<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>220 KK Terdampak, Pertamina Gelontorkan Rp1,72 Miliar untuk Korban Kebakaran Depo Plumpang</title><description>Sebanyak 220 kepala keluarga (KK) menjadi korban dari kebakaran Depo Plumpang milik PT Pertamina (Persero).
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/16/320/2782199/220-kk-terdampak-pertamina-gelontorkan-rp1-72-miliar-untuk-korban-kebakaran-depo-plumpang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/16/320/2782199/220-kk-terdampak-pertamina-gelontorkan-rp1-72-miliar-untuk-korban-kebakaran-depo-plumpang"/><item><title>220 KK Terdampak, Pertamina Gelontorkan Rp1,72 Miliar untuk Korban Kebakaran Depo Plumpang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/16/320/2782199/220-kk-terdampak-pertamina-gelontorkan-rp1-72-miliar-untuk-korban-kebakaran-depo-plumpang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/16/320/2782199/220-kk-terdampak-pertamina-gelontorkan-rp1-72-miliar-untuk-korban-kebakaran-depo-plumpang</guid><pubDate>Kamis 16 Maret 2023 13:15 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/16/320/2782199/220-kk-terdampak-pertamina-gelontorkan-rp1-72-miliar-untuk-korban-kebakaran-depo-plumpang-JfJoW3JgGI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Depo Plumpang Pertamina. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/16/320/2782199/220-kk-terdampak-pertamina-gelontorkan-rp1-72-miliar-untuk-korban-kebakaran-depo-plumpang-JfJoW3JgGI.jpg</image><title>Depo Plumpang Pertamina. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Sebanyak 220 kepala keluarga (KK) menjadi korban dari kebakaran Depo atau Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Plumpang milik PT Pertamina (Persero).

Rincian jumlah warga terdampak terdiri atas 154 KK yang berasal dari RW/01 dan 66 KK dari RW/09.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Cerita Dirut Pertamina soal Pemukiman Warga yang Mendekat ke Depo BBM Plumpang

Direktur utama Pertamina, Nicke Widyawati, mengatakan sebagian dari warga kehilangan rumahnya lantaran ikut dilalap api.

Meski begitu, Pertamina telah memberikan fasilitas sementara berupa kontrakan yang kini ditinggali para korban.

BACA JUGA:
Pastikan Korban Kebakaran Depo Plumpang Dapat Bantuan, Pertamina Sudah Kucurkan Rp1,72 Miliar

&quot;Tadinya kami menawarkan rusunawa terdekat, namun masyarakat memilih untuk tinggal di rumah kontrakan,&quot; ungkap Nicke saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VII DPR RI, Kamis (16/3/2023).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8xMS8xLzE2NDE0NC81L3g4ajU3MHo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Karena direlokasi ke kontrakan sementara, lanjut Nicke, hingga Kamis hari ini warga terdampak tidak lagi berada di tenda pengungsian. Adapun periode sewa kontrakan sementara baru berlaku 3 bulan saja.



Periode itu dihitung berdasarkan biaya sewa selama 3 bulan yang ditransfer Pertamina kepada 220 KK.



&quot;Sudah tidak ada (tenda) pengungsi Pak, hari ini semuanya sudah, kita kemudian memberikan (fasilitas kontrakan). Kami akhirnya mentransfer uangnya Pak, jadi dananya kami transfer kepada masyarakat baik itu untuk uang sewa 3 bulan dan juga untuk kebutuhan peralatan,&quot; kata dia.



Tercatat, total anggaran yang sudah disalurkan Pertamina pasca kebakaran TBBM Plumpang baru mencapai Rp1,72 miliar. Jumlah itu tercatat hingga 11 Maret 2023.



Nicke mengatakan anggaran tersebut diberikan kepada warga yang menjadi korban atas insiden tersebut.



Di mana, dana diperuntukkan untuk biaya pemakaman, santunan duka, sampai fasilitas jenazah yang dikebumikan.</description><content:encoded>JAKARTA - Sebanyak 220 kepala keluarga (KK) menjadi korban dari kebakaran Depo atau Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Plumpang milik PT Pertamina (Persero).

Rincian jumlah warga terdampak terdiri atas 154 KK yang berasal dari RW/01 dan 66 KK dari RW/09.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Cerita Dirut Pertamina soal Pemukiman Warga yang Mendekat ke Depo BBM Plumpang

Direktur utama Pertamina, Nicke Widyawati, mengatakan sebagian dari warga kehilangan rumahnya lantaran ikut dilalap api.

Meski begitu, Pertamina telah memberikan fasilitas sementara berupa kontrakan yang kini ditinggali para korban.

BACA JUGA:
Pastikan Korban Kebakaran Depo Plumpang Dapat Bantuan, Pertamina Sudah Kucurkan Rp1,72 Miliar

&quot;Tadinya kami menawarkan rusunawa terdekat, namun masyarakat memilih untuk tinggal di rumah kontrakan,&quot; ungkap Nicke saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VII DPR RI, Kamis (16/3/2023).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8xMS8xLzE2NDE0NC81L3g4ajU3MHo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Karena direlokasi ke kontrakan sementara, lanjut Nicke, hingga Kamis hari ini warga terdampak tidak lagi berada di tenda pengungsian. Adapun periode sewa kontrakan sementara baru berlaku 3 bulan saja.



Periode itu dihitung berdasarkan biaya sewa selama 3 bulan yang ditransfer Pertamina kepada 220 KK.



&quot;Sudah tidak ada (tenda) pengungsi Pak, hari ini semuanya sudah, kita kemudian memberikan (fasilitas kontrakan). Kami akhirnya mentransfer uangnya Pak, jadi dananya kami transfer kepada masyarakat baik itu untuk uang sewa 3 bulan dan juga untuk kebutuhan peralatan,&quot; kata dia.



Tercatat, total anggaran yang sudah disalurkan Pertamina pasca kebakaran TBBM Plumpang baru mencapai Rp1,72 miliar. Jumlah itu tercatat hingga 11 Maret 2023.



Nicke mengatakan anggaran tersebut diberikan kepada warga yang menjadi korban atas insiden tersebut.



Di mana, dana diperuntukkan untuk biaya pemakaman, santunan duka, sampai fasilitas jenazah yang dikebumikan.</content:encoded></item></channel></rss>
