<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anak Usaha Adaro Energy (ADRO) Terapkan Sistem Pelabuhan Digital</title><description>Anak usaha PT Adaro Energy (ADRO) yakni PT Indonesia Multi Purpose Terminal menerapkan sistem pelabuhan digital.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/14/278/2780643/anak-usaha-adaro-energy-adro-terapkan-sistem-pelabuhan-digital</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/14/278/2780643/anak-usaha-adaro-energy-adro-terapkan-sistem-pelabuhan-digital"/><item><title>Anak Usaha Adaro Energy (ADRO) Terapkan Sistem Pelabuhan Digital</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/14/278/2780643/anak-usaha-adaro-energy-adro-terapkan-sistem-pelabuhan-digital</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/14/278/2780643/anak-usaha-adaro-energy-adro-terapkan-sistem-pelabuhan-digital</guid><pubDate>Selasa 14 Maret 2023 08:10 WIB</pubDate><dc:creator>Mutiara Oktaviana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/14/278/2780643/anak-usaha-adaro-energy-adro-terapkan-sistem-pelabuhan-digital-YEe2vUmjso.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Anak usaha ADRO terapkan digitalisasi pelabuhan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/14/278/2780643/anak-usaha-adaro-energy-adro-terapkan-sistem-pelabuhan-digital-YEe2vUmjso.jpeg</image><title>Anak usaha ADRO terapkan digitalisasi pelabuhan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Anak usaha PT Adaro Energy Tbk (ADRO) yakni PT Indonesia Multi Purpose Terminal menerapkan sistem pelabuhan digital. Dengan begitu pengguna melakukan prosedur administratif di Terminal Apung Taboneo secara online.
Direktur Utama PT Indonesia Multi Purpose Terminal (IMPT) Sonny Sidjaja mengatakan Taboneo Port Application dapat mempermudah seluruh pengguna jasa dalam proses pendaftaran dan administrasi, juga memberikan kepastian pelayanan kapal dan barang.

BACA JUGA:
Kemenhub Siapkan Pelabuhan Ciwandan Antisipasi Kemacetan di Merak


&quot;Karena dengan adanya aplikasi ini pengguna jasa dapat mendaftar dimanapun dan kapanpun secara online,&quot; katanya dilansir dari Antara, Selasa (14/3/2023).
Sonny menambahkan dengan adanya sistem dalam jaringan (daring) ini maka proses yang ditempuh oleh pelaku usaha lebih efisien, sehingga hal ini juga akan meningkatkan daya saing layanan logistik Indonesia.

