<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alasan GoTo PHK 600 Karyawan</title><description>PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (Grup GoTo) melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 600 karyawan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/10/320/2778910/alasan-goto-phk-600-karyawan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/10/320/2778910/alasan-goto-phk-600-karyawan"/><item><title>Alasan GoTo PHK 600 Karyawan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/10/320/2778910/alasan-goto-phk-600-karyawan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/10/320/2778910/alasan-goto-phk-600-karyawan</guid><pubDate>Jum'at 10 Maret 2023 15:38 WIB</pubDate><dc:creator>Mutiara Oktaviana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/10/320/2778910/alasan-goto-phk-600-karyawan-gLbjrwWai0.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Goto PHK 600 karyawan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/10/320/2778910/alasan-goto-phk-600-karyawan-gLbjrwWai0.jpeg</image><title>Goto PHK 600 karyawan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (Grup GoTo) melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 600 karyawan. Manajemen Goto menjelaskan, PHK terjadi seiring dilakukannya pembaruan strategi perusahaan.
Dalam keterangan manajemen yang diterima Okezone, Jumat (10/3/2023), GoTo mengumumkan pembaruan strategi untuk membangun perusahaan yang berkelanjutan. Dalam upaya mencapai tujuan tersebut, kami melakukan kajian secara menyeluruh dan terus menerus, untuk menentukan peningkatan yang dapat dilakukan di setiap kegiatan bisnis.

BACA JUGA:
GOTO PHK Massal 600 Karyawan

&amp;ldquo;Langkah-langkah penyesuaian tersebut sayangnya akan memengaruhi sekitar 600 posisi dalam  ekosistem GoTo. Karyawan yang terdampak akan memperoleh dukungan dari perusahaan selama masa transisi, di mana dukungan yang diberikan akan  lebih dari yang diwajibkan oleh peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, dan mencakup dukungan finansial, karier, dan kesejahteraan. Langkah penyesuaian ini tidak akan memengaruhi layanan yang diberikan GoTo kepada konsumen, mitra pengemudi, dan pedagang,&amp;rdquo; kata Corporate Secretary GoTo Group Koesoemohadiani.

BACA JUGA:
Badai PHK Kian Memanas, Waymo PHK 137 Karyawan

Manajemen Goto menjelaskan, salah satu penyesuaian tersebut adalah pengkonsolidasian sejumlah bisnis dan tim dalam ekosistem kami, untuk menghadirkan organisasi yang lebih ramping serta lebih siap untuk menanggapi permintaan pasar. Sebagai contoh, Goto melakukan desain ulang pada bisnis offline merchant di GoTo Financial dan menyatukan dua tim offline merchant
&amp;ldquo;Penyesuaian seperti ini akan membantu kami memberikan layanan yang lebih baik kepada merchant, sekaligus mengurangi biaya,&amp;rdquo; imbuhnya.


Konsolidasi dan sentralisasi yang dilakukan untuk beberapa fungsi  penunjang bisnis akan menjadi shared resources  atau sumber daya  bersama, yang diharapkan akan mampu untuk menghadirkan layanan  berkualitas tinggi di seluruh ekosistem, sekaligus menghindari adanya  duplikasi fungsi dalam unit bisnis.
GoTo juga meninjau kembali prioritas, dan akan mengurangi skala atau  menunda kegiatan bisnis serta inisiatif yang bukan merupakan layanan  inti. Contohnya, mengurangi beberapa bagian dari layanan Mitra  Tokopedia, agar sumber daya perusahaan dapat difokuskan pada kegiatan  yang akan mendorong dampak lebih besar.
Teknologi akan memegang peran penting dalam percepatan eksekusi,  mengurangi proses manual dan margin of error serta meningkatkan layanan.  Hal ini juga meliputi kehadiran perangkat teknologi baru untuk  operasional, layanan serta pengelolaan data yang lebih lancar.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (Grup GoTo) melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 600 karyawan. Manajemen Goto menjelaskan, PHK terjadi seiring dilakukannya pembaruan strategi perusahaan.
Dalam keterangan manajemen yang diterima Okezone, Jumat (10/3/2023), GoTo mengumumkan pembaruan strategi untuk membangun perusahaan yang berkelanjutan. Dalam upaya mencapai tujuan tersebut, kami melakukan kajian secara menyeluruh dan terus menerus, untuk menentukan peningkatan yang dapat dilakukan di setiap kegiatan bisnis.

BACA JUGA:
GOTO PHK Massal 600 Karyawan

&amp;ldquo;Langkah-langkah penyesuaian tersebut sayangnya akan memengaruhi sekitar 600 posisi dalam  ekosistem GoTo. Karyawan yang terdampak akan memperoleh dukungan dari perusahaan selama masa transisi, di mana dukungan yang diberikan akan  lebih dari yang diwajibkan oleh peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, dan mencakup dukungan finansial, karier, dan kesejahteraan. Langkah penyesuaian ini tidak akan memengaruhi layanan yang diberikan GoTo kepada konsumen, mitra pengemudi, dan pedagang,&amp;rdquo; kata Corporate Secretary GoTo Group Koesoemohadiani.

BACA JUGA:
Badai PHK Kian Memanas, Waymo PHK 137 Karyawan

Manajemen Goto menjelaskan, salah satu penyesuaian tersebut adalah pengkonsolidasian sejumlah bisnis dan tim dalam ekosistem kami, untuk menghadirkan organisasi yang lebih ramping serta lebih siap untuk menanggapi permintaan pasar. Sebagai contoh, Goto melakukan desain ulang pada bisnis offline merchant di GoTo Financial dan menyatukan dua tim offline merchant
&amp;ldquo;Penyesuaian seperti ini akan membantu kami memberikan layanan yang lebih baik kepada merchant, sekaligus mengurangi biaya,&amp;rdquo; imbuhnya.


Konsolidasi dan sentralisasi yang dilakukan untuk beberapa fungsi  penunjang bisnis akan menjadi shared resources  atau sumber daya  bersama, yang diharapkan akan mampu untuk menghadirkan layanan  berkualitas tinggi di seluruh ekosistem, sekaligus menghindari adanya  duplikasi fungsi dalam unit bisnis.
GoTo juga meninjau kembali prioritas, dan akan mengurangi skala atau  menunda kegiatan bisnis serta inisiatif yang bukan merupakan layanan  inti. Contohnya, mengurangi beberapa bagian dari layanan Mitra  Tokopedia, agar sumber daya perusahaan dapat difokuskan pada kegiatan  yang akan mendorong dampak lebih besar.
Teknologi akan memegang peran penting dalam percepatan eksekusi,  mengurangi proses manual dan margin of error serta meningkatkan layanan.  Hal ini juga meliputi kehadiran perangkat teknologi baru untuk  operasional, layanan serta pengelolaan data yang lebih lancar.</content:encoded></item></channel></rss>
