<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Diprediksi Lanjutkan Penurunan, Bakal ke Level 6.594?   </title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan pelemahan sepanjang perdagangan hari ini</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/15/278/2781319/ihsg-diprediksi-lanjutkan-penurunan-bakal-ke-level-6-594</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/15/278/2781319/ihsg-diprediksi-lanjutkan-penurunan-bakal-ke-level-6-594"/><item><title>IHSG Diprediksi Lanjutkan Penurunan, Bakal ke Level 6.594?   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/15/278/2781319/ihsg-diprediksi-lanjutkan-penurunan-bakal-ke-level-6-594</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/15/278/2781319/ihsg-diprediksi-lanjutkan-penurunan-bakal-ke-level-6-594</guid><pubDate>Rabu 15 Maret 2023 08:44 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/15/278/2781319/ihsg-diprediksi-lanjutkan-penurunan-bakal-ke-level-6-594-545oxkyFLZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IHSG Lanjutkan Pelemahan Hari Ini. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/15/278/2781319/ihsg-diprediksi-lanjutkan-penurunan-bakal-ke-level-6-594-545oxkyFLZ.jpg</image><title>IHSG Lanjutkan Pelemahan Hari Ini. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan pelemahan sepanjang perdagangan hari ini. Adapun pergerakan indeks saham akan berada di kisaran 6.594&amp;ndash;6.741.
Menurut Pengamat Pasar Mmodal William Hartanto, masalah IHSG dimulai, meskipun masih ada peluang pelemahan lanjutan. Walaupun terlihat seperti tidak ada efek dari berita kebangkrutan Silicon Valley Bank, namun bukan berarti IHSG akan menguat.
&quot;Mengapa begitu? Rahasianya ada pada pergerakan IHSG secara teknikal, di mana resistance 6800 tidak mampu ditembus pada perdagangan 2 hari yang lalu,&quot; tulis William dalam analisisnya, Rabu (15/3/2023).

BACA JUGA:
IHSG Merosot 2,14% ke 6.641 di Akhir Perdagangan

Menurut William, ini sudah menjadi semacam &amp;ldquo;kode&amp;rdquo; dari pasar bahwa IHSG masih akan melemah.
&quot;Berikutnya adalah kepanikan pelaku pasar domestik. Kita mengetahui bahwa saat ini sedang banyak kekhawatiran yang disebarkan tentang crash 2008 bisa terulang lagi,&quot; katanya.
Adapun karena kekhawatiran tersebut memuncak, maka distribusi pun terjadi. Terlihat bahwa pada perdagangan kemarin, di sesi 2 terjadi peningkatan nilai transaksi, kepanikan telah terjadi.

BACA JUGA:
IHSG Anjlok 1,54% ke Level 6.682 di Jeda Sesi I

&quot;Perlukah kepanikan ini terjadi? Menurut kami sepertinya tidak perlu. Kami mencoba menilai dari bursa Amerika terlebih dahulu, mengingat sumber utama kepanikan datang dari sana,&quot; imbuh dia.
Secara teknikal, ada demand zone IHSG di area 6.500, ada potensi untuk rebound, namun belum mengakhiri downtrend yang terjadi.
Sebelumnya, IHSG ditutup melemah sebesar -145.14 poin (-2.14%) menuju 6641,81 pada perdagangan hari Selasa 14 Maret 2023.Sebanyak 101 saham menguat, 478 saham menurun, dan 146 saham tidak mengalami perubahan harga pada perdagangan kemarin.
Nilai transaksi mencapai Rp11.523 triliun (all market). Nilai transaksi mengalami peningkatan dibanding nilai transaksi sebelumnya.
Berikut beberapa saham yang direkomendasikan secara teknikal.
IMAS, buy, support 995, resistance 1120.
NICL, buy, support 290, resistance 320; 340.
SINI, buy, support 1900, resistance 2190.
AKRA, buy, support 1355, resistance 1470.</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan pelemahan sepanjang perdagangan hari ini. Adapun pergerakan indeks saham akan berada di kisaran 6.594&amp;ndash;6.741.
Menurut Pengamat Pasar Mmodal William Hartanto, masalah IHSG dimulai, meskipun masih ada peluang pelemahan lanjutan. Walaupun terlihat seperti tidak ada efek dari berita kebangkrutan Silicon Valley Bank, namun bukan berarti IHSG akan menguat.
&quot;Mengapa begitu? Rahasianya ada pada pergerakan IHSG secara teknikal, di mana resistance 6800 tidak mampu ditembus pada perdagangan 2 hari yang lalu,&quot; tulis William dalam analisisnya, Rabu (15/3/2023).

BACA JUGA:
IHSG Merosot 2,14% ke 6.641 di Akhir Perdagangan

Menurut William, ini sudah menjadi semacam &amp;ldquo;kode&amp;rdquo; dari pasar bahwa IHSG masih akan melemah.
&quot;Berikutnya adalah kepanikan pelaku pasar domestik. Kita mengetahui bahwa saat ini sedang banyak kekhawatiran yang disebarkan tentang crash 2008 bisa terulang lagi,&quot; katanya.
Adapun karena kekhawatiran tersebut memuncak, maka distribusi pun terjadi. Terlihat bahwa pada perdagangan kemarin, di sesi 2 terjadi peningkatan nilai transaksi, kepanikan telah terjadi.

BACA JUGA:
IHSG Anjlok 1,54% ke Level 6.682 di Jeda Sesi I

&quot;Perlukah kepanikan ini terjadi? Menurut kami sepertinya tidak perlu. Kami mencoba menilai dari bursa Amerika terlebih dahulu, mengingat sumber utama kepanikan datang dari sana,&quot; imbuh dia.
Secara teknikal, ada demand zone IHSG di area 6.500, ada potensi untuk rebound, namun belum mengakhiri downtrend yang terjadi.
Sebelumnya, IHSG ditutup melemah sebesar -145.14 poin (-2.14%) menuju 6641,81 pada perdagangan hari Selasa 14 Maret 2023.Sebanyak 101 saham menguat, 478 saham menurun, dan 146 saham tidak mengalami perubahan harga pada perdagangan kemarin.
Nilai transaksi mencapai Rp11.523 triliun (all market). Nilai transaksi mengalami peningkatan dibanding nilai transaksi sebelumnya.
Berikut beberapa saham yang direkomendasikan secara teknikal.
IMAS, buy, support 995, resistance 1120.
NICL, buy, support 290, resistance 320; 340.
SINI, buy, support 1900, resistance 2190.
AKRA, buy, support 1355, resistance 1470.</content:encoded></item></channel></rss>
