<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mencurigakan! Ada Transaksi Rp300 Triliun di Ditjen Pajak dan Bea Cukai, Harus Dilacak</title><description>Pemeriksaan di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) utamanya di Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukai semakin melebar</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/09/320/2777930/mencurigakan-ada-transaksi-rp300-triliun-di-ditjen-pajak-dan-bea-cukai-harus-dilacak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/09/320/2777930/mencurigakan-ada-transaksi-rp300-triliun-di-ditjen-pajak-dan-bea-cukai-harus-dilacak"/><item><title>Mencurigakan! Ada Transaksi Rp300 Triliun di Ditjen Pajak dan Bea Cukai, Harus Dilacak</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/09/320/2777930/mencurigakan-ada-transaksi-rp300-triliun-di-ditjen-pajak-dan-bea-cukai-harus-dilacak</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/09/320/2777930/mencurigakan-ada-transaksi-rp300-triliun-di-ditjen-pajak-dan-bea-cukai-harus-dilacak</guid><pubDate>Kamis 09 Maret 2023 08:03 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Wahyuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/09/320/2777930/mencurigakan-ada-transaksi-rp300-triliun-di-ditjen-pajak-dan-bea-cukai-harus-dilacak-8BFzy353vk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Terungkap Adanya Transaksi Mencurigakan di Ditjen Pajak dan Bea Cukai. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/09/320/2777930/mencurigakan-ada-transaksi-rp300-triliun-di-ditjen-pajak-dan-bea-cukai-harus-dilacak-8BFzy353vk.jpg</image><title>Terungkap Adanya Transaksi Mencurigakan di Ditjen Pajak dan Bea Cukai. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Pemeriksaan di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) utamanya di Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukai semakin melebar. Kini ditemukan adanya transaksi mencurigakan sebesar Rp300 triliun.
Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan bahwa transaksi ini tidak ada kaitannya dengan harta atau rekening Rafael Alun Trisambodo, mantan pejabat DJP yang sudah dipecat menjadi PNS Kemenkeu.

BACA JUGA:
KPK Ungkap Ratusan Pegawai Pajak Catut Nama Istri dalam Kepemilikan Saham

&quot;Itu yang hari ini. Kemarin ada 69 orang dengan nilai hanya tidak sampai triliunan, hanya ratusan miliar. Sekarang hari ini sudah ditemukan lagi kira-kira Rp300 triliun itu, harus dilacak,&quot; jelasnya.
Mahfud mengklaim data transaksi mencurigakan tersebut sudah dikantonginya.

BACA JUGA:
Mahfud MD Ungkap Transaksi Mencurigakan Rp300 Triliun di Kemenkeu

&quot;Saya sudah dapat laporan yang pagi tadi terbaru malah ada pergerakan mencurigakan sebesar Rp300 triliun di lingkungan Kemenkeu yang sebagian besar ada di DJP dan Bea Cukai,&quot; ujar Mahfud.
Menurut Mahfud, masyarakat harus mengetahui soal informasi ini. Tujuannya suapaya semua transparan dan terbuka.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wOC8xLzE2Mzk4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dirinya juga sudah berkoordinasi dengan Kemenkeu dan PPAT untuk menganalisis lebih lanjut terkait temuannya tersebut.
&quot;Kenapa saya bicara kepada saudara (publik) kita kan tidak bisa sembunyi-sembunyi di era sekarang saya enggak ngomong itu juga bisa bocor keluar ya. Ini yang saya sampaikan tidak hoaks, ada datanya tertulis,&quot; lanjutnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemeriksaan di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) utamanya di Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukai semakin melebar. Kini ditemukan adanya transaksi mencurigakan sebesar Rp300 triliun.
Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan bahwa transaksi ini tidak ada kaitannya dengan harta atau rekening Rafael Alun Trisambodo, mantan pejabat DJP yang sudah dipecat menjadi PNS Kemenkeu.

BACA JUGA:
KPK Ungkap Ratusan Pegawai Pajak Catut Nama Istri dalam Kepemilikan Saham

&quot;Itu yang hari ini. Kemarin ada 69 orang dengan nilai hanya tidak sampai triliunan, hanya ratusan miliar. Sekarang hari ini sudah ditemukan lagi kira-kira Rp300 triliun itu, harus dilacak,&quot; jelasnya.
Mahfud mengklaim data transaksi mencurigakan tersebut sudah dikantonginya.

BACA JUGA:
Mahfud MD Ungkap Transaksi Mencurigakan Rp300 Triliun di Kemenkeu

&quot;Saya sudah dapat laporan yang pagi tadi terbaru malah ada pergerakan mencurigakan sebesar Rp300 triliun di lingkungan Kemenkeu yang sebagian besar ada di DJP dan Bea Cukai,&quot; ujar Mahfud.
Menurut Mahfud, masyarakat harus mengetahui soal informasi ini. Tujuannya suapaya semua transparan dan terbuka.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wOC8xLzE2Mzk4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dirinya juga sudah berkoordinasi dengan Kemenkeu dan PPAT untuk menganalisis lebih lanjut terkait temuannya tersebut.
&quot;Kenapa saya bicara kepada saudara (publik) kita kan tidak bisa sembunyi-sembunyi di era sekarang saya enggak ngomong itu juga bisa bocor keluar ya. Ini yang saya sampaikan tidak hoaks, ada datanya tertulis,&quot; lanjutnya.</content:encoded></item></channel></rss>
