGA:
 Wacana 2024 Ibu Kota Pindah ke Kaltim, Ini Kata Wakil Ketua DPW Perindo&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Menurut Anwar, saat ini setidaknya ada sembilan perusahaan dari Semenanjung Malaysia dan satu dari Sarawak yang melakukan pengkajian berinvestasi besar di IKN.
&amp;ldquo;Dan Presiden Jokowi (Joko Widodo) telah sampaikan bahwa Malaysia lebih ke depan di ASEAN dan aktif dalam melakukan kerja sama ini,&amp;rdquo; ujar dia, dikutip dari Antara, Rabu (8/3/2023).

BACA JUGA:
Jokowi: Pemindahan Ibu Kota Sudah Ada sejak Zaman Bung Karno

Menurutnya, sinergi dengan Indonesia akan memberi keuntungan bagi dua negara.
Di mana dalam perundingan dengan Pemerintah Indonesia baru-baru ini, beberapa perusahanan lain juga terlibat, termasuk Tenaga Nasional Berhad (TNB), Telkom Malaysia Berhard (Telekom). Sekurang-kurangnya 10 perusahaan.Tetapi, Anwar mengatakan karena Sarawak lebih dekat dengan IKN dan berada di depan, sehingga akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Sarawak agar lebih menguntungkan. Hal itu, menurut dia, juga sudah disampaikan kepada Premier Sarawak Datuk Patinggi Abang Johari Tun Openg.
Selain itu, pemerintah pada saat yang sama meneliti kemungkinan menjalin kerja sama melibatkan universitas, golongan muda, badan Islam, pemerintah negeri dan badan bukan pemerintah di area yang terlibat.</content:encoded></item></channel></rss>
