<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dirut Pertamina Ungkap Hasil Investigasi Kebakaran Depo BBM Plumpang, Bukan dari Tangki</title><description>Nicke menyebut kebakaran disebabkan ledakan pipa penyalur</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/14/320/2781123/dirut-pertamina-ungkap-hasil-investigasi-kebakaran-depo-bbm-plumpang-bukan-dari-tangki</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/14/320/2781123/dirut-pertamina-ungkap-hasil-investigasi-kebakaran-depo-bbm-plumpang-bukan-dari-tangki"/><item><title>Dirut Pertamina Ungkap Hasil Investigasi Kebakaran Depo BBM Plumpang, Bukan dari Tangki</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/14/320/2781123/dirut-pertamina-ungkap-hasil-investigasi-kebakaran-depo-bbm-plumpang-bukan-dari-tangki</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/14/320/2781123/dirut-pertamina-ungkap-hasil-investigasi-kebakaran-depo-bbm-plumpang-bukan-dari-tangki</guid><pubDate>Selasa 14 Maret 2023 19:34 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/14/320/2781123/dirut-pertamina-ungkap-hasil-investigasi-kebakaran-depo-bbm-plumpang-bukan-dari-tangki-J7yoK0Faru.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Investigasi Kebakaran Depo BBM Plumpang. (Foto: Okezone.com/Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/14/320/2781123/dirut-pertamina-ungkap-hasil-investigasi-kebakaran-depo-bbm-plumpang-bukan-dari-tangki-J7yoK0Faru.jpg</image><title>Investigasi Kebakaran Depo BBM Plumpang. (Foto: Okezone.com/Antara)</title></images><description>JAKARTA - Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati, menegaskan bahwa kebakaran di Depo atau Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Plumpang, bukan karena ledakan tangki penampung.
Demikian disampaikan Nicke saat rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI. Nicke menyebut kebakaran disebabkan ledakan pipa penyalur. Hanya saja, perkara ini belum dirinci lebih jauh karena masih pada tahap investigasi.
&quot;Kemarin insiden itu, kalau kita lihat A orange di pojok atas kanan (lokasi tangki), pas di belokan, di situ, jadi bukan di tangkinya, tapi di pipa di situ. Kalau dilihat ada pipa yang masuk ke dalam tangki tersebut, di pipa inlet itulah yang terjadi kebakaran. Sehingga kemarin, kita masih investigasi Pak,&quot; ungkap Nicke, Selasa (14/3/2023).

BACA JUGA:
Dampak Depo Plumpang Berhenti Beroperasi, Suplai di 19 Daerah Terganggu&amp;nbsp;

Meski terjadi ledakan dahsyat, dia mengatakan tangki-tangki dan seluruh instalasi fasilitas yang ada di TBBM Plumpang masih aman alias tidak terbakar.
&quot;Yang terbakar adalah pipa yang inlet saja,  yang ke arah sana dan itu pun berhasil kita padamkan dalam waktu satu jam, dan dalam waktu 3 jam kita dinginkan, setelah itu dinyatakan aman,&quot; katanya.
Karena tangki penampung BBM tidak meledak, pasca kebakaran pipa di Depo Plumpang atau pada pukul 04.00 WIB Pertamina kembali mengaktifkan operasional Depo Plumpang. Hanya saja, pipa yang digunakan sebagai suplai bahan bakar berasal dari pipa dari laut.

BACA JUGA:
Pusat Psikologi TNI Terjunkan Tim ke Plumpang, Agar Relawan Bekerja Optimal

&quot;Sehingga pada saat itu, setelah kejadian jam 4 pagi sudah diaktifkan kembali, digunakan kembali, tetapi pipanya kita off-kan, tidak digunakan, sehingga suplainya menggunakan pipa dari laut,&quot; tuturnya.
Nicke mengatakan jika terjadi penghentian sementara atas operasional TBBM di Plumpang akan berdampak besar terhadap suplai BBM di 19 Kabupaten/Kota. Pasalnya, secara nasional 15 persen pasokan BBM berada di Depo Plumpang.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wOS8xLzE2NDAzOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dari TBBM itu, bahan bakar berbasis fosil itu disalurkan ke 790 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) baik umum maupun nelayan, Pertashop, hingga 304 customer industri
&quot;Jadi ada permasalahan yang terjadi sehingga (TBBM Plumpang) tidak dapat beroperasi, ini bisa mengakibatkan suplai (terganggu) di 19 Kabupaten/Kota. Secara nasional ini 15 persen dari stok nasional ini ada di Plumpang,&quot; lanjut dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati, menegaskan bahwa kebakaran di Depo atau Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Plumpang, bukan karena ledakan tangki penampung.
Demikian disampaikan Nicke saat rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI. Nicke menyebut kebakaran disebabkan ledakan pipa penyalur. Hanya saja, perkara ini belum dirinci lebih jauh karena masih pada tahap investigasi.
&quot;Kemarin insiden itu, kalau kita lihat A orange di pojok atas kanan (lokasi tangki), pas di belokan, di situ, jadi bukan di tangkinya, tapi di pipa di situ. Kalau dilihat ada pipa yang masuk ke dalam tangki tersebut, di pipa inlet itulah yang terjadi kebakaran. Sehingga kemarin, kita masih investigasi Pak,&quot; ungkap Nicke, Selasa (14/3/2023).

BACA JUGA:
Dampak Depo Plumpang Berhenti Beroperasi, Suplai di 19 Daerah Terganggu&amp;nbsp;

Meski terjadi ledakan dahsyat, dia mengatakan tangki-tangki dan seluruh instalasi fasilitas yang ada di TBBM Plumpang masih aman alias tidak terbakar.
&quot;Yang terbakar adalah pipa yang inlet saja,  yang ke arah sana dan itu pun berhasil kita padamkan dalam waktu satu jam, dan dalam waktu 3 jam kita dinginkan, setelah itu dinyatakan aman,&quot; katanya.
Karena tangki penampung BBM tidak meledak, pasca kebakaran pipa di Depo Plumpang atau pada pukul 04.00 WIB Pertamina kembali mengaktifkan operasional Depo Plumpang. Hanya saja, pipa yang digunakan sebagai suplai bahan bakar berasal dari pipa dari laut.

BACA JUGA:
Pusat Psikologi TNI Terjunkan Tim ke Plumpang, Agar Relawan Bekerja Optimal

&quot;Sehingga pada saat itu, setelah kejadian jam 4 pagi sudah diaktifkan kembali, digunakan kembali, tetapi pipanya kita off-kan, tidak digunakan, sehingga suplainya menggunakan pipa dari laut,&quot; tuturnya.
Nicke mengatakan jika terjadi penghentian sementara atas operasional TBBM di Plumpang akan berdampak besar terhadap suplai BBM di 19 Kabupaten/Kota. Pasalnya, secara nasional 15 persen pasokan BBM berada di Depo Plumpang.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wOS8xLzE2NDAzOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dari TBBM itu, bahan bakar berbasis fosil itu disalurkan ke 790 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) baik umum maupun nelayan, Pertashop, hingga 304 customer industri
&quot;Jadi ada permasalahan yang terjadi sehingga (TBBM Plumpang) tidak dapat beroperasi, ini bisa mengakibatkan suplai (terganggu) di 19 Kabupaten/Kota. Secara nasional ini 15 persen dari stok nasional ini ada di Plumpang,&quot; lanjut dia.</content:encoded></item></channel></rss>
