<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Otorita IKN Pastikan Pembangunan Ibu Kota Nusantara Pakai Produk Lokal</title><description>Otorita Ibu Kota Nusantara bakal mengoptimalkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/15/470/2781484/otorita-ikn-pastikan-pembangunan-ibu-kota-nusantara-pakai-produk-lokal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/15/470/2781484/otorita-ikn-pastikan-pembangunan-ibu-kota-nusantara-pakai-produk-lokal"/><item><title>Otorita IKN Pastikan Pembangunan Ibu Kota Nusantara Pakai Produk Lokal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/15/470/2781484/otorita-ikn-pastikan-pembangunan-ibu-kota-nusantara-pakai-produk-lokal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/15/470/2781484/otorita-ikn-pastikan-pembangunan-ibu-kota-nusantara-pakai-produk-lokal</guid><pubDate>Rabu 15 Maret 2023 13:14 WIB</pubDate><dc:creator>Safina Asha Jamna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/15/470/2781484/otorita-ikn-pastikan-pembangunan-ibu-kota-nusantara-pakai-produk-lokal-3IydxBYYGZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pembangunan IKN pakai produk lokal (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/15/470/2781484/otorita-ikn-pastikan-pembangunan-ibu-kota-nusantara-pakai-produk-lokal-3IydxBYYGZ.jpg</image><title>Pembangunan IKN pakai produk lokal (Foto: Instagram)</title></images><description>JAKARTA - Otorita Ibu Kota Nusantara bakal mengoptimalkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
&quot;TKDN itu penting dan ini kita akan optimalkan. Optimalkan pemanfaatan tidak hanya material namun juga sumber daya-sumber daya lokal,&quot; ujar Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN Mohammed Ali Berawi dilansir dari Antara, Rabu (15/3/2023).

BACA JUGA:
Ada Aturan Kemudahan Usaha, Investasi Sektor Kesehatan di IKN Dinilai Prospektif 


Maka dari itu, lanjut Ali, kata kunci transfer teknologi dan pengetahuan menjadi hal sangat penting. Hal ini dikarenakan terkait dengan modernisasi proyek-proyek yang harus ada pembangunan hardware seperti pembangunan fisik gedung dan sebagainya, serta harus ada pembangunan software seperti teknologi yang menghubungkan gedung dan bangunan-bangunan fisik tersebut agar lebih efisien dan efektif.

BACA JUGA:
BUMN Karya Keroyokan Bangun IKN Nusantara


Selain itu dalam pembangunan IKN juga harus ada pembangunan brainware atau kapasitas SDM dan kapasitas baik pebisnis, unit usaha dan industri harus naik kelas
&quot;Ini yang harus kita manfaatkan momentum IKN sebagai momentum transformasi berbudaya, bekerja, dan living,&quot; kata Ali.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8yNC80LzE2MzMxNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Ali juga menambahkan Otorita IKN juga mengoptimasikan tenaga kerja  dan sumber daya lokal, namun untuk material juga didatangkan dari  wilayah-wilayah dalam negeri yang bertetangga dengan IKN seperti  Sulawesi.
Selama pembangunan IKN secara otomatis aktivitas ekonomi mengalami  peningkatan, sehingga pembangunan IKN memberikan peluang tidak hanya  bagi masyarakat lokal di sekitar IKN namun juga menggerakkan  perekonomian seluruh Indonesia.
&quot;Ini yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin, bagaimana amanat  membangun IKN sebagai kota yang berkelanjutan, berketahanan, hijau,  pintar, dan inklusif benar-benar bisa kita wujudkan,&quot; ujar Ali.
Sebelumnya, Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Kementerian  Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan optimalisasi  Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam pembangunan Ibu Kota Negara  (IKN) Nusantara membuka lapangan kerja.
Koordinator V LPJK Kementerian PUPR Manlian Ronald A. Simanjuntak  mengatakan, TKDN ini betul-betul diperjuangkan supaya sepenuhnya (fully)  70% sampai 80% ada di Indonesia. Strateginya adalah yang pertama LPJK  mendorong mulai dari tenaga kerja konstruksi, kemudian aplikator,  material, badan usaha termasuk penyedia jasa memastikan sumber daya  manusianya berasal dari Indonesia.
Sedangkan urusan material, bagaimana ketersediaan material lokal.  Kalaupun ada material dari luar negeri maka diusahakan pabrikannya  dihasilkan di Indonesia, termasuk peralatan, perakitan sampai dengan  ketersediaan suku cadang dan sebagainya.
Terkait TKDN ini, Kementerian PUPR bekerja sama dengan Kementerian  Perindustrian. Hal ini dikarenakan sertifikasi TKDN diterbitkan oleh  Kementerian Perindustrian.</description><content:encoded>JAKARTA - Otorita Ibu Kota Nusantara bakal mengoptimalkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
&quot;TKDN itu penting dan ini kita akan optimalkan. Optimalkan pemanfaatan tidak hanya material namun juga sumber daya-sumber daya lokal,&quot; ujar Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN Mohammed Ali Berawi dilansir dari Antara, Rabu (15/3/2023).

