<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BEI Pantau Ketat Saham Net TV (NETV) karena Defisit Modal</title><description>Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau ketat saham PT Net Visi Media Tbk (NETV) karena membukukan defisit modal.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/14/278/2780667/bei-pantau-ketat-saham-net-tv-netv-karena-defisit-modal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/14/278/2780667/bei-pantau-ketat-saham-net-tv-netv-karena-defisit-modal"/><item><title>BEI Pantau Ketat Saham Net TV (NETV) karena Defisit Modal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/14/278/2780667/bei-pantau-ketat-saham-net-tv-netv-karena-defisit-modal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/14/278/2780667/bei-pantau-ketat-saham-net-tv-netv-karena-defisit-modal</guid><pubDate>Selasa 14 Maret 2023 09:05 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/14/278/2780667/bei-pantau-ketat-saham-net-tv-netv-karena-defisit-modal-y3JFcdRlaQ.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">BEI pantau ketat saham NETV (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/14/278/2780667/bei-pantau-ketat-saham-net-tv-netv-karena-defisit-modal-y3JFcdRlaQ.jpeg</image><title>BEI pantau ketat saham NETV (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau ketat saham PT Net Visi Media Tbk (NETV) karena membukukan defisit modal.
PH Kepala Divisi LPP BEI Bima Ruditya Surya mengatakan bursa telah memasukkan saham NETV ke daftar saham dalam pemantauan khusus.

BACA JUGA:
BEI Bakal Terbitkan Indeks ESG Syariah Tahun Ini


&quot;Terhitung mulai efektif pada tanggal 14 Maret 2023,&quot; kata Bima di Keterbukaan Informasi, Selasa (14/3/2023).
Berdasarkan daftar efek bersifat ekuitas dalam pemantauan khusus, NETV terhitung masuk dalam kriteria poin 5 yaitu memiliki ekuitas negatif pada laporan keuangan keuangan terakhir.

BACA JUGA:
BEI Sebut 90% Investor Syariah Didominasi Generasi Muda


Hingga kuartal III/2022 emiten media ini memiliki ekuitas negatif alias defisit modal sebesar Rp60,05 miliar. Nilai ini terbentuk berkat utang yang lebih besar dibandingkan asetnya.
Jumlah kewajiban pembayaran (liabilitas) NETV mencapai Rp1,73 triliun, lebih tinggi dari posisi asetnya yang mencapai Rp1,67 triliun.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Kondisi ini juga diperparah dengan defisit saldo yang menggunung  mencapai Rp2,98 triliun, terjadi berkat kerugian yang diderita perseroan  dalam beberapa waktu terakhir.
Per September 2022, NETV membukukan rugi bersih senilai Rp147,56  miliar, membengkak 23,6% dari periode sama tahun 2021 senilai Rp119,35  miliar.
Adapun hingga Senin (13/3), perseroan belum merilis laporan keuangan  full year 2022. Saham NETV ditutup stagnan 0,00% di Rp182, dengan  kinerja sepanjang tahun (ytd) merosot 15,74%.</description><content:encoded>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau ketat saham PT Net Visi Media Tbk (NETV) karena membukukan defisit modal.
PH Kepala Divisi LPP BEI Bima Ruditya Surya mengatakan bursa telah memasukkan saham NETV ke daftar saham dalam pemantauan khusus.

BACA JUGA:
BEI Bakal Terbitkan Indeks ESG Syariah Tahun Ini


&quot;Terhitung mulai efektif pada tanggal 14 Maret 2023,&quot; kata Bima di Keterbukaan Informasi, Selasa (14/3/2023).
Berdasarkan daftar efek bersifat ekuitas dalam pemantauan khusus, NETV terhitung masuk dalam kriteria poin 5 yaitu memiliki ekuitas negatif pada laporan keuangan keuangan terakhir.

BACA JUGA:
BEI Sebut 90% Investor Syariah Didominasi Generasi Muda


Hingga kuartal III/2022 emiten media ini memiliki ekuitas negatif alias defisit modal sebesar Rp60,05 miliar. Nilai ini terbentuk berkat utang yang lebih besar dibandingkan asetnya.
Jumlah kewajiban pembayaran (liabilitas) NETV mencapai Rp1,73 triliun, lebih tinggi dari posisi asetnya yang mencapai Rp1,67 triliun.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Kondisi ini juga diperparah dengan defisit saldo yang menggunung  mencapai Rp2,98 triliun, terjadi berkat kerugian yang diderita perseroan  dalam beberapa waktu terakhir.
Per September 2022, NETV membukukan rugi bersih senilai Rp147,56  miliar, membengkak 23,6% dari periode sama tahun 2021 senilai Rp119,35  miliar.
Adapun hingga Senin (13/3), perseroan belum merilis laporan keuangan  full year 2022. Saham NETV ditutup stagnan 0,00% di Rp182, dengan  kinerja sepanjang tahun (ytd) merosot 15,74%.</content:encoded></item></channel></rss>