BACA JUGA:
PTBA Bakal Ambil Alih PLTU Pelabuhan Ratu


&quot;Kami selaku Badan Usaha Pelabuhan juga sangat terbantu dengan adanya aplikasi Taboneo Port yang link dengan Inaportnet dalam hal memenuhi administrasi pelayanan kapal dan barang, juga memudahkan konsolidasi antara BUP dengan pihak KSOP, hal ini sangat meningkatkan efektifitas dan efisiensi,&quot; ujarnya.
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Banjarmasin Agustinus Maun menambahkan sesuai Peraturan Menteri No. 8/2022 inaportnet adalah sistem layanan tunggal untuk kapal dan kegiatan lainnya yang terkait dengan kapal yang diterapkan secara elektronik dan terstandar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8xMS8xLzE2NDEzMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Tujuan dari inaportnet adalah untuk meningkatkan efisiensi waktu  pelayanan kapal dan barang, sebagai langkah transparansi waktu pelayanan  dan tarif yang dikenakan, menurunkan biaya logistik, serta dapat  dipertanggung jawabkan.
&quot;PT Indonesia Multi Purpose Terminal, sebagai BUP, telah memenuhi  salah satu kewajibannya sesuai PM 8 tahun 2022 yaitu membangun aplikasi  pelayanan kapal dan barang yaitu aplikasi Taboneoport yang terintegrasi  dengan aplikasi Inaportnet,&quot; katanya.
Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Hendri Ginting mengatakan  dalam penerapan aplikasi yang terintegrasi Inaportnet, aspek yang  pertama harus dijunjung tinggi adalah komitmen, yaitu bagaimana seluruh  stakeholder yang terlibat dapat patuh terhadap standar operasional  prosedur yang disepakati.
&quot;Aspek kedua yang harus tetap dijaga adalah koordinasi, yaitu  bagaimana setiap pihak yang berkepentingan dapat saling bahu-membahu  untuk mewujudkan tujuan implementasi dari aplikasi  ini, yang tentunya  melibatkan banyak pihak dan instansi terkait,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Anak usaha PT Adaro Energy Tbk (ADRO) yakni PT Indonesia Multi Purpose Terminal menerapkan sistem pelabuhan digital. Dengan begitu pengguna melakukan prosedur administratif di Terminal Apung Taboneo secara online.
Direktur Utama PT Indonesia Multi Purpose Terminal (IMPT) Sonny Sidjaja mengatakan Taboneo Port Application dapat mempermudah seluruh pengguna jasa dalam proses pendaftaran dan administrasi, juga memberikan kepastian pelayanan kapal dan barang.

BACA JUGA:
Kemenhub Siapkan Pelabuhan Ciwandan Antisipasi Kemacetan di Merak


&quot;Karena dengan adanya aplikasi ini pengguna jasa dapat mendaftar dimanapun dan kapanpun secara online,&quot; katanya dilansir dari Antara, Selasa (14/3/2023).
Sonny menambahkan dengan adanya sistem dalam jaringan (daring) ini maka proses yang ditempuh oleh pelaku usaha lebih efisien, sehingga hal ini juga akan meningkatkan daya saing layanan logistik Indonesia.

BACA JUGA:
PTBA Bakal Ambil Alih PLTU Pelabuhan Ratu


&quot;Kami selaku Badan Usaha Pelabuhan juga sangat terbantu dengan adanya aplikasi Taboneo Port yang link dengan Inaportnet dalam hal memenuhi administrasi pelayanan kapal dan barang, juga memudahkan konsolidasi antara BUP dengan pihak KSOP, hal ini sangat meningkatkan efektifitas dan efisiensi,&quot; ujarnya.
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Banjarmasin Agustinus Maun menambahkan sesuai Peraturan Menteri No. 8/2022 inaportnet adalah sistem layanan tunggal untuk kapal dan kegiatan lainnya yang terkait dengan kapal yang diterapkan secara elektronik dan terstandar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8xMS8xLzE2NDEzMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Tujuan dari inaportnet adalah untuk meningkatkan efisiensi waktu  pelayanan kapal dan barang, sebagai langkah transparansi waktu pelayanan  dan tarif yang dikenakan, menurunkan biaya logistik, serta dapat  dipertanggung jawabkan.
&quot;PT Indonesia Multi Purpose Terminal, sebagai BUP, telah memenuhi  salah satu kewajibannya sesuai PM 8 tahun 2022 yaitu membangun aplikasi  pelayanan kapal dan barang yaitu aplikasi Taboneoport yang terintegrasi  dengan aplikasi Inaportnet,&quot; katanya.
Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Hendri Ginting mengatakan  dalam penerapan aplikasi yang terintegrasi Inaportnet, aspek yang  pertama harus dijunjung tinggi adalah komitmen, yaitu bagaimana seluruh  stakeholder yang terlibat dapat patuh terhadap standar operasional  prosedur yang disepakati.
&quot;Aspek kedua yang harus tetap dijaga adalah koordinasi, yaitu  bagaimana setiap pihak yang berkepentingan dapat saling bahu-membahu  untuk mewujudkan tujuan implementasi dari aplikasi  ini, yang tentunya  melibatkan banyak pihak dan instansi terkait,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
