<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menteri Teten Tegur Marketplace yang Jual Barang Bekas Impor Ilegal   </title><description>Teten Masduki menyatakan bahwa pihaknya akan menegur platform belanja online atau marketplace.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/13/320/2780504/menteri-teten-tegur-marketplace-yang-jual-barang-bekas-impor-ilegal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/13/320/2780504/menteri-teten-tegur-marketplace-yang-jual-barang-bekas-impor-ilegal"/><item><title>Menteri Teten Tegur Marketplace yang Jual Barang Bekas Impor Ilegal   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/13/320/2780504/menteri-teten-tegur-marketplace-yang-jual-barang-bekas-impor-ilegal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/13/320/2780504/menteri-teten-tegur-marketplace-yang-jual-barang-bekas-impor-ilegal</guid><pubDate>Senin 13 Maret 2023 21:06 WIB</pubDate><dc:creator>Ikhsan Permana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/13/320/2780504/menteri-teten-tegur-marketplace-yang-jual-barang-bekas-impor-ilegal-VdhHU2YlxU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menkop UKM Teten Masduki (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/13/320/2780504/menteri-teten-tegur-marketplace-yang-jual-barang-bekas-impor-ilegal-VdhHU2YlxU.jpg</image><title>Menkop UKM Teten Masduki (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki menyatakan bahwa pihaknya akan menegur platform belanja online atau marketplace yang menjual barang bekas impor ilegal.
&quot;Nanti kalau memang itu e-commerce pasti kita akan tegur, tapi kalau medsos itu akan susah. Kalau e-commerce kita akan tegur,&quot; kata teten di kantor Kementerian Koperasi dan UKM, Senin (13/3/2023).

BACA JUGA:
Tegas Tolak Baju Bekas Impor, Menkop Teten Singgung Pasar Senen

Menurut dia, penjualan produk barang bekas impor ilegal tidak sejalan dengan program yang sedang digalakkan oleh pemerintah yaitu Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8xMC85LzE2NDA5My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Penyelundupan barang bekas, termasuk produk tekstil, itu menurut saya sangat tidak sejalan dengan gerakan Bangga Buatan Indonesia yang tujuannya untuk mengajak masyarakat untuk mencintai mengonsumsi karya bangsa sendiri,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Menkop Teten Cs Bakal Lawan Ketidakadilan di Kasus KSP Indosurya

Selain itu, Teten mengatakan, penolakan terhadap produk barang bekas impor ilegal merupakan upaya untuk melindungi industri tekstil milik pelaku UMKM.&quot;Argumen kami menolak pakaian bekas sangat kuat, dan kami ingin melindungi produk UMKM kita, terutama di sektor tekstil dan produk tekstil sepatu yang sekarang juga sudah banyak pelaku UMKM,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki menyatakan bahwa pihaknya akan menegur platform belanja online atau marketplace yang menjual barang bekas impor ilegal.
&quot;Nanti kalau memang itu e-commerce pasti kita akan tegur, tapi kalau medsos itu akan susah. Kalau e-commerce kita akan tegur,&quot; kata teten di kantor Kementerian Koperasi dan UKM, Senin (13/3/2023).

BACA JUGA:
Tegas Tolak Baju Bekas Impor, Menkop Teten Singgung Pasar Senen

Menurut dia, penjualan produk barang bekas impor ilegal tidak sejalan dengan program yang sedang digalakkan oleh pemerintah yaitu Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8xMC85LzE2NDA5My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Penyelundupan barang bekas, termasuk produk tekstil, itu menurut saya sangat tidak sejalan dengan gerakan Bangga Buatan Indonesia yang tujuannya untuk mengajak masyarakat untuk mencintai mengonsumsi karya bangsa sendiri,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Menkop Teten Cs Bakal Lawan Ketidakadilan di Kasus KSP Indosurya

Selain itu, Teten mengatakan, penolakan terhadap produk barang bekas impor ilegal merupakan upaya untuk melindungi industri tekstil milik pelaku UMKM.&quot;Argumen kami menolak pakaian bekas sangat kuat, dan kami ingin melindungi produk UMKM kita, terutama di sektor tekstil dan produk tekstil sepatu yang sekarang juga sudah banyak pelaku UMKM,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
