<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bank Mandiri (BMRI) Setor Dividen ke Negara Rp12,84 Triliun</title><description>RUPST 2023 PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sepakat menyetorkan dividen kepada Negara Republik Indonesia atas sebesar Rp12,84 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/14/278/2781073/bank-mandiri-bmri-setor-dividen-ke-negara-rp12-84-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/14/278/2781073/bank-mandiri-bmri-setor-dividen-ke-negara-rp12-84-triliun"/><item><title>Bank Mandiri (BMRI) Setor Dividen ke Negara Rp12,84 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/14/278/2781073/bank-mandiri-bmri-setor-dividen-ke-negara-rp12-84-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/14/278/2781073/bank-mandiri-bmri-setor-dividen-ke-negara-rp12-84-triliun</guid><pubDate>Selasa 14 Maret 2023 18:00 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/14/278/2781073/bank-mandiri-bmri-setor-dividen-ke-negara-rp12-84-triliun-Ty3UDdshh2.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Bank Mandiri gelar RUPST. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/14/278/2781073/bank-mandiri-bmri-setor-dividen-ke-negara-rp12-84-triliun-Ty3UDdshh2.JPG</image><title>Bank Mandiri gelar RUPST. (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2023 PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sepakat menyetorkan dividen kepada Negara Republik Indonesia atas sebesar Rp12,84 triliun.

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengatakan, dividen tersebut naik 46,7% dari posisi tahun lalu.

BACA JUGA:
Bank Mandiri (BMRI) Gelar RUPST, Berikut Susunan Komisaris-Direksi Terbaru

Besaran dividen tersebut sejalan dengan komitmen manajemen Bank Mandiri, yang terus berupaya untuk berkontribusi secara optimal kepada masyarakat.

&amp;ldquo;Keputusan ini juga mengindikasikan dukungan yang kuat dari pemegang saham kepada manajemen untuk terus memberikan solusi finansial yang terbaik tak hanya kepada nasabah tetapi juga masyarakat secara luas,&amp;rdquo; ujar Darmawan dalam keterangan resminya, Selasa (14/3/2023).

BACA JUGA:
RUPST, Bank Mandiri (BMRI) Sepakati Bagi Dividen Rp24,7 Triliun

Adapun RUPST Bank Mandiri sepakat menetapkan 60% dari laba bersih konsolidasi 2022 atau sekitar Rp24,7 triliun sebagai dividen yang akan dibagikan kepada pemegang saham (dividen payout ratio).

Dari nilai tersebut, besaran dividen per lembar saham atau dividend per share Bank Mandiri yakni mencapai kisaran Rp529,34.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurut Darmawan, besaran dividend per share Bank Mandiri tersebut naik 46,8% jika dibandingkan dengan periode setahun sebelumnya yang sebesar Rp360,64 per lembar saham.



Sementara itu, 40% dari laba bersih konsolidasi tahun lalu atau sebesar Rp16,46 triliun akan dialokasikan sebagai laba ditahan.



Sebagai informasi, total laba bersih Bank Mandiri untuk tahun buku 2022 tercatat sebesar Rp41,17 triliun. Capaian ini naik 46,89% bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.



Darmawan melanjutkan, keputusan pembagian dividen juga dilakukan dengan mempertimbangkan rencana akselerasi serta ekspansi bisnis serta kebutuhan permodalan Bank Mandiri.



Adapun, setelah pembagian dividen, rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) Bank Mandiri sampai dengan akhir tahun 2023 diproyeksikan tetap terjaga di level optimal.</description><content:encoded>JAKARTA - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2023 PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sepakat menyetorkan dividen kepada Negara Republik Indonesia atas sebesar Rp12,84 triliun.

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengatakan, dividen tersebut naik 46,7% dari posisi tahun lalu.

BACA JUGA:
Bank Mandiri (BMRI) Gelar RUPST, Berikut Susunan Komisaris-Direksi Terbaru

Besaran dividen tersebut sejalan dengan komitmen manajemen Bank Mandiri, yang terus berupaya untuk berkontribusi secara optimal kepada masyarakat.

&amp;ldquo;Keputusan ini juga mengindikasikan dukungan yang kuat dari pemegang saham kepada manajemen untuk terus memberikan solusi finansial yang terbaik tak hanya kepada nasabah tetapi juga masyarakat secara luas,&amp;rdquo; ujar Darmawan dalam keterangan resminya, Selasa (14/3/2023).

BACA JUGA:
RUPST, Bank Mandiri (BMRI) Sepakati Bagi Dividen Rp24,7 Triliun

Adapun RUPST Bank Mandiri sepakat menetapkan 60% dari laba bersih konsolidasi 2022 atau sekitar Rp24,7 triliun sebagai dividen yang akan dibagikan kepada pemegang saham (dividen payout ratio).

Dari nilai tersebut, besaran dividen per lembar saham atau dividend per share Bank Mandiri yakni mencapai kisaran Rp529,34.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurut Darmawan, besaran dividend per share Bank Mandiri tersebut naik 46,8% jika dibandingkan dengan periode setahun sebelumnya yang sebesar Rp360,64 per lembar saham.



Sementara itu, 40% dari laba bersih konsolidasi tahun lalu atau sebesar Rp16,46 triliun akan dialokasikan sebagai laba ditahan.



Sebagai informasi, total laba bersih Bank Mandiri untuk tahun buku 2022 tercatat sebesar Rp41,17 triliun. Capaian ini naik 46,89% bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.



Darmawan melanjutkan, keputusan pembagian dividen juga dilakukan dengan mempertimbangkan rencana akselerasi serta ekspansi bisnis serta kebutuhan permodalan Bank Mandiri.



Adapun, setelah pembagian dividen, rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) Bank Mandiri sampai dengan akhir tahun 2023 diproyeksikan tetap terjaga di level optimal.</content:encoded></item></channel></rss>
