<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Resmikan Kawasan Riset Produk Halal Berbasis Maritim, Wapres: Bikin UMKM Kita Naik Kelas</title><description>Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin meresmikan kawasan sains untuk riset dan inovasi produk halal berbasis maritim.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/16/470/2782308/resmikan-kawasan-riset-produk-halal-berbasis-maritim-wapres-bikin-umkm-kita-naik-kelas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/03/16/470/2782308/resmikan-kawasan-riset-produk-halal-berbasis-maritim-wapres-bikin-umkm-kita-naik-kelas"/><item><title>Resmikan Kawasan Riset Produk Halal Berbasis Maritim, Wapres: Bikin UMKM Kita Naik Kelas</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/03/16/470/2782308/resmikan-kawasan-riset-produk-halal-berbasis-maritim-wapres-bikin-umkm-kita-naik-kelas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/03/16/470/2782308/resmikan-kawasan-riset-produk-halal-berbasis-maritim-wapres-bikin-umkm-kita-naik-kelas</guid><pubDate>Kamis 16 Maret 2023 15:34 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/16/470/2782308/resmikan-kawasan-riset-produk-halal-berbasis-maritim-wapres-bikin-umkm-kita-naik-kelas-J7A3WHkqfb.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Wapres Maruf Amin. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/16/470/2782308/resmikan-kawasan-riset-produk-halal-berbasis-maritim-wapres-bikin-umkm-kita-naik-kelas-J7A3WHkqfb.JPG</image><title>Wapres Maruf Amin. (Foto: MPI)</title></images><description>LOMBOK - Wakil Presiden (Wapres), Maruf Amin meresmikan kawasan sains untuk riset dan inovasi produk halal berbasis maritim di Pemenang, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (16/3/2023).

Pusat riset yang bernama Kawasan Sains Kurnaen Sumardiharga berada di bawah pengelolaan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

RI Jangan Kalah, Jepang Juga Ingin Majukan Industri Halal

Kawasan ini dalam rangka mewujudkan target untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat halal dunia pada tahun 2024.

&amp;ldquo;Alhamdulillah, kita memiliki sarana dan prasarana untuk menunjang tercapainya tujuan tersebut, seperti pusat riset di bidang sains halal,&amp;rdquo; ungkap Wapres dalam sambutannya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bagaimana Cara Urus Sertifikat Halal Bisnis Kuliner? Simak Penjelasannya di Sini

Wapres mengatakan inovasi dan riset di bidang industri halal yang dikembangkan BRIN di kawasan riset ini diharapkan dapat mengoptimalkan kekayaan milik Indonesia, termasuk sumber daya maritim.

&amp;ldquo;Dapat menghasilkan temuan-temuan bahan halal yang akan mensubstitusi bahan-bahan impor,&amp;rdquo; katanya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wNi8xMC8xNjM4NTgvNS94OGo1YXI3&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Wapres juga mengungkapkan harapannya agar hasil riset dan pemanfaatan teknologi oleh BRIN juga diharapkan dapat digunakan oleh UMKM yang bergerak di sektor halal.



&amp;ldquo;Sehingga menaikkan kelas UMKM kita, sekaligus memperkokoh kerja sama dengan UMKM yang memiliki peranan sangat penting bagi perekonomian nasional,&amp;rdquo; tandasnya.



Diketahui, BRIN juga memiliki beberapa fasilitas untuk riset deteksi produk halal yang berlokasi di Cibinong, Serpong, serta Playen-Gunungkidul.

Kemudian, BRIN juga merintis fasilitas riset dan inovasi dengan spesialisasi produk halal berbasis maritim di Kawasan Sains Kurnaen Sumardiharga yang berlokasi di Pemenang, Lombok Utara, NTB ini.



Secara historis, kawasan dengan luasan sekitar 7 hektar ini, awalnya merupakan stasiun penelitian kelautan di bawah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang didirikan pada tahun 1997, kemudian berubah menjadi UPT.



