<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Siapa yang Akan Membayar Utang Indonesia?</title><description>Siapa yang akan membayar utang Indonesia?</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/09/320/2778379/siapa-yang-akan-membayar-utang-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/09/320/2778379/siapa-yang-akan-membayar-utang-indonesia"/><item><title>Siapa yang Akan Membayar Utang Indonesia?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/09/320/2778379/siapa-yang-akan-membayar-utang-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/09/320/2778379/siapa-yang-akan-membayar-utang-indonesia</guid><pubDate>Kamis 09 Maret 2023 18:24 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Wahyuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/09/320/2778379/siapa-yang-akan-membayar-utang-indonesia-t9v2b4D1cE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Siapa yang akan membayar utang Indonesia (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/09/320/2778379/siapa-yang-akan-membayar-utang-indonesia-t9v2b4D1cE.jpg</image><title>Siapa yang akan membayar utang Indonesia (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Siapa yang akan membayar utang Indonesia? Berdasarkan data Kementerian Keuangan (Kemenkeu) posisi utang pemerintah per akhir Januari 2023 mencapai Rp7.754,98 triliun dengan rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) sebesar 38,56%.
Lalu siapa yang harus bayar utang sebesar Rp7.052 triliun?

BACA JUGA:
China Senggol IMF soal Utang Negara Berpendapatan Rendah


Menteri Keuangan Sri Mulyani pernah berujar bahwa utang pemerintah bisa dibayar.
&quot;Kalau belanja bagus, jadi infrastruktur bagus, SDM berkualitas buat Indonesia, ekonomi tumbuh pasti bisa bayar lagi utangnya. Termasuk SBSN pasti kita bisa bayar Insyaallah kembali dengan aman,&quot; ujar Sri Mulyani pada Januari 2022.

BACA JUGA:
Krakatau Steel Bayar Utang Rp2,7 Triliun


Sri Mulyani mengatakan, utang masih diperlukan karena besarnya berbagai pos pengeluaran pemerintah.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNC80LzE2MjY3Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Utang negara sudah (tembus) Rp6.000 (triliun) apakah sudah aman? Dan  tidak pernah lihat neraca seluruhnya ada pendapatan, belanja operasi  yang dinikmati masyarakat, bansos, subsidi belanja barang, ada dalam  bentuk gaji, pegawai negeri, ASN pusat daerah, dan tunjangan,&quot; katanya.
Pemerintah berupaya maksimal untuk menggenjot penerimaan pajak guna  menutup defisit pengeluaran. &quot;Makanya ini perlu kita (kasih) pahamkan  dan kita ingin terus jelaskan ke publik. Jadi rakyat kalau bertanya  kenapa saya bayar pajak, dia tahu sebab kita urusin Indonesia  bersama-sama,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Siapa yang akan membayar utang Indonesia? Berdasarkan data Kementerian Keuangan (Kemenkeu) posisi utang pemerintah per akhir Januari 2023 mencapai Rp7.754,98 triliun dengan rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) sebesar 38,56%.
Lalu siapa yang harus bayar utang sebesar Rp7.052 triliun?

BACA JUGA:
China Senggol IMF soal Utang Negara Berpendapatan Rendah


Menteri Keuangan Sri Mulyani pernah berujar bahwa utang pemerintah bisa dibayar.
&quot;Kalau belanja bagus, jadi infrastruktur bagus, SDM berkualitas buat Indonesia, ekonomi tumbuh pasti bisa bayar lagi utangnya. Termasuk SBSN pasti kita bisa bayar Insyaallah kembali dengan aman,&quot; ujar Sri Mulyani pada Januari 2022.

BACA JUGA:
Krakatau Steel Bayar Utang Rp2,7 Triliun


Sri Mulyani mengatakan, utang masih diperlukan karena besarnya berbagai pos pengeluaran pemerintah.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNC80LzE2MjY3Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Utang negara sudah (tembus) Rp6.000 (triliun) apakah sudah aman? Dan  tidak pernah lihat neraca seluruhnya ada pendapatan, belanja operasi  yang dinikmati masyarakat, bansos, subsidi belanja barang, ada dalam  bentuk gaji, pegawai negeri, ASN pusat daerah, dan tunjangan,&quot; katanya.
Pemerintah berupaya maksimal untuk menggenjot penerimaan pajak guna  menutup defisit pengeluaran. &quot;Makanya ini perlu kita (kasih) pahamkan  dan kita ingin terus jelaskan ke publik. Jadi rakyat kalau bertanya  kenapa saya bayar pajak, dia tahu sebab kita urusin Indonesia  bersama-sama,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