BACA JUGA:
Ada Aturan Kemudahan Usaha, Investasi Sektor Kesehatan di IKN Dinilai Prospektif 


Maka dari itu, lanjut Ali, kata kunci transfer teknologi dan pengetahuan menjadi hal sangat penting. Hal ini dikarenakan terkait dengan modernisasi proyek-proyek yang harus ada pembangunan hardware seperti pembangunan fisik gedung dan sebagainya, serta harus ada pembangunan software seperti teknologi yang menghubungkan gedung dan bangunan-bangunan fisik tersebut agar lebih efisien dan efektif.

BACA JUGA:
BUMN Karya Keroyokan Bangun IKN Nusantara


Selain itu dalam pembangunan IKN juga harus ada pembangunan brainware atau kapasitas SDM dan kapasitas baik pebisnis, unit usaha dan industri harus naik kelas
&quot;Ini yang harus kita manfaatkan momentum IKN sebagai momentum transformasi berbudaya, bekerja, dan living,&quot; kata Ali.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8yNC80LzE2MzMxNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Ali juga menambahkan Otorita IKN juga mengoptimasikan tenaga kerja  dan sumber daya lokal, namun untuk material juga didatangkan dari  wilayah-wilayah dalam negeri yang bertetangga dengan IKN seperti  Sulawesi.
Selama pembangunan IKN secara otomatis aktivitas ekonomi mengalami  peningkatan, sehingga pembangunan IKN memberikan peluang tidak hanya  bagi masyarakat lokal di sekitar IKN namun juga menggerakkan  perekonomian seluruh Indonesia.
&quot;Ini yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin, bagaimana amanat  membangun IKN sebagai kota yang berkelanjutan, berketahanan, hijau,  pintar, dan inklusif benar-benar bisa kita wujudkan,&quot; ujar Ali.
Sebelumnya, Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Kementerian  Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan optimalisasi  Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam pembangunan Ibu Kota Negara  (IKN) Nusantara membuka lapangan kerja.
Koordinator V LPJK Kementerian PUPR Manlian Ronald A. Simanjuntak  mengatakan, TKDN ini betul-betul diperjuangkan supaya sepenuhnya (fully)  70% sampai 80% ada di Indonesia. Strateginya adalah yang pertama LPJK  mendorong mulai dari tenaga kerja konstruksi, kemudian aplikator,  material, badan usaha termasuk penyedia jasa memastikan sumber daya  manusianya berasal dari Indonesia.
Sedangkan urusan material, bagaimana ketersediaan material lokal.  Kalaupun ada material dari luar negeri maka diusahakan pabrikannya  dihasilkan di Indonesia, termasuk peralatan, perakitan sampai dengan  ketersediaan suku cadang dan sebagainya.
Terkait TKDN ini, Kementerian PUPR bekerja sama dengan Kementerian  Perindustrian. Hal ini dikarenakan sertifikasi TKDN diterbitkan oleh  Kementerian Perindustrian.</content:encoded></item></channel></rss>
