<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Daging Sapi Selalu Naik saat Ramadhan, Stok Aman?</title><description>Harga daging sapi naik menjadi hal yang biasa menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/15/320/2781666/harga-daging-sapi-selalu-naik-saat-ramadhan-stok-aman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/15/320/2781666/harga-daging-sapi-selalu-naik-saat-ramadhan-stok-aman"/><item><title>Harga Daging Sapi Selalu Naik saat Ramadhan, Stok Aman?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/15/320/2781666/harga-daging-sapi-selalu-naik-saat-ramadhan-stok-aman</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/15/320/2781666/harga-daging-sapi-selalu-naik-saat-ramadhan-stok-aman</guid><pubDate>Rabu 15 Maret 2023 16:47 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/15/320/2781666/harga-daging-sapi-selalu-naik-saat-ramadhan-stok-aman-djRhEOynO4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga daging sapi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/15/320/2781666/harga-daging-sapi-selalu-naik-saat-ramadhan-stok-aman-djRhEOynO4.jpg</image><title>Harga daging sapi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Harga daging sapi naik menjadi hal yang biasa menjelang Ramadhan dan Idul Fitri. Ketua Asosiasi Pedagang Daging Indonesia Asnawi mengatakan, hampir semua komoditas bahan pokok, kebutuhan rumah tangga khususnya daging sapi mengalami kenaikan.
&quot;Daging sapi kalau kita mencermati kondisi saat ini ketersediaan itu kami anggap cukup ya untuk memenuhi kebutuhan di bulan suci Ramadhan hingga Idul Fitri bahkan pasca Idul Fitri,&quot; ujar Asnawi dalam Market Review IDX, Rabu (15/3/2023).

BACA JUGA:
Impor 100 Ribu Ton Daging Sapi Terhambat, Ini Penyebabnya


Namun, persoalan jika membahas keadaan adalah daging impor yang posisinya kita tidak dapat memenuhi 100%. Hal itu karena hasil dari pasca panen hanya berkisar 50%-58%.
&quot;Kekurangan kita masih impor, karena impor pemerintah dalam rangka mengantisipasi daripada kebutuhan konsumsi terhadap pasokan yang harus terpenuhi,&quot; kata dia.

BACA JUGA:
100 Ribu Ton Daging Sapi dan Kerbau Impor Disiapkan untuk Ramadan 2023


Asnawi dari Jaringan Pemotong dan Pedagang Daging Indonesia (JAPPDI) juga sudah memberi masukkan yang sedini mungkin kepada pemerintah agar hal tersebut tidak terulang kembali seperti tahun-tahun yang lalu untuk antisipasi ketersediaan tersebut.
Adapun kenaikan harga sapi masih dianggap wajar karena kenaikan tidak terlalu signifikan, daripada kondisi keadaan dan sisi lain juga memang kondisi daya beli masyarakat saat ini masih sangat rendah sehingga kondisi dianggap masih normal.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8xMy80LzE2NDI0OC81L3g4ajQ0MDA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Bicara tentang masalah harga daging itu memang berbeda dengan  pasar-pasar ya antara Jakarta dengan pasar di daerah berbeda, kita  berbicara di Jawa Tengah, Jawa Timur harga daging disana berkisar antara  Rp110.000 sampai Rp120.000 jadi artinya kalau teman-teman di Jakarta  menjual harga Rp120.000 sehingga saya pikir tidak ada perbedaan,&quot; jelas  Asnawi.
Dengan demikian, bisa dilihat terlebih dahulu jenis daging seperti  apa misalnya tenderloin atau sirloin. Asnawi menilai orientasi daging  tersebut bisa di atas Rp150.000 per kilogram.
Untuk stok daging sapi sendiri, Asnawi melihat pemerintah selalu  menaruh perhatian ke beberapa provinsi. Sebagai pelaku pemotongan,  JAPPDI masih fokus di daerah lumbung sapi yang menjadi pemasok ke  Jakarta.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga daging sapi naik menjadi hal yang biasa menjelang Ramadhan dan Idul Fitri. Ketua Asosiasi Pedagang Daging Indonesia Asnawi mengatakan, hampir semua komoditas bahan pokok, kebutuhan rumah tangga khususnya daging sapi mengalami kenaikan.
&quot;Daging sapi kalau kita mencermati kondisi saat ini ketersediaan itu kami anggap cukup ya untuk memenuhi kebutuhan di bulan suci Ramadhan hingga Idul Fitri bahkan pasca Idul Fitri,&quot; ujar Asnawi dalam Market Review IDX, Rabu (15/3/2023).

BACA JUGA:
Impor 100 Ribu Ton Daging Sapi Terhambat, Ini Penyebabnya


Namun, persoalan jika membahas keadaan adalah daging impor yang posisinya kita tidak dapat memenuhi 100%. Hal itu karena hasil dari pasca panen hanya berkisar 50%-58%.
&quot;Kekurangan kita masih impor, karena impor pemerintah dalam rangka mengantisipasi daripada kebutuhan konsumsi terhadap pasokan yang harus terpenuhi,&quot; kata dia.

BACA JUGA:
100 Ribu Ton Daging Sapi dan Kerbau Impor Disiapkan untuk Ramadan 2023


Asnawi dari Jaringan Pemotong dan Pedagang Daging Indonesia (JAPPDI) juga sudah memberi masukkan yang sedini mungkin kepada pemerintah agar hal tersebut tidak terulang kembali seperti tahun-tahun yang lalu untuk antisipasi ketersediaan tersebut.
Adapun kenaikan harga sapi masih dianggap wajar karena kenaikan tidak terlalu signifikan, daripada kondisi keadaan dan sisi lain juga memang kondisi daya beli masyarakat saat ini masih sangat rendah sehingga kondisi dianggap masih normal.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8xMy80LzE2NDI0OC81L3g4ajQ0MDA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Bicara tentang masalah harga daging itu memang berbeda dengan  pasar-pasar ya antara Jakarta dengan pasar di daerah berbeda, kita  berbicara di Jawa Tengah, Jawa Timur harga daging disana berkisar antara  Rp110.000 sampai Rp120.000 jadi artinya kalau teman-teman di Jakarta  menjual harga Rp120.000 sehingga saya pikir tidak ada perbedaan,&quot; jelas  Asnawi.
Dengan demikian, bisa dilihat terlebih dahulu jenis daging seperti  apa misalnya tenderloin atau sirloin. Asnawi menilai orientasi daging  tersebut bisa di atas Rp150.000 per kilogram.
Untuk stok daging sapi sendiri, Asnawi melihat pemerintah selalu  menaruh perhatian ke beberapa provinsi. Sebagai pelaku pemotongan,  JAPPDI masih fokus di daerah lumbung sapi yang menjadi pemasok ke  Jakarta.</content:encoded></item></channel></rss>
