<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Masyarakat Melek Teknologi, Ini Harapan Wamenparekraf Dukung Ekosistem Digital yang Aman</title><description>Angela Tanoesoedibjo mengungkapkan data dari Global Travel and Tourism Market dunia diprediksi transaksi melalui digital capai USD691 miliar</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/09/320/2778409/masyarakat-melek-teknologi-ini-harapan-wamenparekraf-dukung-ekosistem-digital-yang-aman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/09/320/2778409/masyarakat-melek-teknologi-ini-harapan-wamenparekraf-dukung-ekosistem-digital-yang-aman"/><item><title>Masyarakat Melek Teknologi, Ini Harapan Wamenparekraf Dukung Ekosistem Digital yang Aman</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/09/320/2778409/masyarakat-melek-teknologi-ini-harapan-wamenparekraf-dukung-ekosistem-digital-yang-aman</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/09/320/2778409/masyarakat-melek-teknologi-ini-harapan-wamenparekraf-dukung-ekosistem-digital-yang-aman</guid><pubDate>Kamis 09 Maret 2023 18:56 WIB</pubDate><dc:creator>Syifa Fauziah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/09/320/2778409/masyarakat-melek-teknologi-ini-harapan-wamenparekraf-dukung-ekosistem-digital-yang-aman-qx1uEkTjaM.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/09/320/2778409/masyarakat-melek-teknologi-ini-harapan-wamenparekraf-dukung-ekosistem-digital-yang-aman-qx1uEkTjaM.jpeg</image><title>Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf/Wabaparekraf) Angela Tanoesoedibjo mengungkapkan bahwa menurut data dari Global Travel and Tourism Market dunia diprediksi transaksi melalui digital akan mencapai USD691 miliar pada tahun 2026.
Selain itu, di ASEAN sendiri juga diprediksi transaksi booking online akan meningkat pesat pada 2022 hingga 2025.

BACA JUGA:
Sebut ASEAN Mitra Penting Sektor Parekraf, Wamenparekraf Angela: Tingkatkan Ekonomi

&amp;ldquo;Negara-negara ASEAN secara umum memiliki peningkatan penetrasi yang tinggi terhadap penggunaan e-wallet, crypto serta NFT,&amp;rdquo; jelas Wamenparekraf Angela saat menjadi keynote speech di acara Web Summit Data Secure &amp;amp; AI 2023 dengan tema Building Secure, Trusted, &amp;amp; Competitive Intelegent Nation, Kamis (9/3/2023).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wMy80LzE2MzcxNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Melihat hal itu, Pihaknya sangat mendukung dan memfasilitasi masyarakat yang sudah melek digital dan mencari pengalaman berwisata maupun menikmati produk dan jasa ekonomi kreatif.

BACA JUGA:
Wapres dan Gubernur Kyoto Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Perlindungan WNI

&amp;ldquo;Saat ini sudah adanya dorongan dari konsumen yang digital minded saat akan berwisata dan menikmati ekonomi kreatif,&amp;rdquo; jelasnya.Untuk mendukung hal itu, pastinya peran pemerintah juga sangat penting untuk lebih penguatan ekosistem digital.
&amp;ldquo;Terutama dari segi pengembangan kapasitas pengamanan dan trusted cyberspace pada pelayanan publik dan kegiatan online masyarakat ASEAN serta nasional, dan corss border CII yang mendukung ekonomi digital,&amp;rdquo; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf/Wabaparekraf) Angela Tanoesoedibjo mengungkapkan bahwa menurut data dari Global Travel and Tourism Market dunia diprediksi transaksi melalui digital akan mencapai USD691 miliar pada tahun 2026.
Selain itu, di ASEAN sendiri juga diprediksi transaksi booking online akan meningkat pesat pada 2022 hingga 2025.

BACA JUGA:
Sebut ASEAN Mitra Penting Sektor Parekraf, Wamenparekraf Angela: Tingkatkan Ekonomi

&amp;ldquo;Negara-negara ASEAN secara umum memiliki peningkatan penetrasi yang tinggi terhadap penggunaan e-wallet, crypto serta NFT,&amp;rdquo; jelas Wamenparekraf Angela saat menjadi keynote speech di acara Web Summit Data Secure &amp;amp; AI 2023 dengan tema Building Secure, Trusted, &amp;amp; Competitive Intelegent Nation, Kamis (9/3/2023).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wMy80LzE2MzcxNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Melihat hal itu, Pihaknya sangat mendukung dan memfasilitasi masyarakat yang sudah melek digital dan mencari pengalaman berwisata maupun menikmati produk dan jasa ekonomi kreatif.

BACA JUGA:
Wapres dan Gubernur Kyoto Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Perlindungan WNI

&amp;ldquo;Saat ini sudah adanya dorongan dari konsumen yang digital minded saat akan berwisata dan menikmati ekonomi kreatif,&amp;rdquo; jelasnya.Untuk mendukung hal itu, pastinya peran pemerintah juga sangat penting untuk lebih penguatan ekosistem digital.
&amp;ldquo;Terutama dari segi pengembangan kapasitas pengamanan dan trusted cyberspace pada pelayanan publik dan kegiatan online masyarakat ASEAN serta nasional, dan corss border CII yang mendukung ekonomi digital,&amp;rdquo; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
