<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>WIKA Gedung (WEGE) Raup Laba Rp230,05 Miliar Sepanjang 2022</title><description>PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) meraup laba bersih sebesar Rp230,05 miliar di 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/10/278/2778792/wika-gedung-wege-raup-laba-rp230-05-miliar-sepanjang-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/10/278/2778792/wika-gedung-wege-raup-laba-rp230-05-miliar-sepanjang-2022"/><item><title>WIKA Gedung (WEGE) Raup Laba Rp230,05 Miliar Sepanjang 2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/10/278/2778792/wika-gedung-wege-raup-laba-rp230-05-miliar-sepanjang-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/10/278/2778792/wika-gedung-wege-raup-laba-rp230-05-miliar-sepanjang-2022</guid><pubDate>Jum'at 10 Maret 2023 13:26 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/10/278/2778792/wika-gedung-wege-raup-laba-rp230-05-miliar-sepanjang-2022-RSuIXP2Q4P.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Laba WEGE alami kenaikan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/10/278/2778792/wika-gedung-wege-raup-laba-rp230-05-miliar-sepanjang-2022-RSuIXP2Q4P.jpeg</image><title>Laba WEGE alami kenaikan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) meraup laba bersih sebesar Rp230,05 miliar di 2022. Laba WEGE naik 7,56% dari laba tahun 2021 yang sebesar Rp213,88 miliar.
Meski laba naik, pendapatan perseroan tercatat turun 25,31% dari sebelumnya Rp3,16 triliun, menjadi Rp2,36 triliun. Secara rinci, pendapatan segmen jasa konstruksi tercatat sebesar Rp2,08 triliun, segmen industri mencatatkan pendapatan sebesar Rp226,50 miliar, segmen konsesi sebesar Rp46,28 miliar dan segmen properti mencatatkan pendapatan sebesar Rp9,19 miliar.

BACA JUGA:
WIKA Gedung (WEGE) Targetkan Kontrak Baru Rp6,69 Triliun


Adapun, beban pokok pendapatan WEGE mengalami penyusutan sebesar 26,21% menjadi Rp2,13 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp2,89 triliun. Sementara itu, beban usaha perseroan tercatat sebesar Rp60,92 miliar, beban lainnya sebesar Rp175,54 miliar, serta beban keuangan sebesar Rp56,45 miliar.

BACA JUGA:
Wika Gedung (WEGE) Anggarkan Rp745 Miliar Bangun Kantor Menko Luhut di IKN


Per Desember 2022 lalu, total nilai aset WEGE tercatat sebesar Rp5,42 triliun, turun dari posisi akhir Desember 2021 yang sebesar Rp5,97 triliun. Liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp2,88 triliun dan ekuitas sebesar Rp2,54 triliun.
Hingga November tahun lalu, perseroan telah mengantongi nilai kontrak baru sebesar Rp4,2 triliun. Raihan tersebut tumbuh 107% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Berdasarkan pemilik proyek sudah cukup merata antara swasta, BUMN dan pemerintah.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Proyek yang termasuk dalam raihan kontrak baru hingga November 2022  antara lain, proyek gedung fasilitas pengembangan produk PT Bio Farma  senilai Rp622,01 miliar, Bandara Kediri fase 2 senilai Rp1,81 triliun,  revitalisasi Bandara Halim senilai Rp122 miliar, dan RSUD Kalideres  senilai Rp132,58 miliar.
Selanjutnya, proyek Bio Farma Renovasi Gedung No.14 senilai Rp40,09  miliar, Gedung 1 dan 2 ITB Innovation Park (IIP) Bandung Teknopedia  senilai Rp217,07 miliar, Masjid Al-Hidayah Tahap 1-Bogor senilai Rp11,12  miliar, dan Politekknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar senilai Rp125,68  miliar.
Lalu, proyek RS UIN Alauddin Makassar senilai Rp9,73 miliar, RS UPT  Vertikal Surayabaya (KSO WIKA) senilai Rp403,20 miliar, dan MFH Koridor  dan Roof Garden di Koperbi senilai Rp203,53 miliar.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) meraup laba bersih sebesar Rp230,05 miliar di 2022. Laba WEGE naik 7,56% dari laba tahun 2021 yang sebesar Rp213,88 miliar.
Meski laba naik, pendapatan perseroan tercatat turun 25,31% dari sebelumnya Rp3,16 triliun, menjadi Rp2,36 triliun. Secara rinci, pendapatan segmen jasa konstruksi tercatat sebesar Rp2,08 triliun, segmen industri mencatatkan pendapatan sebesar Rp226,50 miliar, segmen konsesi sebesar Rp46,28 miliar dan segmen properti mencatatkan pendapatan sebesar Rp9,19 miliar.

BACA JUGA:
WIKA Gedung (WEGE) Targetkan Kontrak Baru Rp6,69 Triliun


Adapun, beban pokok pendapatan WEGE mengalami penyusutan sebesar 26,21% menjadi Rp2,13 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp2,89 triliun. Sementara itu, beban usaha perseroan tercatat sebesar Rp60,92 miliar, beban lainnya sebesar Rp175,54 miliar, serta beban keuangan sebesar Rp56,45 miliar.

BACA JUGA:
Wika Gedung (WEGE) Anggarkan Rp745 Miliar Bangun Kantor Menko Luhut di IKN


Per Desember 2022 lalu, total nilai aset WEGE tercatat sebesar Rp5,42 triliun, turun dari posisi akhir Desember 2021 yang sebesar Rp5,97 triliun. Liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp2,88 triliun dan ekuitas sebesar Rp2,54 triliun.
Hingga November tahun lalu, perseroan telah mengantongi nilai kontrak baru sebesar Rp4,2 triliun. Raihan tersebut tumbuh 107% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Berdasarkan pemilik proyek sudah cukup merata antara swasta, BUMN dan pemerintah.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Proyek yang termasuk dalam raihan kontrak baru hingga November 2022  antara lain, proyek gedung fasilitas pengembangan produk PT Bio Farma  senilai Rp622,01 miliar, Bandara Kediri fase 2 senilai Rp1,81 triliun,  revitalisasi Bandara Halim senilai Rp122 miliar, dan RSUD Kalideres  senilai Rp132,58 miliar.
Selanjutnya, proyek Bio Farma Renovasi Gedung No.14 senilai Rp40,09  miliar, Gedung 1 dan 2 ITB Innovation Park (IIP) Bandung Teknopedia  senilai Rp217,07 miliar, Masjid Al-Hidayah Tahap 1-Bogor senilai Rp11,12  miliar, dan Politekknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar senilai Rp125,68  miliar.
Lalu, proyek RS UIN Alauddin Makassar senilai Rp9,73 miliar, RS UPT  Vertikal Surayabaya (KSO WIKA) senilai Rp403,20 miliar, dan MFH Koridor  dan Roof Garden di Koperbi senilai Rp203,53 miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
