<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soal Temuan Uang Rp300 Triliun di Kemenkeu, KPK: Tidak Tahu!</title><description>Mahfud MD mengungkapkan bahwa ada transaksi mencurigakan di Kemenkeu khususnya DJP senilai Rp300 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/09/320/2778433/soal-temuan-uang-rp300-triliun-di-kemenkeu-kpk-tidak-tahu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/09/320/2778433/soal-temuan-uang-rp300-triliun-di-kemenkeu-kpk-tidak-tahu"/><item><title>Soal Temuan Uang Rp300 Triliun di Kemenkeu, KPK: Tidak Tahu!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/09/320/2778433/soal-temuan-uang-rp300-triliun-di-kemenkeu-kpk-tidak-tahu</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/09/320/2778433/soal-temuan-uang-rp300-triliun-di-kemenkeu-kpk-tidak-tahu</guid><pubDate>Kamis 09 Maret 2023 19:42 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/09/320/2778433/soal-temuan-uang-rp300-triliun-di-kemenkeu-kpk-tidak-tahu-xVv9pJxjsu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi KPK (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/09/320/2778433/soal-temuan-uang-rp300-triliun-di-kemenkeu-kpk-tidak-tahu-xVv9pJxjsu.jpg</image><title>Ilustrasi KPK (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM (Menko Polhukam) Mahfud MD mengungkapkan bahwa ada transaksi mencurigakan di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) khususnya Direktorat Jendral Pajak (DJP) senilai Rp300 triliun.
Menanggapi hal itu, Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan mengatakan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum mendapatkan laporan terkait transaksi janggal sebesar Rp300 triliun di Kementerian Keuangan.

BACA JUGA:
Terseret Kasus Rafael Alun, Kepala Kantor Pajak Jaktim Wahono Saputro Dipantau KPK

&quot;Enggak tahu yang Rp300 triliun. Detailnya juga enggak tahu,&quot;ujar Pahala saat ditemui di Kantor Bappenas, Jakarta, Kamis (9/3/2023).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wOC8xLzE2Mzk4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sebelumnya, Menurut Menko Polhukam Mahfud, masyarakat harus mengetahui soal informasi ini. Tujuannya suapaya semua transparan dan terbuka.

BACA JUGA:
 KPK Bakal Serahkan ke Kemenkeu Soal Temuan 134 Pegawai Pajak Miliki Saham

Dirinya juga sudah berkoordinasi dengan Kemenkeu dan PPAT untuk menganalisis lebih lanjut terkait temuannya tersebut.&quot;Kenapa saya bicara kepada saudara (publik) kita kan tidak bisa sembunyi-sembunyi di era sekarang saya enggak ngomong itu juga bisa bocor keluar ya. Ini yang saya sampaikan tidak hoaks, ada datanya tertulis,&quot; lanjutnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM (Menko Polhukam) Mahfud MD mengungkapkan bahwa ada transaksi mencurigakan di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) khususnya Direktorat Jendral Pajak (DJP) senilai Rp300 triliun.
Menanggapi hal itu, Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan mengatakan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum mendapatkan laporan terkait transaksi janggal sebesar Rp300 triliun di Kementerian Keuangan.

BACA JUGA:
Terseret Kasus Rafael Alun, Kepala Kantor Pajak Jaktim Wahono Saputro Dipantau KPK

&quot;Enggak tahu yang Rp300 triliun. Detailnya juga enggak tahu,&quot;ujar Pahala saat ditemui di Kantor Bappenas, Jakarta, Kamis (9/3/2023).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wOC8xLzE2Mzk4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sebelumnya, Menurut Menko Polhukam Mahfud, masyarakat harus mengetahui soal informasi ini. Tujuannya suapaya semua transparan dan terbuka.

BACA JUGA:
 KPK Bakal Serahkan ke Kemenkeu Soal Temuan 134 Pegawai Pajak Miliki Saham

Dirinya juga sudah berkoordinasi dengan Kemenkeu dan PPAT untuk menganalisis lebih lanjut terkait temuannya tersebut.&quot;Kenapa saya bicara kepada saudara (publik) kita kan tidak bisa sembunyi-sembunyi di era sekarang saya enggak ngomong itu juga bisa bocor keluar ya. Ini yang saya sampaikan tidak hoaks, ada datanya tertulis,&quot; lanjutnya.</content:encoded></item></channel></rss>
