<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Batavia Prosperindo (BPII) Batal Bagi Dividen Rp30 Miliar, Ini Kata BEI   </title><description>Bursa Efek Indonesia (BEI) buka suara terkait pembatalan rencana dividen PT Batavia Prosperindo Tbk (BPII) senilai Rp30 miliar.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/16/278/2782452/batavia-prosperindo-bpii-batal-bagi-dividen-rp30-miliar-ini-kata-bei</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/16/278/2782452/batavia-prosperindo-bpii-batal-bagi-dividen-rp30-miliar-ini-kata-bei"/><item><title>Batavia Prosperindo (BPII) Batal Bagi Dividen Rp30 Miliar, Ini Kata BEI   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/16/278/2782452/batavia-prosperindo-bpii-batal-bagi-dividen-rp30-miliar-ini-kata-bei</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/16/278/2782452/batavia-prosperindo-bpii-batal-bagi-dividen-rp30-miliar-ini-kata-bei</guid><pubDate>Kamis 16 Maret 2023 18:27 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/16/278/2782452/batavia-prosperindo-bpii-batal-bagi-dividen-rp30-miliar-ini-kata-bei-oinWGccfvX.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Bursa Efek Indonesia. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/16/278/2782452/batavia-prosperindo-bpii-batal-bagi-dividen-rp30-miliar-ini-kata-bei-oinWGccfvX.JPG</image><title>Bursa Efek Indonesia. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) buka suara terkait pembatalan rencana dividen PT Batavia Prosperindo Tbk (BPII) senilai Rp30 miliar.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan bahwa jadwal pembayaran dividen BPII tidak sesuai dengan data laporan keuangan yang dipakai.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BEI Gembok Saham Pelita Teknologi Global (CHIP) karena Naik Signifikan

&quot;Perseroan menyampaikan tanggal pembayaran dividen pada 14 April 2023, tapi menggunakan data laporan keuangan per 31 Januari 2023 (laporan keuangan tersebut tidak disampaikan,&quot; kata Nyoman kepada wartawan pasar modal, Kamis (16/3/2023).

Berdasarkan Surat Keputusan Direksi Bursa No. Kep-00077/BEI/09-2021, telah diatur sejumlah ketentuan terkait laporan keuangan yang mendasari pembagian dividen.

Perusahaan tercatat harus menggunakan laporan keuangan interim triwulanan, atau laporan keuangan periode lain yang telah diaudit oleh akuntan publik.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BEI Bakal Terbitkan Indeks ESG Syariah Tahun Ini

Selain itu, laporan keuangan yang mendasari pembagian dividen wajib untuk dipublikasikan dengan ketentuan periode.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Di mana periode yang dicakup adalah setelah laporan keuangan triwulan I.



&quot;Sehingga penyampaian jadwal dividen tunai interim perseroan tidak sesuai dengan ketentuan,&quot; terang Nyoman.



Sebelumnya, manajemen BPII mengonfirmasi pembatalan rencana pembagian dividen interim senilai Rp30 miliar.



&quot;Rencana pembagian dividen yang diumumkan perseron tanggal 15 Maret 2023, maka karena 1 hal maka dibatalkan,&quot; tutur manajemen.</description><content:encoded>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) buka suara terkait pembatalan rencana dividen PT Batavia Prosperindo Tbk (BPII) senilai Rp30 miliar.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan bahwa jadwal pembayaran dividen BPII tidak sesuai dengan data laporan keuangan yang dipakai.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BEI Gembok Saham Pelita Teknologi Global (CHIP) karena Naik Signifikan

&quot;Perseroan menyampaikan tanggal pembayaran dividen pada 14 April 2023, tapi menggunakan data laporan keuangan per 31 Januari 2023 (laporan keuangan tersebut tidak disampaikan,&quot; kata Nyoman kepada wartawan pasar modal, Kamis (16/3/2023).

Berdasarkan Surat Keputusan Direksi Bursa No. Kep-00077/BEI/09-2021, telah diatur sejumlah ketentuan terkait laporan keuangan yang mendasari pembagian dividen.

Perusahaan tercatat harus menggunakan laporan keuangan interim triwulanan, atau laporan keuangan periode lain yang telah diaudit oleh akuntan publik.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BEI Bakal Terbitkan Indeks ESG Syariah Tahun Ini

Selain itu, laporan keuangan yang mendasari pembagian dividen wajib untuk dipublikasikan dengan ketentuan periode.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Di mana periode yang dicakup adalah setelah laporan keuangan triwulan I.



&quot;Sehingga penyampaian jadwal dividen tunai interim perseroan tidak sesuai dengan ketentuan,&quot; terang Nyoman.



Sebelumnya, manajemen BPII mengonfirmasi pembatalan rencana pembagian dividen interim senilai Rp30 miliar.



&quot;Rencana pembagian dividen yang diumumkan perseron tanggal 15 Maret 2023, maka karena 1 hal maka dibatalkan,&quot; tutur manajemen.</content:encoded></item></channel></rss>
