<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BEI Bakal Terbitkan Indeks ESG Syariah Tahun Ini</title><description>Bursa Efek Indonesia (BEI) bakal menerbitkan indeks baru berbasis prinsip ESG dan syariah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/13/278/2780419/bei-bakal-terbitkan-indeks-esg-syariah-tahun-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/13/278/2780419/bei-bakal-terbitkan-indeks-esg-syariah-tahun-ini"/><item><title>BEI Bakal Terbitkan Indeks ESG Syariah Tahun Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/13/278/2780419/bei-bakal-terbitkan-indeks-esg-syariah-tahun-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/13/278/2780419/bei-bakal-terbitkan-indeks-esg-syariah-tahun-ini</guid><pubDate>Senin 13 Maret 2023 18:40 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/13/278/2780419/bei-bakal-terbitkan-indeks-esg-syariah-tahun-ini-RMJZSAYrYq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BEI terbitkan indeks syariah tahun ini (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/13/278/2780419/bei-bakal-terbitkan-indeks-esg-syariah-tahun-ini-RMJZSAYrYq.jpg</image><title>BEI terbitkan indeks syariah tahun ini (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) bakal menerbitkan indeks baru berbasis prinsip ESG dan syariah. BEI menargetkan penerbitan indeks ESG syariah dapat dilakukan tahun 2023.
Kepala Pasar Modal Syariah BEI Irwan Abdalloh mengatakan saat ini bursa sedang menunggu izin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menerbitkan indeks perdana tersebut.

BACA JUGA:
BEI: 14 Emiten Rights Issue Rp13 Triliun, 20 Perusahaan Masuk Pipeline IPO


&quot;Waktu (pastinya) belum ada, tapi yang jelas itu KPI corporate (BEI) tahun ini ada satu indeks ESG Syariah,&quot; kata Irwan di Gedung BEI, Jakarta Selatan, Senin (13/3/2023).
Irwan mengungkapkan bahwa bursa telah mengusulkan dua indeks syariah baru sejak tahun 2022, termasuk ESG Syariah, demi menjadi pelopor penerbit pertama di dunia.

BACA JUGA:
BEI Targetkan Partisipasi Perempuan Meningkat di Pasar Modal Syariah


Namun, OJK saat itu hanya merestui penerbitan IDX Sharia Growth (IDXSHAGROW) yang resmi diluncurkan pada 31 Oktober 2022.
&quot;Kenapa kemarin (2022) kita ngejar, kita awalnya mau ngejar the first in the world, eh udah keduluan Malaysia,&quot; terangnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sebagaimana diketahui, IDXSHAGROW adalah indeks yang mengukur kinerja  harga dari 30 saham syariah yang memiliki tren pertumbuhan laba bersih  dan pendapatan relatif terhadap harga dengan likuiditas transaksi serta  kinerja keuangan yang baik.
Adapun kriteria yang digunakan dalam menyeleksi 30 saham syariah yang  menjadi konstituen IDX Sharia Growth adalah saham syariah yang masuk  dalam konstituen Indeks Jakarta Islamic Index (JII70)
Selanjutnya, saham wajib membukukan laba bersih dan tidak memiliki  rasio price-to-earnings (PER) bernilai ekstrem, serta 30 saham syariah  dengan nilai skor tren pertumbuhan rasio price-to-earnings ratio (PER)  dan tren pertumbuhan rasio price-to-sales ratio (PSR) tertinggi.</description><content:encoded>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) bakal menerbitkan indeks baru berbasis prinsip ESG dan syariah. BEI menargetkan penerbitan indeks ESG syariah dapat dilakukan tahun 2023.
Kepala Pasar Modal Syariah BEI Irwan Abdalloh mengatakan saat ini bursa sedang menunggu izin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menerbitkan indeks perdana tersebut.

BACA JUGA:
BEI: 14 Emiten Rights Issue Rp13 Triliun, 20 Perusahaan Masuk Pipeline IPO


&quot;Waktu (pastinya) belum ada, tapi yang jelas itu KPI corporate (BEI) tahun ini ada satu indeks ESG Syariah,&quot; kata Irwan di Gedung BEI, Jakarta Selatan, Senin (13/3/2023).
Irwan mengungkapkan bahwa bursa telah mengusulkan dua indeks syariah baru sejak tahun 2022, termasuk ESG Syariah, demi menjadi pelopor penerbit pertama di dunia.

BACA JUGA:
BEI Targetkan Partisipasi Perempuan Meningkat di Pasar Modal Syariah


Namun, OJK saat itu hanya merestui penerbitan IDX Sharia Growth (IDXSHAGROW) yang resmi diluncurkan pada 31 Oktober 2022.
&quot;Kenapa kemarin (2022) kita ngejar, kita awalnya mau ngejar the first in the world, eh udah keduluan Malaysia,&quot; terangnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sebagaimana diketahui, IDXSHAGROW adalah indeks yang mengukur kinerja  harga dari 30 saham syariah yang memiliki tren pertumbuhan laba bersih  dan pendapatan relatif terhadap harga dengan likuiditas transaksi serta  kinerja keuangan yang baik.
Adapun kriteria yang digunakan dalam menyeleksi 30 saham syariah yang  menjadi konstituen IDX Sharia Growth adalah saham syariah yang masuk  dalam konstituen Indeks Jakarta Islamic Index (JII70)
Selanjutnya, saham wajib membukukan laba bersih dan tidak memiliki  rasio price-to-earnings (PER) bernilai ekstrem, serta 30 saham syariah  dengan nilai skor tren pertumbuhan rasio price-to-earnings ratio (PER)  dan tren pertumbuhan rasio price-to-sales ratio (PSR) tertinggi.</content:encoded></item></channel></rss>
