<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bali Towerindo (BALI) Raup Laba Rp212 Miliar, Naik 12%</title><description>BALI meraup laba bersih senilai Rp212,08 miliar tahun 2022. Realisasi itu meningkat 12,49% yoy.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/14/278/2781000/bali-towerindo-bali-raup-laba-rp212-miliar-naik-12</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/14/278/2781000/bali-towerindo-bali-raup-laba-rp212-miliar-naik-12"/><item><title>Bali Towerindo (BALI) Raup Laba Rp212 Miliar, Naik 12%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/14/278/2781000/bali-towerindo-bali-raup-laba-rp212-miliar-naik-12</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/14/278/2781000/bali-towerindo-bali-raup-laba-rp212-miliar-naik-12</guid><pubDate>Selasa 14 Maret 2023 16:11 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/14/278/2781000/bali-towerindo-bali-raup-laba-rp212-miliar-naik-12-opeoTlMv3g.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laba BALI (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/14/278/2781000/bali-towerindo-bali-raup-laba-rp212-miliar-naik-12-opeoTlMv3g.jpg</image><title>Laba BALI (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) meraup laba bersih senilai Rp212,08 miliar tahun 2022. Realisasi itu meningkat 12,49% yoy dibandingkan tahun 2021 senilai Rp188,53 miliar.
Dikutip di keterbukaan informasi, Selasa (14/3/2023) laba per saham dasar BALI tumbuh menjadi Rp53,90 per saham, dari semula Rp47,92 per saham.

BACA JUGA:
Low Tuck Kwong Kembali Borong Saham BYAN Rp10,94 Miliar, Cuan Berapa?

Peningkatan laba terjadi berkat performa top line yang positif. Pendapatan usaha BALI meningkat 3,35% yoy menjadi Rp978,37 miliar, yang dikontribusikan dari jasa penyewaan menara BTS, dan jaringan masing-masing Rp558 miliar, dan Rp419 miliar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wMi80LzE2MzYxMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Adapun tiga pelanggan utama perseroan adalah PT Indosat Tbk (ISAT), PT Smartfren Telecom Tbk (FREN), dan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi DKI Jakarta.

BACA JUGA:
Naik Tak Wajar, BEI Gembok Saham Indo Straits (PTIS)

Beban pokok BALI juga ikut membengkak 4,61% menjadi Rp420,45 miliar, yang sebagian besar adalah penyusutan, hingga ongkos kebutuhan operasional.Neraca keuangan BALI menunjukkan terdapat peningkatan aset 3,91% total mencapai Rp5,19 triliun. Jumlah kewajiban pembayaran atau liabilitas juga bertambah 3,9% menjadi Rp2,75 triliun, sedangkan modal bersih tumbuh menjadi Rp2,44 triliun.
Akhir 2022, BALI menggenggam kas dan bank senilai Rp245,20 miliar, alias lebih tinggi dari posisi akhir 2021 senilai Rp137,07 miliar. Ini terjadi berkat peningkatan penerimaan dari pelanggan, serta pencairan sejumlah utang.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) meraup laba bersih senilai Rp212,08 miliar tahun 2022. Realisasi itu meningkat 12,49% yoy dibandingkan tahun 2021 senilai Rp188,53 miliar.
Dikutip di keterbukaan informasi, Selasa (14/3/2023) laba per saham dasar BALI tumbuh menjadi Rp53,90 per saham, dari semula Rp47,92 per saham.

BACA JUGA:
Low Tuck Kwong Kembali Borong Saham BYAN Rp10,94 Miliar, Cuan Berapa?

Peningkatan laba terjadi berkat performa top line yang positif. Pendapatan usaha BALI meningkat 3,35% yoy menjadi Rp978,37 miliar, yang dikontribusikan dari jasa penyewaan menara BTS, dan jaringan masing-masing Rp558 miliar, dan Rp419 miliar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wMi80LzE2MzYxMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Adapun tiga pelanggan utama perseroan adalah PT Indosat Tbk (ISAT), PT Smartfren Telecom Tbk (FREN), dan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi DKI Jakarta.

BACA JUGA:
Naik Tak Wajar, BEI Gembok Saham Indo Straits (PTIS)

Beban pokok BALI juga ikut membengkak 4,61% menjadi Rp420,45 miliar, yang sebagian besar adalah penyusutan, hingga ongkos kebutuhan operasional.Neraca keuangan BALI menunjukkan terdapat peningkatan aset 3,91% total mencapai Rp5,19 triliun. Jumlah kewajiban pembayaran atau liabilitas juga bertambah 3,9% menjadi Rp2,75 triliun, sedangkan modal bersih tumbuh menjadi Rp2,44 triliun.
Akhir 2022, BALI menggenggam kas dan bank senilai Rp245,20 miliar, alias lebih tinggi dari posisi akhir 2021 senilai Rp137,07 miliar. Ini terjadi berkat peningkatan penerimaan dari pelanggan, serta pencairan sejumlah utang.</content:encoded></item></channel></rss>
