<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indeks Dolar AS Melemah di Tengah Kebangkrutan Silicon Valey Bank</title><description>Indeks dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/14/320/2780634/indeks-dolar-as-melemah-di-tengah-kebangkrutan-silicon-valey-bank</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/14/320/2780634/indeks-dolar-as-melemah-di-tengah-kebangkrutan-silicon-valey-bank"/><item><title>Indeks Dolar AS Melemah di Tengah Kebangkrutan Silicon Valey Bank</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/14/320/2780634/indeks-dolar-as-melemah-di-tengah-kebangkrutan-silicon-valey-bank</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/14/320/2780634/indeks-dolar-as-melemah-di-tengah-kebangkrutan-silicon-valey-bank</guid><pubDate>Selasa 14 Maret 2023 07:56 WIB</pubDate><dc:creator>Safina Asha Jamna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/14/320/2780634/indeks-dolar-as-melemah-di-tengah-kebangkrutan-silicon-valey-bank-Oz5xl8Khc5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Dolar AS melemah (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/14/320/2780634/indeks-dolar-as-melemah-di-tengah-kebangkrutan-silicon-valey-bank-Oz5xl8Khc5.jpg</image><title>Indeks Dolar AS melemah (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Indeks dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB). Dolar melemah di tengah kebangkrutan Silicon Valey Bank (SVB).
Melansir Antara, Selasa (14/3/2023), Presiden AS Joe Biden mengatakan tindakan cepat pemerintah untuk memastikan deposan dapat mengakses dana mereka di Silicon Valley Bank (SVB) dan Signature Bank harus memberikan kepercayaan kepada orang Amerika bahwa sistem perbankan AS aman.

BACA JUGA:
Bangkrut, Miliaran Dolar Dana Nasabah Nyangkut di Bank Silicon Valley


The Fed mengumumkan akan menyediakan dana tambahan melalui Program Pendanaan Berjangka Bank baru, yang akan menawarkan pinjaman hingga satu tahun kepada lembaga penyimpanan, yang didukung oleh Kementerian Keuangan AS dan aset lain yang dimiliki lembaga ini.
Dolar AS jatuh, dengan indeks dolar, ukuran greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, meluncur 0,59% karena imbal hasil obligasi pemerintah jangka pendek jatuh dan mengurangi pendorong utama kekuatan mata uang AS baru-baru ini.

BACA JUGA:
Harga Emas Akhirnya Berkilau setelah Dolar AS Tertekan


Imbal hasil surat utang dua tahun anjlok 57,2 basis poin menjadi 4,016% dalam penurunan satu hari terbesar sejak jatuhnya pasar saham Black Monday tahun 1987.
&quot;Terlepas dari sifat risiko finansial yang cukup signifikan dari perkembangan ini selama beberapa hari terakhir, kami benar-benar belum melihat tawaran untuk dolar dari sudut pandang safe-haven atau likuiditas,&quot; kata Shaun Osborne, kepala strategi valas di Scotiabank di Toronto.
&quot;Ini sebagian besar merupakan cerminan pasar yang menilai ulang prospek suku bunga Fed, setidaknya dalam sudut pandang jangka pendek,&quot; katanya pula.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNi80LzE2MDg5Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dana Fed berjangka turun, dengan ekspektasi suku bunga terminal Fed  meluncur ke 3,84% pada Desember dari di atas 5,0% minggu lalu.
Goldman Sachs, di antara bank-bank besar lainnya, mengatakan tidak  lagi memperkirakan The Fed untuk memberikan kenaikan suku bunga pada  akhir pertemuan kebijakan dua hari pada 22 Maret.
Mata uang safe-haven, seperti yen Jepang dan franc Swiss, diuntungkan dari kejatuhan SVB.
Yen Jepang menguat 1,26% pada 133,33 per dolar, sedangkan dolar turun 1,02% terhadap franc Swiss pada 0,912.
Euro naik 0,79% menjadi 1,0727 dolar AS. Sebelumnya, euro mencapai  level tertinggi hampir satu bulan di 1,0737 dolar AS, menjelang  pertemuan kebijakan Bank Sentral Eropa pada Kamis (16/3).
Sterling diperdagangkan pada 1,2181 dolar AS, naik 1,27%. Peso  Meksiko, yang lebih kuat dari dolar sepanjang tahun, turun 2,32% versus  greenback di 18,94.
Dolar Australia melonjak 1,37% menjadi 0,667 dolar AS, di jalur untuk%tase lonjakan satu hari terbesar sejak 7 Februari.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Indeks dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB). Dolar melemah di tengah kebangkrutan Silicon Valey Bank (SVB).
Melansir Antara, Selasa (14/3/2023), Presiden AS Joe Biden mengatakan tindakan cepat pemerintah untuk memastikan deposan dapat mengakses dana mereka di Silicon Valley Bank (SVB) dan Signature Bank harus memberikan kepercayaan kepada orang Amerika bahwa sistem perbankan AS aman.

