<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jembatan dan Terowongan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Diuji Keamanan dan Kelayakan</title><description>Jalan terowongan dan jembatan Kereta Cepat Jakarta-Bandung diuji keamanan serta kelayakan pada jalur kereta.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/10/320/2778638/jembatan-dan-terowongan-kereta-cepat-jakarta-bandung-diuji-keamanan-dan-kelayakan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/10/320/2778638/jembatan-dan-terowongan-kereta-cepat-jakarta-bandung-diuji-keamanan-dan-kelayakan"/><item><title>Jembatan dan Terowongan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Diuji Keamanan dan Kelayakan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/10/320/2778638/jembatan-dan-terowongan-kereta-cepat-jakarta-bandung-diuji-keamanan-dan-kelayakan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/10/320/2778638/jembatan-dan-terowongan-kereta-cepat-jakarta-bandung-diuji-keamanan-dan-kelayakan</guid><pubDate>Jum'at 10 Maret 2023 09:28 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/10/320/2778638/jembatan-dan-terowongan-kereta-cepat-jakarta-bandung-diuji-keamanan-dan-kelayakan-xsHfCJILIF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jembatan dan Terowongan Kereta Cepat Diuji Keamanan. (Foto: Okezone.com/KCIC)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/10/320/2778638/jembatan-dan-terowongan-kereta-cepat-jakarta-bandung-diuji-keamanan-dan-kelayakan-xsHfCJILIF.jpg</image><title>Jembatan dan Terowongan Kereta Cepat Diuji Keamanan. (Foto: Okezone.com/KCIC)</title></images><description>JAKARTA - Jalan terowongan dan jembatan Kereta Cepat Jakarta-Bandung diuji keamanan serta kelayakan pada jalur kereta. Hal ini dilakukan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) bersama Komisi Keselamatan Jalan Terowongan dan Jembatan (KKJTJ) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
General Manager Corporate Secretary KCIC Rahadian Ratry mengatakan, kolaborasi KCIC dan KKJTJ merupakan suatu tahapan penting dalam proses penyelesaian proyek KCJB. Sertifikasi yang diberikan pemerintah ini adalah suatu syarat agar seluruh prasarana KCJB dapat dioperasikan.

BACA JUGA:
KCIC Sebut Kereta Cepat Jakarta-Bandung Lebih Cepat dari Buatan Jepang

&quot;Proses pengujian ini merupakan bentuk keseriusan KCIC dalam memastikan proyek KCJB telah sesuai standar keamanan dan kelayakan yang ditetapkan. Sebagai proyek Kereta Api Cepat pertama di Indonesia, KCIC akan memastikan bahwa KCJB telah mengikuti berbagai ketentuan yang ada,&quot; ujar Rahadian dalam keterangan tertulis, Jumat (10/3/2023).&amp;nbsp;
Adapun kolaborasi KCIC dan KKJTJ untuk menguji seluruh 13 terowongan dan 46 jembatan yang ada pada trase KCJB. Adapun untuk terowongan terpanjang ada di Purwakarta dengan panjang 4,4 km dan terowongan terpanjang ada di jalur Halim - Karawang dengan panjang 3,8 km.

BACA JUGA:
Biaya Pembengkakan Kereta Cepat Rp18,2 Triliun Disiapkan dalam Waktu Sebulan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kolaborasi ini juga merupakan salah satu tahapan jelang operasional KCJB nantinya. Pengujian ini bertujuan untuk memastikan perjalanan KCJB akan terjadi dengan aman dan nyaman.
&amp;ldquo;Bagaimanapun keamanan dan kenyamanan perjalanan dan penumpang adalah perhatian utama KCIC. Menguji kelayakan prasarana, baik itu jembatan dan terowongan adalah salah satu cara memastikan kelayakan tersebut.&amp;rdquo; kata Rahadian.KKJTJ akan melakukan pengujian kamanan dan kelayakan untuk memastikan bahwa bangunan tersebut sesuai dengan rancangan bangunan yang telah diuji sebelumnya.
Sertifikasi ini dilakukan berdasarkan inspeksi yang dilakukan oleh KKJTJ terhadap progress kontruksi yang sudah dilangsungkan pada jembatan-jembatan di sepanjang trase KCJB. Jembatan dan Terowongan yang dibangun harus sesuai dengan standar keamanan dan kelayakan yang ditetapkan oleh Kementerian PUPR.</description><content:encoded>JAKARTA - Jalan terowongan dan jembatan Kereta Cepat Jakarta-Bandung diuji keamanan serta kelayakan pada jalur kereta. Hal ini dilakukan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) bersama Komisi Keselamatan Jalan Terowongan dan Jembatan (KKJTJ) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
General Manager Corporate Secretary KCIC Rahadian Ratry mengatakan, kolaborasi KCIC dan KKJTJ merupakan suatu tahapan penting dalam proses penyelesaian proyek KCJB. Sertifikasi yang diberikan pemerintah ini adalah suatu syarat agar seluruh prasarana KCJB dapat dioperasikan.

BACA JUGA:
KCIC Sebut Kereta Cepat Jakarta-Bandung Lebih Cepat dari Buatan Jepang

&quot;Proses pengujian ini merupakan bentuk keseriusan KCIC dalam memastikan proyek KCJB telah sesuai standar keamanan dan kelayakan yang ditetapkan. Sebagai proyek Kereta Api Cepat pertama di Indonesia, KCIC akan memastikan bahwa KCJB telah mengikuti berbagai ketentuan yang ada,&quot; ujar Rahadian dalam keterangan tertulis, Jumat (10/3/2023).&amp;nbsp;
Adapun kolaborasi KCIC dan KKJTJ untuk menguji seluruh 13 terowongan dan 46 jembatan yang ada pada trase KCJB. Adapun untuk terowongan terpanjang ada di Purwakarta dengan panjang 4,4 km dan terowongan terpanjang ada di jalur Halim - Karawang dengan panjang 3,8 km.

BACA JUGA:
Biaya Pembengkakan Kereta Cepat Rp18,2 Triliun Disiapkan dalam Waktu Sebulan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kolaborasi ini juga merupakan salah satu tahapan jelang operasional KCJB nantinya. Pengujian ini bertujuan untuk memastikan perjalanan KCJB akan terjadi dengan aman dan nyaman.
&amp;ldquo;Bagaimanapun keamanan dan kenyamanan perjalanan dan penumpang adalah perhatian utama KCIC. Menguji kelayakan prasarana, baik itu jembatan dan terowongan adalah salah satu cara memastikan kelayakan tersebut.&amp;rdquo; kata Rahadian.KKJTJ akan melakukan pengujian kamanan dan kelayakan untuk memastikan bahwa bangunan tersebut sesuai dengan rancangan bangunan yang telah diuji sebelumnya.
Sertifikasi ini dilakukan berdasarkan inspeksi yang dilakukan oleh KKJTJ terhadap progress kontruksi yang sudah dilangsungkan pada jembatan-jembatan di sepanjang trase KCJB. Jembatan dan Terowongan yang dibangun harus sesuai dengan standar keamanan dan kelayakan yang ditetapkan oleh Kementerian PUPR.</content:encoded></item></channel></rss>