Awalnya kawasan ini merupakan Loka Pengembangan Bio Industri Laut pada tahun 2002-2016, kemudian menjadi Balai Bio Industri Laut pada tahun 2016-2021.



Sejak 2022 kawasan ini menjadi Pusat Riset Bioindustri Laut dan Darat sekaligus co-working space bagi periset berbagai Pusat Riset maupun periset tamu dari dalam dan luar negeri.



&amp;ldquo;Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Kawasan Sains Kurnaen Sumadiharga BRIN sebagai Fasilitas Riset dan Inovasi Produk Halal Berbasis Maritim Nasional dengan ini saya resmikan,&amp;rdquo; tutup Wapres.</description><content:encoded>LOMBOK - Wakil Presiden (Wapres), Maruf Amin meresmikan kawasan sains untuk riset dan inovasi produk halal berbasis maritim di Pemenang, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (16/3/2023).

Pusat riset yang bernama Kawasan Sains Kurnaen Sumardiharga berada di bawah pengelolaan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

RI Jangan Kalah, Jepang Juga Ingin Majukan Industri Halal

Kawasan ini dalam rangka mewujudkan target untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat halal dunia pada tahun 2024.

&amp;ldquo;Alhamdulillah, kita memiliki sarana dan prasarana untuk menunjang tercapainya tujuan tersebut, seperti pusat riset di bidang sains halal,&amp;rdquo; ungkap Wapres dalam sambutannya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bagaimana Cara Urus Sertifikat Halal Bisnis Kuliner? Simak Penjelasannya di Sini

Wapres mengatakan inovasi dan riset di bidang industri halal yang dikembangkan BRIN di kawasan riset ini diharapkan dapat mengoptimalkan kekayaan milik Indonesia, termasuk sumber daya maritim.

&amp;ldquo;Dapat menghasilkan temuan-temuan bahan halal yang akan mensubstitusi bahan-bahan impor,&amp;rdquo; katanya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wNi8xMC8xNjM4NTgvNS94OGo1YXI3&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Wapres juga mengungkapkan harapannya agar hasil riset dan pemanfaatan teknologi oleh BRIN juga diharapkan dapat digunakan oleh UMKM yang bergerak di sektor halal.



&amp;ldquo;Sehingga menaikkan kelas UMKM kita, sekaligus memperkokoh kerja sama dengan UMKM yang memiliki peranan sangat penting bagi perekonomian nasional,&amp;rdquo; tandasnya.



Diketahui, BRIN juga memiliki beberapa fasilitas untuk riset deteksi produk halal yang berlokasi di Cibinong, Serpong, serta Playen-Gunungkidul.

Kemudian, BRIN juga merintis fasilitas riset dan inovasi dengan spesialisasi produk halal berbasis maritim di Kawasan Sains Kurnaen Sumardiharga yang berlokasi di Pemenang, Lombok Utara, NTB ini.



Secara historis, kawasan dengan luasan sekitar 7 hektar ini, awalnya merupakan stasiun penelitian kelautan di bawah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang didirikan pada tahun 1997, kemudian berubah menjadi UPT.



Awalnya kawasan ini merupakan Loka Pengembangan Bio Industri Laut pada tahun 2002-2016, kemudian menjadi Balai Bio Industri Laut pada tahun 2016-2021.



Sejak 2022 kawasan ini menjadi Pusat Riset Bioindustri Laut dan Darat sekaligus co-working space bagi periset berbagai Pusat Riset maupun periset tamu dari dalam dan luar negeri.



&amp;ldquo;Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Kawasan Sains Kurnaen Sumadiharga BRIN sebagai Fasilitas Riset dan Inovasi Produk Halal Berbasis Maritim Nasional dengan ini saya resmikan,&amp;rdquo; tutup Wapres.</content:encoded></item></channel></rss>