BACA JUGA:
Bangkrut, Miliaran Dolar Dana Nasabah Nyangkut di Bank Silicon Valley


The Fed mengumumkan akan menyediakan dana tambahan melalui Program Pendanaan Berjangka Bank baru, yang akan menawarkan pinjaman hingga satu tahun kepada lembaga penyimpanan, yang didukung oleh Kementerian Keuangan AS dan aset lain yang dimiliki lembaga ini.
Dolar AS jatuh, dengan indeks dolar, ukuran greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, meluncur 0,59% karena imbal hasil obligasi pemerintah jangka pendek jatuh dan mengurangi pendorong utama kekuatan mata uang AS baru-baru ini.

BACA JUGA:
Harga Emas Akhirnya Berkilau setelah Dolar AS Tertekan


Imbal hasil surat utang dua tahun anjlok 57,2 basis poin menjadi 4,016% dalam penurunan satu hari terbesar sejak jatuhnya pasar saham Black Monday tahun 1987.
&quot;Terlepas dari sifat risiko finansial yang cukup signifikan dari perkembangan ini selama beberapa hari terakhir, kami benar-benar belum melihat tawaran untuk dolar dari sudut pandang safe-haven atau likuiditas,&quot; kata Shaun Osborne, kepala strategi valas di Scotiabank di Toronto.
&quot;Ini sebagian besar merupakan cerminan pasar yang menilai ulang prospek suku bunga Fed, setidaknya dalam sudut pandang jangka pendek,&quot; katanya pula.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNi80LzE2MDg5Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dana Fed berjangka turun, dengan ekspektasi suku bunga terminal Fed  meluncur ke 3,84% pada Desember dari di atas 5,0% minggu lalu.
Goldman Sachs, di antara bank-bank besar lainnya, mengatakan tidak  lagi memperkirakan The Fed untuk memberikan kenaikan suku bunga pada  akhir pertemuan kebijakan dua hari pada 22 Maret.
Mata uang safe-haven, seperti yen Jepang dan franc Swiss, diuntungkan dari kejatuhan SVB.
Yen Jepang menguat 1,26% pada 133,33 per dolar, sedangkan dolar turun 1,02% terhadap franc Swiss pada 0,912.
Euro naik 0,79% menjadi 1,0727 dolar AS. Sebelumnya, euro mencapai  level tertinggi hampir satu bulan di 1,0737 dolar AS, menjelang  pertemuan kebijakan Bank Sentral Eropa pada Kamis (16/3).
Sterling diperdagangkan pada 1,2181 dolar AS, naik 1,27%. Peso  Meksiko, yang lebih kuat dari dolar sepanjang tahun, turun 2,32% versus  greenback di 18,94.
Dolar Australia melonjak 1,37% menjadi 0,667 dolar AS, di jalur untuk%tase lonjakan satu hari terbesar sejak 7 Februari.</content:encoded></item></channel></rss>
