<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Silicon Valley Bank Bangkrut, Luhut: Kita Harus Hati-Hati</title><description>Luhut Binsar Pandjaitan buka suara soal Sillicon Valley Bank (SVB) bangkrut.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/14/320/2781016/silicon-valley-bank-bangkrut-luhut-kita-harus-hati-hati</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/14/320/2781016/silicon-valley-bank-bangkrut-luhut-kita-harus-hati-hati"/><item><title>Silicon Valley Bank Bangkrut, Luhut: Kita Harus Hati-Hati</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/14/320/2781016/silicon-valley-bank-bangkrut-luhut-kita-harus-hati-hati</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/14/320/2781016/silicon-valley-bank-bangkrut-luhut-kita-harus-hati-hati</guid><pubDate>Selasa 14 Maret 2023 16:37 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/14/320/2781016/sillicon-valley-bank-bangkrut-luhut-kita-harus-hati-hati-MTI5vE1xwy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/14/320/2781016/sillicon-valley-bank-bangkrut-luhut-kita-harus-hati-hati-MTI5vE1xwy.jpg</image><title>Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan buka suara soal Sillicon Valley Bank (SVB) bangkrut. Menurutnya hal itu tidak pernah ada yang menduga.
Meski begitu Luhut pede dengan modal kapital perbankan Indonesia yang sejauh ini masih relatif bagus dibandingkan dengan perbankan di Amerika Serikat.

BACA JUGA:
Luhut Buka Suara soal Bandara Internasional di Indonesia Dipangkas

&quot;Saya lihat ini nilai liquidity coverage ratio (LCR) di Indonesia itu 234%, masih tinggi, US itu 148%, kemudian Jepang 135%, China 132%, dan Eropa 120%. Jadi Indonesia masih tinggi sekali,&quot; katanya usai menghadiri acara Indonesia Leading Economic Forum 2023 di Jakarta, Selasa (14/3/2023).

Meski begitu, ia mengingatkan agar Indonesia tetap berhati-hati dengan keadaan saat ini dan tidak boleh jumawa meski keadaan Indonesia sedang dalam kondisi baik.
&quot;Kita harus berhati-hati menghadapi ini, tidak boleh jumawa,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Luhut Sebut Nilai Investasi 3 TPST di Bali Tembus Rp228 Millar

Seperti diketahui, Silicon Valley Bank mulai mengalami kebangkrutan ketika para nasabahnya, yang sebagian besar adalah perusahaan-perusahaan teknologi yang membutuhkan uang tunai ketika berjuang mendapatkan pembiayaan dan mulai menarik simpanan mereka.Kebangkrut Silicon Valley menjadi sorotan dunia sebab banyak nasabah dengan nilai rekening yang sangat besar pada bank terbesar ke-16 di Amerika tersebut.
Kebangkrutan Silicon Valley Bank ini pun menjadi kegagalan bank terbesar kedua dalam sejarah Amerika setelah ambruknya Washington Mutual pada 2008.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan buka suara soal Sillicon Valley Bank (SVB) bangkrut. Menurutnya hal itu tidak pernah ada yang menduga.
Meski begitu Luhut pede dengan modal kapital perbankan Indonesia yang sejauh ini masih relatif bagus dibandingkan dengan perbankan di Amerika Serikat.

BACA JUGA:
Luhut Buka Suara soal Bandara Internasional di Indonesia Dipangkas

&quot;Saya lihat ini nilai liquidity coverage ratio (LCR) di Indonesia itu 234%, masih tinggi, US itu 148%, kemudian Jepang 135%, China 132%, dan Eropa 120%. Jadi Indonesia masih tinggi sekali,&quot; katanya usai menghadiri acara Indonesia Leading Economic Forum 2023 di Jakarta, Selasa (14/3/2023).

Meski begitu, ia mengingatkan agar Indonesia tetap berhati-hati dengan keadaan saat ini dan tidak boleh jumawa meski keadaan Indonesia sedang dalam kondisi baik.
&quot;Kita harus berhati-hati menghadapi ini, tidak boleh jumawa,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Luhut Sebut Nilai Investasi 3 TPST di Bali Tembus Rp228 Millar

Seperti diketahui, Silicon Valley Bank mulai mengalami kebangkrutan ketika para nasabahnya, yang sebagian besar adalah perusahaan-perusahaan teknologi yang membutuhkan uang tunai ketika berjuang mendapatkan pembiayaan dan mulai menarik simpanan mereka.Kebangkrut Silicon Valley menjadi sorotan dunia sebab banyak nasabah dengan nilai rekening yang sangat besar pada bank terbesar ke-16 di Amerika tersebut.
Kebangkrutan Silicon Valley Bank ini pun menjadi kegagalan bank terbesar kedua dalam sejarah Amerika setelah ambruknya Washington Mutual pada 2008.</content:encoded></item></channel></rss>
