<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Laba Bumi Serpong (BSDE) Naik 80% Jadi Rp2,4 Triliun</title><description>Laba PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) naik 80,4% menjadi Rp2,433 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/13/278/2780116/laba-bumi-serpong-bsde-naik-80-jadi-rp2-4-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/13/278/2780116/laba-bumi-serpong-bsde-naik-80-jadi-rp2-4-triliun"/><item><title>Laba Bumi Serpong (BSDE) Naik 80% Jadi Rp2,4 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/13/278/2780116/laba-bumi-serpong-bsde-naik-80-jadi-rp2-4-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/13/278/2780116/laba-bumi-serpong-bsde-naik-80-jadi-rp2-4-triliun</guid><pubDate>Senin 13 Maret 2023 12:36 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Wahyuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/13/278/2780116/laba-bumi-serpong-bsde-naik-80-jadi-rp2-4-triliun-KiK97C2RiS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laba BSDE naik sepanjang 2022 (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/13/278/2780116/laba-bumi-serpong-bsde-naik-80-jadi-rp2-4-triliun-KiK97C2RiS.jpg</image><title>Laba BSDE naik sepanjang 2022 (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Laba PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) naik 80,4% menjadi Rp2,433 triliun banding tahun 2021 yang tercatat sebesar Rp1,348 triliun. Laba per saham dasar terdongkrak ke level Rp116,34 per lembar dan sedangkan di akhir tahun 2021 berada di level Rp64,49.

BACA JUGA:
Bumi Serpong (BSDE) Catat Prapenjualan Rp8,8 Triliun di 2022


Dilansir Harian Neraca, Senin (13/3/2023), emiten properti ini juga membukukan pendapatan usaha meningkat sebesar 33,7% menjadi Rp10,235 triliun. Rinciannya, penjualan tanah, bangunan dan rumah susun naik 29,04% menjadi Rp7,903 triliun.
Bahkan pendapatan konstruksi melonjak 100% menjadi Rp980,49 miliar. Lalu pendapatan sewa terkerek 29,3% menjadi Rp925,48 miliar. Demikian juga dengan pendapatan pengelola gedung yang naik 23,04% menjadi Rp347,94 miliar.

BACA JUGA:
Direktur Paraga Artamida Borong Saham BSDE Rp10,54 Miliar


Walau beban pokok penjualan membengkak 16,9% menjadi Rp3,409 triliun, tapi laba kotor tetap terangkat 44% menjadi Rp6,826 triliun. Sementara itu, total kewajiban bertambah 5,3% menjadi Rp26,953 triliun. Pada sisi lain, jumlah ekuitas tumbuh 5,9% menjadi Rp38,045 triliun.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Tahun ini, BSDE menargetkan prapenjualan sebesar Rp8,8 triliun  atau  sama dengan capaian prapenjualan tahun 2022 sebesar Rp8,8 triliun.
Direktur BSDE Hermawan Wijaya pernah bilang,  target tahun ini  ditetapkan secara konservatif karena sejalan dengan prakiraan  pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2023 sebesar 4,5-5,3%, serta  diperkirakan Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) akan menurun dan  kembali ke sasaran 3,0&amp;plusmn;1% pada tahun 2023 dan 2,5&amp;plusmn;1% pada tahun 2024.
&amp;ldquo;Target prapenjualan sebagian besar akan dikontribusikan oleh  penjualan residensial (landed house) yakni sebesar 65%. Kemudian 17%  berasal dari penjualan komersial (kavling tanah, ruko/rukan,  kondominium) dan 18% dari potensi penjualan lahan yang dijual kepada  perusahaan patungan,&amp;rdquo; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Laba PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) naik 80,4% menjadi Rp2,433 triliun banding tahun 2021 yang tercatat sebesar Rp1,348 triliun. Laba per saham dasar terdongkrak ke level Rp116,34 per lembar dan sedangkan di akhir tahun 2021 berada di level Rp64,49.

BACA JUGA:
Bumi Serpong (BSDE) Catat Prapenjualan Rp8,8 Triliun di 2022


Dilansir Harian Neraca, Senin (13/3/2023), emiten properti ini juga membukukan pendapatan usaha meningkat sebesar 33,7% menjadi Rp10,235 triliun. Rinciannya, penjualan tanah, bangunan dan rumah susun naik 29,04% menjadi Rp7,903 triliun.
Bahkan pendapatan konstruksi melonjak 100% menjadi Rp980,49 miliar. Lalu pendapatan sewa terkerek 29,3% menjadi Rp925,48 miliar. Demikian juga dengan pendapatan pengelola gedung yang naik 23,04% menjadi Rp347,94 miliar.

BACA JUGA:
Direktur Paraga Artamida Borong Saham BSDE Rp10,54 Miliar


Walau beban pokok penjualan membengkak 16,9% menjadi Rp3,409 triliun, tapi laba kotor tetap terangkat 44% menjadi Rp6,826 triliun. Sementara itu, total kewajiban bertambah 5,3% menjadi Rp26,953 triliun. Pada sisi lain, jumlah ekuitas tumbuh 5,9% menjadi Rp38,045 triliun.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Tahun ini, BSDE menargetkan prapenjualan sebesar Rp8,8 triliun  atau  sama dengan capaian prapenjualan tahun 2022 sebesar Rp8,8 triliun.
Direktur BSDE Hermawan Wijaya pernah bilang,  target tahun ini  ditetapkan secara konservatif karena sejalan dengan prakiraan  pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2023 sebesar 4,5-5,3%, serta  diperkirakan Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) akan menurun dan  kembali ke sasaran 3,0&amp;plusmn;1% pada tahun 2023 dan 2,5&amp;plusmn;1% pada tahun 2024.
&amp;ldquo;Target prapenjualan sebagian besar akan dikontribusikan oleh  penjualan residensial (landed house) yakni sebesar 65%. Kemudian 17%  berasal dari penjualan komersial (kavling tanah, ruko/rukan,  kondominium) dan 18% dari potensi penjualan lahan yang dijual kepada  perusahaan patungan,&amp;rdquo; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
