<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Balik Tanya ke PPATK Soal Transaksi Rp300 Triliun, Sri Mulyani: Mbok Disampaikan Secara Jelas!</title><description>Sri Mulyani mengklaim sampai hari ini tidak menerima informasi transaksi mencurigakan Rp300 triliun</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/11/320/2779406/balik-tanya-ke-ppatk-soal-transaksi-rp300-triliun-sri-mulyani-mbok-disampaikan-secara-jelas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/11/320/2779406/balik-tanya-ke-ppatk-soal-transaksi-rp300-triliun-sri-mulyani-mbok-disampaikan-secara-jelas"/><item><title>Balik Tanya ke PPATK Soal Transaksi Rp300 Triliun, Sri Mulyani: Mbok Disampaikan Secara Jelas!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/11/320/2779406/balik-tanya-ke-ppatk-soal-transaksi-rp300-triliun-sri-mulyani-mbok-disampaikan-secara-jelas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/11/320/2779406/balik-tanya-ke-ppatk-soal-transaksi-rp300-triliun-sri-mulyani-mbok-disampaikan-secara-jelas</guid><pubDate>Sabtu 11 Maret 2023 16:25 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/11/320/2779406/balik-tanya-ke-ppatk-soal-transaksi-rp300-triliun-sri-mulyani-mbok-disampaikan-secara-jelas-1oOhoG77p5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/11/320/2779406/balik-tanya-ke-ppatk-soal-transaksi-rp300-triliun-sri-mulyani-mbok-disampaikan-secara-jelas-1oOhoG77p5.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengklaim sampai hari ini tidak menerima informasi transaksi mencurigakan Rp300 triliun di kementeriannya. Mulai dari hitungan, transaksi apa saja dan siapa saja yang terlibat.
Dirinya pu mengimbau para media untuk konfirmasi kembali ke Kepala Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana.

BACA JUGA:
Terima 266 Surat Transaksi Janggal dari PPATK, Sri Mulyani: Kita Sudah Tindak Lanjut&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Nanti saya sudah kontak Pak Ivan. Saya juga seizin Pak Mahfud saya tanyakan kepada Pak Ivan 'pak Ivan, Rp300 triliun itu seperti apa, mbok ya disampein aja secara jelas kepada media, siapa-siapa yang terlibat, pohon transaksinya seperti apa dan apakah informasi itu bisa di share ke publik, apakah informasi itu menjadi bukti hukum, monggo' makin detail makin bagus,&quot; jelas Sri Mulyani dalam Press Statement Menteri Keuangan dan Menkopolhukam Terkait Temuan PPATK, Sabtu (11/3/2023).

BACA JUGA:
 KPK Sebut PPATK Tengah Proses Pemblokiran Safe Box Deposit Milik Rafael Alun&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Menkeu juga ingin tahu supaya pihaknya tahu siapa saja yang makin terlibat sehingga pembersihan di lingkungan Kemenkeu lebih cepat.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8xMC8xLzE2NDExMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Jadi informasi Rp300 triliun sampai siang hari ini saya tidak bisa menjelaskan karena saya belum melihat angkanya, datanya, sumbernya transaksi apa saja yang dihitung, siapa yang terlibat,&quot; ungkapnya.
Selain terus menunggu Ivan dari PPATK guna follow up kasus ini, Menkeu Sri Mulyani juga menugaskan Wakil Menteri Keuangan, Inspektorat Jenderal hingga Dirjen Pajak dan Dirjen Bea Cukai untuk semuanya melakukan follow up jadi ketika ada data baru langsung ditindaklanjuti.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengklaim sampai hari ini tidak menerima informasi transaksi mencurigakan Rp300 triliun di kementeriannya. Mulai dari hitungan, transaksi apa saja dan siapa saja yang terlibat.
Dirinya pu mengimbau para media untuk konfirmasi kembali ke Kepala Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana.

BACA JUGA:
Terima 266 Surat Transaksi Janggal dari PPATK, Sri Mulyani: Kita Sudah Tindak Lanjut&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Nanti saya sudah kontak Pak Ivan. Saya juga seizin Pak Mahfud saya tanyakan kepada Pak Ivan 'pak Ivan, Rp300 triliun itu seperti apa, mbok ya disampein aja secara jelas kepada media, siapa-siapa yang terlibat, pohon transaksinya seperti apa dan apakah informasi itu bisa di share ke publik, apakah informasi itu menjadi bukti hukum, monggo' makin detail makin bagus,&quot; jelas Sri Mulyani dalam Press Statement Menteri Keuangan dan Menkopolhukam Terkait Temuan PPATK, Sabtu (11/3/2023).

BACA JUGA:
 KPK Sebut PPATK Tengah Proses Pemblokiran Safe Box Deposit Milik Rafael Alun&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Menkeu juga ingin tahu supaya pihaknya tahu siapa saja yang makin terlibat sehingga pembersihan di lingkungan Kemenkeu lebih cepat.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8xMC8xLzE2NDExMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Jadi informasi Rp300 triliun sampai siang hari ini saya tidak bisa menjelaskan karena saya belum melihat angkanya, datanya, sumbernya transaksi apa saja yang dihitung, siapa yang terlibat,&quot; ungkapnya.
Selain terus menunggu Ivan dari PPATK guna follow up kasus ini, Menkeu Sri Mulyani juga menugaskan Wakil Menteri Keuangan, Inspektorat Jenderal hingga Dirjen Pajak dan Dirjen Bea Cukai untuk semuanya melakukan follow up jadi ketika ada data baru langsung ditindaklanjuti.</content:encoded></item></channel></rss>
